Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Pembebasan..


__ADS_3

Keesokan harinya Dera masih berada dikamar semalam.Seseorang datang dan membawa pakaian ganti untuk Dera.


"Pakailah ini,,kata bos bersihkan dirimu jika kau ingin bertemu anakmu"ucap pria itu..


Dera yang merasa salah mendengar bertanya.


"Apa ?anakku...Bryan?"Dera tak percaya


"Iya ,bos mengjinkan kalian bertemu"pria itu kemudian pergi..


Dera bergegas mandi,dia tak mau anaknya melihat penampilannya saat ini..


Tak lama kemudian Dera keluar mengikuti pria suruhan papa Nadya itu dari belakang.


Seorang anak tampak sedang duduk manis memegang sebuah mainan menunggu seseorang..


"Bryan,,,Bryian,,"Dera berlari memeluk tubuh anak itu yang ternyata Bryan.


"Mommy...mommy,,"Bryan memeluk Dera .


Dera memeriksa tubuh anaknya,,diputarnya tubuh Bryan siapa tahu ada yang terluka..


Pria yang duduk dipojok ruangan sedikit tersenyum sinis melihat Dera memeriksa anaknya itu.


"Bryan ,,kamu gak pa-pa sayang,hmmm


gak ada yang sakitkan?"tanya Dera..


"Sudah,,sudah perutku lapar melihat drama keluarga ini..cepat kita makan"kata pria dipojok yang papanya Nadya itu.


Dera menggenggam tangan Bryan mengiringi langkah para pengawal itu kemeja makan..


Sementara di tempat lain David melihat kediaman keluarga Sanjaya,Papa Nadya itu bernama Rangga Sanjaya.David tak diizinkan masuk oleh penjaga gerbang,rumah megah itu terlihat sepi tak ada kegiatan.


Rumah itu tersendiri jauh dari warga lain.


David mengawasi dari dalam mobil yang disewanya,ingin melihat bila ada kecurigaan.


Namun tak ada pergerakan yang aneh disana,dia yakin Dera dan Bryan tak dibawa kesana.David mengingat-ngingat dulu Nadya bilang ada villa di salah satu pedesaan diapun menuju kesana.

__ADS_1


Sementara setelah makan dan bermain dengan Dera,Bryan terlihat mengantuk,Dera melihat Bryan tak seperti


sedang diculik dia tak merasa takut.


"Aku akan mengajaknya tidur bersamaku"


kata Dera tanpa bertanya ..


Namun pria itu hanya diam.


Dera bingung kamar mana yang akan dia masuki,,selama disini tiga kamar yang pernah ditidurinya.Sambil menggendong Bryan, Dera bertanya..


"Dimana kami akan tidur?"ucapnya..


Pria itu tertawa melihat Dera,,dia merasa lucu dan menunjuk kamar besar tempat Dera semalam.Dera lalu berjalan kesana.


"Pria aneh,,ternyata dia bisa juga tertawa"ujar Dera..


Bryan tertidur dengan pulas,,sementara Dera berpikir cara melarikan diri..


"Pengawalnya banyak sekali,,rumah ini juga sepertinya bukan dipemukiman biasa,,bagaimana aku akan keluar dari sini"banyak pertanyaan dari Dera..


"Bos mau mengajak minum teh"kata anak buah pria itu..


Dera mau tak mau ikut ..


Di ruangan seperti kantor mereka minum berhadapan,lama mereka hanya diam.


"Kau tahu nona Dera,,Nadya adalah seorang Transgender"pria itu memecah kesunyian..


Dera terkejut mendengarnya..


"Dia anak lelaki,namun sedari kecil bertingkah laku layaknya anak gadis"


"ibunya meninggal saat dia masih kecil,aku sering berlaku kasar padanya karena berharap sifat jantannya akan keluar."


"Namun semakin aku menyakitinya,semakin keras dia berontak.Hubungan kami semakin jauh."


"Akhirnya aku menyerah,rasa sayangku lebih besar dari egoku padanya" tambah pria itu .

__ADS_1


Dera tersentuh mendengar pria itu,Dera melihat wajah kejujuran seorang pria yang kehilangan anaknya.Bagaimanapun mereka pernah menolong David...


Namun Dera hanya bisa diam tak mampu berkata apa-apa.


Disatu sisi dia mulai iba dengan pria ini,namun disisi lain Dera seorang wanita bersuami,tak mungkin dia akan mewujudkan keinginan papa Nadya itu.


"Aku tak bahagia nona,,namun kuharap kau akan bahagia.Aku yakin sebentar lagi suamimu akan datang"ujar pria itu...


"Kau boleh pergi" kata pria itu berdiri.


Dera berangkat dari kursi..


"Tuan,,aku sangat menyesal atas apa yang terjadi,maafkan aku,,maafkan juga suamiku"kata Dera bersungguh-sungguh.


"Nona Dera,,bolehkah aku memelukmu? sebentar saja."tanya pria itu


Dera diam sejenak, entah apa yang dirasakannya dia hanya menganguk..


Pria itu mendekat dan memeluk Dera,,erat dan kuat pelukan itu,Dera merasa aneh dengan pria ini,tapi Dera hanya diam saja membiarkan tubuhnya dipeluk.


Dera telah dikamar bersama Bryan,Dera bertanya menyelidik,namun tak ada yang aneh dari cerita Bryan,dia sepertinya diperlakukan dengan baik selama disini.


Saat tengah malam terdengar suara ribut diluar,,Dera terbangun begitupun Bryan


"mommy takut"kata Bryan


"Sstt diam ya sayang "kata Dera..


Gubraaaakkk pintu kamar didobrak dengan sangat kuat..


Tampak beberapa pria berseragam masuk dan berteriak memakai bahasa asing..


Tak lama David masuk kekamar itu,dia melihat istri dan anaknya ketakutan diatas kasur..


"Dera,,Bryan..kalian tak apa-apa?"tanya David..


"Sayang ini aku David" katanya..


""Davidd kaukah itu?"Dera hampir tak percaya..

__ADS_1


Dia melihat suaminya tepat di hadapannya...


__ADS_2