
Setelah mandi,Dera langsung sarapan.
Dengan riasan yang sesimple mungkin ,Dera sedikit gugup karena David memperhatikan setiap gerak geriknya,,
Mereka segera berangkat menuju kepantai..
Menjelang siang mereka berduapun tiba...
Dera sedang tak ingin menaiki wahana apapun ,,jadi mereka hanya ingin santai...
Berjalan telanjang kaki disepanjang pantai ,,saling melempar pasir,,bergantian menyipratkan air mereka lakukan seperti anak kecil..
"Dera kita minum dugan ya ,,berbagi berdua biar romantis" ujar David
"gak mau ah,,gak kenyang tahu!!"ujar Dera..
"Dasar Dera,gak ada romantisnya dikit aja"timpal David lucu..
Mereka berfoto dengan gaya lucu bergantian,,
ada juga foto selfie berdua,,
"Dera lihat itu apa?" David menunjuk arah kiri Dera yang diikuti kepalanya ,sehingga David mencium pipi Dera tiba- tiba dan memfotonya ..cekreeekkk
"Ih David gak ada kerjaan amat sih"Dera memukul bahu David...
David pura- pura kesakitan...
__ADS_1
Malam telah datang,,waktu menunjukkan jam 11 malam,,Dera sudah kembali kekamar penginapannya begitu juga David..
Mereka berdua merasa sangat bahagia selama beberapa hari kebersamaan mereka...
Merasa kembali ke masa remaja mereka yang dahulu...
Dera telah kembali masuk bekerja setelah cuti lima harinya habis...
Jam makan siang tiba,Dera pergi kekantin karyawan untuk makan siang..
"bu Dera ,,orang yang berencana akan reservasi untuk acara seminar minggu nanti ingin bertemu dilobi bu"seorang pegawai wanita bernama Lita berkata padanya..
Dera pergi kelobi hotel mencari orang tersebut bersama Lita..
"Siang bu Dera saya Budi yang menelepon kemarin" ujar pria tersebut..
"iya kami telah sepakat akan memboking garden saja bu,,ingin membuat nuansa seminar lebih akrab" ujar pria bernama Budi itu..
"Ooh tidak apa-apa"
"Mari saya antar bapak untuk menemui manager kepala kami saja agar bapak mendapat informasi lebih jelas" tambahnya..
Mereka kemudian menemui Albert,sebagai manager kepala yang lebih berhak mengambil keputusan..
Sebagai manager pelaksana Dera tak punya wewenang dalam mengambil keputusan,dia hanya melakukan apa yang manager kepala perintahkan padanya..
Dera yang belum sempat makan tadi pergi kembali menuju kantin,,dia berpapasan dengan Bella yang secara kasar menarik tangan Dera sedikit menjauh dari keramaian..
__ADS_1
plaaak!!! plaakkk!!
Dua tamparan melayang ke wajah Dera..
"Aku sudah bilang,tak ada kesempatan kedua buatmu!!" kata Bella marah..
"kau kenapa nona Bella?" Dera memegang kedua pipinya yang sakit..menatap aneh ke Bella..
"kau pikir aku tidak tahu apa yang kau lakukan hah?"
"kau berani merayu David agar mau berduaan denganmu!!" Bella melempar beberapa foto saat Dera bersama David tempo hari..
Dera terdiam,rasa bersalah menyisip hatinya walau sebenarnya mereka tak melakukan apapun tapi Dera sadar dia memang salah..
"Dengar wanita murahan sepertimu hanya bisa mendapat pria dengan tubuhmu saja!!"
"David adalah milikku,,kau masa lalu yang telah dilupakan ,,dasar sampah"
"baik,,kau ingin bersaing ??!!akan aku layani nona Dera!!" ucap Bella pergi..
Bella tak akan terlalu berbuat kasar kali ini,,dia butuh sesuatu yang membuat David menjauh dari Dera...
Dera masih terdiam,,walau tak terima..namun dia tahu dia juga menikmati saat-saat bersama david,,sebagai wanita bukan sebagai teman lagi..dia merasa itu memang salahnya..
Sepanjang hari ini Dera terlihat tak bersemangat,,Albert yang bicara saja merasa di abaikannya..dia merasa seperti perebut kekasih orang,,membuat hatinya tergores luka..
Dera merasa dia harus sedikit menjaga sikap,apalagi pada David yang telah bertunangan..
__ADS_1