
Pada hari sabtu sesuai janji ,Dera sudah menunggu di depan rumah sewaan Mala.Tak berselang lama, Mala telah siap ..
Mala memakai setelan atasan yang senada dengan celana panjang berbahan satin..
riasan sederhana dan sepatu yang tak begitu tinggi.
namun gadis hitam manis ini tetap enak di pandang,,apalagi senyum dengan kedua lesung pipinya ..
Dera memakai dress berwarna putih,,dengan panjang sedikit di bawah lutut,,riasan simple dan rambut sebahu yang di urainya,.
"ayo der,kita berangkat!"ujar Mala sambil menutup mobil,.
Putri sang pengantin wanita adalah salah satu teman mereka kuliah dulu..gadis itu dulu pendiam sekali,,memakai kaca mata dan jarang duduk bersama yang lain..Dera dan Mala hanya sesekali berinteraksi dengannya..
dia berasal dari salah satu daerah di lain kota..
Pak Dion,dosen mereka yang matanya agak bermasalah,,sehingga terkadang dia seperti aneh,, karena suka melihat dengan lama membuat para mahasiswi risih,,padahal karena kelainan di matanya membuatnya melihat kurang
jelas...
Mereka berdua masuk ke ruangan pesta,,disana Dera dan Mala bertemu beberapa teman satu kampus dulu,dan tertawa sambil sesekali berbincang..
__ADS_1
Kedua pengantin duduk di panggung,,Putri dan Pak Dion terpaut usia sekitar dua belas tahun,namun rasa bahagia terpancar dari keduanya...
Setelah susunan acara selesai,,Dera dan Mala berpamitan kepada sepasang pengantin,,Putri tampak sangat senang begitupun pak Dion..
" Wah Putri jadi istri dosen der,,hahaha kalah kita berdua" ujar Mala di dalam mobil yang melaju pulang..
"nah,kan!! ada yang nyesel ya??" Dera bercanda sambil menyetir..
"kamu yang nyesel"
"ah semoga kita berdua nanti ada dipelaminan bisa kayak gitu ya Der,,kalo gak jadi perawan tua kita"tambah Mala
"kalau jodoh kita ,,gak akan kemana Mal ya sabar aja " era menghibur temannya dan juga dirinya...
Keesokan hari Dera tiba di hotel,,baru selesai memeriksa ,tiba- tiba....
"maaf bu Dera,,anda di panggil ke kantor,karena Pak Direktur mau rapat"salah satu karyawan hotel memberitahu Dera...
Dengan bergegas Dera pergi ke kantor Direktur,,dia mengetuk pintu..
"masuk"
__ADS_1
di dalam ruangan ternyata telah berkumpul para petinggi hotel..Direktur ,kepala personalia,manager kepala,,beberapa karyawan dll
Pada inti pertemuan itu,,Direktur menjelaskan bahwa hotel ini telah di ambil alih,,karena memang telah beberapa tahun ini hotel mengalami devisit akibat managemen yang kurang baik..
Jadi hotel pusat dan beberapa cabangnya telah pindah kepemilikan..
dan nasib karyawan hotel akan tergantung kebijakan direktur yang baru..
Mendengar berita itu semua pegawai hotel menjadi was- was..jika nanti pemilik baru akan memecat mereka..
"wah bagaimana ya bu,,bisa- bisa jadi pengangguran kita,,kemana coba cari kerja,,"
beberapa pegawai hotel mendekati Dera meminta informasi.
"tenang,,kita kan belum tahu,,yang penting kita kerja dulu " ujar Dera..
Dera mengerti kegelisahan para pegawai,,karena telah bertahun- tahun mereka disini,menghidupi keluarga mereka dengan bekerja dihotel ini..
namun Dera juga tak bisa berbuat apa- apa,,kan dia juga pegawai dihotel ini,,Dera sedih juga membayangkan nasib para pegawai jika memang mereka semua di berhentikan..
Jika Dera,mungkin tak terlalu pusing,,dia bisa pelan- pelan mencari pekerjaan lain,,karena dia tak ada yang menuntut..
__ADS_1
namun yang lain kan berbeda,,dia menghela nafas..