
Waktu tak terasa telah berganti lagi,,beberapa hari lagi usia Dera genap 27 tahun..
Mala telah membuat rencana agar Dera mengadakan sedikit acara tuk merayakannya
"Dera kita buat acara diluar ya,,sekalian kenalin aku sama Albert" ujar Mala.
Dera berjanji akan mencoba mengajak Albert jika dia tak keberatan..
Setelah menonton konser malam itu,Dera sesekali bertemu Albert untuk masalah laporan pekerjaan,Dera bersikap seolah tak pernah terjadi apa-apa pada mereka..
" Al,,nanti malam aku akan mengadakan sedikit acara ultah di cafe *** ,apa kamu bisa datang?"
"hanya acara kecil,,aku mengajak seorang temanku"kata Dera..
"kau berulang tahun ternyata"
"iya aku bisa,,nanti malam kita bertemu di cafe*** ya?" kata Albert..
Dera memberitahu sahabatnya Mala ,bahwa Albert akan datang yang disambut semangat Mala...
Malam tiba Dera dan Mala telah berada di cafe terlebih dahulu..
"kau yakin dia akan datang Dera,,siapa tahu dia tak mau datang karena ada aku" ujar Mala..
"Dia akan datang Mala,,dia bukan anak kecil yang suka berubah- ubah,,kita tunggu saja" ujar Dera menenangkan Mala..
Dan tak berselang lama,,tampak Albert datang dengan tampilan kasualnya,membawa sebuah kotak..dan memberikannya pada Dera..
"Happy birthday Dera,,semoga selalu bahagia"kata Albert
"Dan maaf membuat kalian menunggu" tambahnya
"gak pa-pa,kita juga belum terlalu lama kok" ujar Dera,
"gak make bolu ultah nih dera"ujar Mala
"Ah gak usah,,malu lilinnya banyak,,jadi ketahuan udah mulai tua" kata Dera tertawa..
ilustrasi keadaan di cafe ya..
"Albert kenalkan sahabatku yang paling manis dan imut ini namanya Mala"
"dan Mala, ini bosku di kantor dan juga temanku Albert" Dera memperkenalkan mereka..
Kemudian mereka bertiga bercerita,,Mala dan Albert terlihat mulai akrab,,mereka mempunyai beberapa kesamaan dalam hobi dan selera musik..
Mala pamit sebentar kekamar mandi,,
__ADS_1
Albert sadar maksud Dera memperkenalkan Mala padanya..
"Dera, kau kira aku tak bisa mencari pacar ya?"tanya Albert tertawa..
"bukan seperti itu Al,,aku hanya ingin memperkenalkan kalian"
"Mau nanti bagaimana itu terserah kalian"kata Dera..
"Lagi pula ,Mala itu wanita cantik,baik dan wanita yang gigih tak akan rugi kau mengenalnya," tambah Dera..
"Apa kau lupa aku pernah bilang aku menyukaimu?"tanya Albert
"Apa ini penolakan halusmu ya"ujar Albert lagi..
"Al,kita berteman saja..aku yakin nanti kau akan bertemu wanita yang lebih dari aku" ujar Dera..
Pembicaraan terhenti karena Mala telah tiba,,sambil menikmati hidangan mereka lanjut mengobrol.
Tampak seorang pria tampan memasuki cafe..dan berjalan menuju meja mereka bertiga..
"oh ternyata nona Dera ada disini ya"
semua spontan menoleh..
"David,,kau ada disini,!" Dera terkejut..
"Wah Al,kau dikelilingi dua wanita cantik nih"ujar David..
David kemudian duduk disebelah Dera,,
"David ini sahabatku Mala" ujar Dera memperkenalkan..
"Dera tampan pacarmu ya,,pantas kau tak mau sama Albert"bisik Mala pelan ditelinga Dera..
Dera hanya tersenyum sedikit melotot ke Mala,,
"berisik!!"balasnya pelan...
David menceritakan banyaknya tugas yang dia lakukan sewaktu diluar,,namun dia tak menceritakan tentang Bella.
Albert mengantar pulang Mala,,dan David dengan Dera..
ditengah perjalanan,David menepikan mobilnya dibahu jalan..
"Dera kita minggir sebentar"kata David..
Lalu David mengulurkan kedua tangannya meminta Dera memeluknya..
"Apakah kau tak merindukan aku ?"tanya David..
__ADS_1
Dera memeluk David..
"aku merindukanmu"dibenamkannya wajahnya didada David..
mereka berpelukan beberapa saat..
"Apakah Bella baik-baik saja ?"tanya Dera
"ya,,saat ini dia sudah jauh lebih baik"jawab David.
Dera melepaskan pelukannya,,dia mendengarkan cerita David..
David bercerita Bella sengaja melakukan itu agar david merasa bersalah,,tentu saja dia merasa bersalah,,namun Bella berbuat hal yang merugikan dirinya sendiri..
dunia malam memang bukan hal asing bagi Bella,namun kali ini Bella telah masuk terlalu dalam..
walau tak asing dengan pesta,namun mengkonsumsi narkoba itu sudah diluar batas Bella.
David bercerita bahwa selama disana dia membawa Bella ke tempat rehabilitasi,,
dan juga ke psikiater untuk kesehatan mentalnya..
"sekarang dia telah bisa mulai menerima perpisahan kami" kata David
"Aku tidak tahu harus berkata apa,,aku merasa bersalah David" ujar Dera..
"No honey,,kau tak melakukan kesalahan apapun" ucap David mengusap kepala Dera..
"Dera aku sangat rindu padamu,,boleh aku menciummu?"tanya David
Dera juga merindukan pria ini,,selama tak bertemu selama itu pula dia menahan rindunya..Dera mengangguk pelan..
Perlahan bibir david mendekati bibir Dera yang menutup kedua matanya,,memegang kedua pipi Dera dan menciuminya dengan lembut..
"selamat ulang tahun sayang"kata David melanjutkan ciuman keduanya...
Malam menjadi saksi akan luapan rindu mereka berdua..
"Dera,,sampaikan pada keluargamu aku ingin berkunjung kesana,,namun kali ini aku akan datang melamarmu"kata David..
"Apa kau sungguh mencintaiku David?"tanya Dera
"Dera,cintaku telah dari dulu padamu dan sekarang hanya akan tertuju padamu,,begitupun selamanya"kata David romantis..
David mengeluarkan sebuah kotak cincin,,dan memakaikannya pada jari Dera yang halus..
"apa kau mencintaiku Dera?"tanya David
Dera diam dan tampak berpikir..
__ADS_1
"Aku mencintaimu David "kata Dera yakin dan manja..