Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Kuberi yang tak kuinginkan.....


__ADS_3

Dera akhirnya pulang,dia tak ingin membuat cemas mama dan Bryan anaknya.Terlihat David menyambutnya


"Sayang kenapa ponsel kamu gak aktif?aku telepon dari tadi"tanya David pada istrinya.


Dera hanya berlalu tak menjawab...


Saat malam Dera tidur duluan dan tak mengatakan sepatah katapun.David yang sedari tadi bingung dengan tingkah tak biasa istrinya.


"Dera ada apa?kamu marah?..apa ada masalah?"tanya David


Dera tak menjawab apapun.


David sungguh merasa bingung,namun dia membiarkan istrinya tenang dulu...


Seperti biasa David berangkat ke kantornya,Dera telah terlebih dahulu bangun.Tetap dengan diamnya pada David,walau David ingin menciumnya.


Dera sengaja kekantor David tanpa memberi tahu,dia ingin melihat keadaan sebenarnya keadaan di kantor.


David sedang diruang meeting,Dera duduk di kantor David.Terlihat ada Sinta duduk di luar ruangan David.Dera memperhatikan penampilan Sinta.


Rambut yang panjang,riasan sedikit tebal,rok sedikit diatas lutut memperlihatkan kakinya yang putih mulus,kemeja ketat yang memperlihatkan lekukan tubuhnya,,aroma parfum yang semerbak,bagi Dera gadis ini memang cantik.Ada perasaan cemburu dihatinya.


Tapi apakah memang begini tipe David???


Karena bagi Dera suaminya itu sudah malang melintang di dunia wanita,namun dia tak tahu selera wanita David yang sesungguhnya.


Sebagai wanita Dera tahu dia tak seseksi wanita-wanita diluaran,tapi untuk dibilang jelek baginya mata orang itu pasti katarak,pikiran Dera berkecamuk.


"Nyonya apakah anda telah memberitahu bapak jika anda mau datang?"ujar Sinta dengan bahasa yang halus namun Dera tak nyaman mendengarnya.

__ADS_1


"Belum,saya tak harus minta izin tuk bertemu suami saya sendirikan?"Dera menjawab.


"Iya nyonya maaf saya tak bermaksud begitu,hanya takut bapak nanti terganggu saja"ujar Sinta


Dera memandang wanita itu sejenak


"Sinta bawakan saya kopi ya,jangan terlalu manis,krimnya cukup sesendok ..


dan bawakan roti bakar"ucap Dera sambil menyender santai disofa.


Sepertinya ada yang ingin menunjukkan kekuasaannya disini.


Wajah Sinta masam seketika dan berlalu pergi.


"Wanita sialan,awas akan kubuat David mengusirmu dari sini"ujarnya pelan..


David belum juga kembali kekantor,Dera juga tak mau mengganggu suaminya itu.Dia ada tugas buat sekretaris David ini.


"Ini nyonya"kata Sinta


"Ya terima kasih.tapi saya sepertinya ingin batagor,tolong carikan ya"kata Dera tanpa menyentuh makanan yang dibawakan oleh Sinta.


Saat Sinta membawakan pesanannya,Dera kemudian memesan makanan yang lain ,dan lain dan lain,hingga meja penuh dengan makanan.


"Maaf nyonya apakah masih ada yang anda inginkan?"tanya Sinta memandang sedikit kesal pada Dera,namun tak berani berkata apapun.


"Tidak sudah cukup,saya sudah kenyang"kata Dera padahal tak satupun makanan tadi disentuhnya.


"Kau boleh duduk disini,makanlah makanan ini"kata Dera mempersilahkan Sinta duduk.

__ADS_1


"Tidak nyonya,saya tidak lapar"jawab Sinta,dia merasa aneh dengan tingkah nyonya David ini.


"Saya yang memerintah,kau pilih mana yang kau inginkan,dan makanlah"ujar Dera sambil menatap tajam Sinta.


Merasa tak berani menolak,Sinta memilih makanan yang paling mudah untuk dia habiskan agar bisa segera pergi.


Waktu terus berjalan,namun Dera masih menahan Sinta menemaninya di kantor.


Kemudian David datang membuka pintu.Dia terkejut dengan kehadiran istrinya dan juga dengan makanan yang penuh di meja.


"Loh sayang,kamu kesini?apa sudah lama?"tanya David.


Sinta yang melihat David datang sedikit merubah ekspresi wajahnya dengan ekspresi memelas.


"Sinta kenapa kamu tidak di mejamu?"kata David


"Aku tadi yang meminta tolong dibelikan ini,,tadi aku lapar"Dera menjawab duluan.


"lalu aku menyuruhnya makan,memilih mana yang dia mau.namun tidak untuk apa yang aku mau,dia takkan pernah bisa menyentuhnya........" ucapan Dera membingungkan David.


Sinta paham maksud Dera,selama yang dia tak ingin akan diberikannya,tapi tidak jika Dera menginginkannya(maksudnya David)..


"Kau boleh pergi Sinta"kata David..


"Tidak..aku mau dia ada disini"ujar Dera...


"David,,aku mau bertanya.Apakah kau menyukai gadis ini?"tanya Dera


"Apa???Siapa menyukai siapa?aku tak mengerti"kata David bingung..

__ADS_1


Dera dengan tenang menyerahkan amplop semalam yang diterimanya..


David,Dera dan Sinta duduk disofa yang panjang itu..Dera tak mau membuat keributan,,dia hanya ingin tahu perasaan suaminya.Dera sudah siap jika David akan berkata apapun,walaupun yang terburuk....


__ADS_2