Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Temani aku bersepeda!!


__ADS_3

Jam menunjuk pukul 7 malam,,Dera telah siap ingin keluar sekedar mencari makan,,


tok tok tok..pintu kamar penginapan Dera berbunyi..


"Ya,,siapa? tunggu" Dera membuka pintu


"hay nona manis,,kita ke taman yuk" ternyata David yang mengetuk..tersenyum di depan pintu


" Bukannya kamu udah balik ke kota tadi ?" tanya dera terkejut


"enak aja..aku mau jalan- jalan dulu dengan temanku ini" tangannya menunjuk ke arah wajah Dera..


"Oh ya,,kamar dihotelku mahal dan tak nyaman ,jadi aku sudah menyewa kamar disini.."


"tuh !!!tepat di sebelah kamarmu" senyum David terlihat nakal menggoda Dera..


"Ayo Dera,,kita ketaman tempat kita bertiga dulu berkuasa hahahaaa" David tertawa geli


"berkuasa apanya,kau kira kita dulu anggota geng apa"ujar Dera sambil mengunci pintu kamarnya...


Setelah selesai makan malam,,mereka telah tiba di taman,,Dera duduk di bangku taman,,mengayun- ayunkan kakinya,,


"Dera lihat aku bawa apa??" David yang tadi pamit telah datang membawa sepasang sepeda..


"Kamu maling darimana sepedanya hah?" ujar Dera


"lah kan ini daerah kekuasaanku jadi tinggal serobot ajalah" canda David


"ayo ,,temani aku nyari obat nyamuk" David mengingat saat dia dan Dera sering bercanda dulu..

__ADS_1


"Baik kak David" ujar Dera sambil kedip- kedip matanya.


Mereka berdua tertawa...mengingat kejadian yang mereka dulu sering lakukan..


Ternyata David menyewa sepeda dari warga disana..


Dera dan David berkeliling kearah komplek perumahan mereka dulu..Dera berhenti didepan rumah keluarganya dulu memandang dari kejauhan..


Dera mengenang kasih sayang papa pada mereka semua,, kenangan demi kenangan terbayang lagi,,perlahan airmatanya hampir menetes..


David yang melihat itu mengelus lembut rambut Dera..


Terus menepuk - nepuk bahunya,,


" Dera main sepeda lagi yuk" ujarnya melucu..


Dera yang melihat wajah lucu David tak jadi menangis,,mereka berkeliling lanjut ke rumah lama David juga ke rumah lama Raka..yang semuanya bukan milik mereka lagi..


"Dera besok kita kepantai oke??" ujar David


"kamu tidak kerja apa?bukannya kamu repot ?" tanya Dera


"kamu anak buahku saja ada liburnya,masak aku gak boleh libur..aku ini Direktur utama dan juga salah satu pemegang saham Dera" ucapan David membuat Dera tertawa..


" Baiklah pak Dirut"


"sekarang sudah malam,,kamu kekamar kamu ya"Dera memainkan matanya merujuk arah kamar David..


" kita sekamar aja yuk Der??" tanya David jahil..

__ADS_1


Dera langsung mendorong tubuh tegap David,dan masuk kekamarnya..


"maaf ya saya ini wanita yang sangat pemilih" Dera menutup pintu...


Keesokan paginya saat Dera baru hendak mandi..


tok tok tok


"Dera Dera..buka pintu dong" suara David..


"Dera Dera main yuk" tambahnya lagi..


Dera yang melihat bahwa ini masih jam 6 lewat takut penghuni kamar lain protes segera membuka pintu...


"Ya ampun David,,ini masih pagi tau,,nanti orang pada marah kamu berisik,kayak anak kecil aja sih!!"Dera merasa dia jadi seperti mamanya yang suka memarahinya jika nakal dulu...


"Aku bawa sarapan!!" tanpa merasa bersalah dia langsung masuk ke kamar...


"Mandi aja belum sudah sarapan ..aku mandi dulu ah" Dera menggerutu...


"Aku ikut ya" David berdiri..


"Yyaa,,kau mau kupukul pakai shower hah!!"


David duduk lagi memegang kepalanya...


Dera keluar lagi dari kamar mandi,dia lupa membawa handuk dan pakaiannya..


"apa lihat-lihat?" lalu masuk lagi...

__ADS_1


David tersenyum bahagia,,hanya pada Dera dia merasa bisa menjadi dirinya sendiri,,tanpa risih atau menjaga imegnya,,dia tak pernah seperti ini pada wanita lain,walaupun pada Bella..


__ADS_2