Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Albert dan Mala


__ADS_3

Albert dan Mala telah kembali dari bulan madu mereka di kepulauan seribu.Mala tampak sedang menggeret koper besar turun dari mobil,namun sepertinya wajah Mala sedang tidak bersahabat.


"Sini sayang koper itu berat,biar aku yang bawa"Albert berjalan dibelakang Mala sambil berusaha meraih koper.


"Sudah tak usah,kau urus saja mantanmu itu"Mala tetap berjalan.


"Aku gak ada apa-apa lagi dengan dia,,sungguh"ujar Albert menjelaskan.


Akan tetapi dasar Mala,dia tak mendengar ucapan suaminya itu.


Tiba di rumah mereka, pengantin baru yang harusnya romantis malah sedang perang dingin.


"Iya Dera,aku ketemu sama mantan Albert disana,kau tahu wanita itu genit sekali mual aku melihatnya"terdengar suara Mala sedang menelepon sahabat terbaiknya Dera.


"Kan Albert sudah bilang tak ada hubungan lagi,ya biarlah Mala"ujar Dera


"Kau tak lihat ekspersi Al saat melihatnya,dia jadi seperti kepiting di atas tungku tau tak"kata Mala


"Hahaha Mala namanya bertemu mantan,yang penting kau yang menjadi istrinya"ujar Dera


"Tapi aku kesal !!malam romantis kami jadi terganggu Dera"Mala merengek mengadu..


"Sudahlah Mala seperti rengekan Bryan saja kau ini,mana kau bawa oleh-oleh gak?"Dera malah balik marah


"Mana berani aku lupakan oleh-oleh untukmu,,pastilah ada.Aku besok antar sekalian punya mama dan Bryan"kata Mala


"Iya besok kau kemarilah,ada yang mau kuceritakan"kata Dera

__ADS_1


"Tentang apa ??seru tak?"tanya Mala penasaran


"Iya seru"kata Dera


Mereka berdua kemudian menutup ponsel masing-masing.


Albert terlihat membawa nampan makanan ke kamar,,


"Mala,aku sudah masakkan spaghetti special untukmu"Albert berusaha merayu istrinya.


Mala yang sebenarnya memang lapar masih berlagak menolak ,


"Kau merayukukan?"tanya Mala


"Itu,,anu,, aku kira kau lapar jadi aku masakkan.."ujar David


Albert tentu saja dengan senang hati melayani permainan dari istrinya itu.


Keesokan hari Mala sudah tiba di apartemen Dera dengan membawa oleh-oleh dan tentu saja wajahnya yang berseri..


"Sepertinya sudah tidak marahan lagi kan"Dera meledek Mala


"Pengantin baru itu gak boleh menyia-nyiakan waktu Dera"kata Mala santai.


Dera yang mendengar ucapan Mala hanya bisa tertawa saja.


Kemudian dua sahabat itu bercerita panjang lebar dan menceritakan kejadian tentang sekretaris David tempo hari.

__ADS_1


"Iiih apa wanita itu gila,sudah bagus David menjadikan dia sekretaris"ucap Mala.


"Yah kasihan sih,gadis itu bertemu dengan pria yang salah"ujar Dera.


Suara telepon berbunyi,Dera segera berjalan mengangkat telepon itu


"Halo selamat siang,benar ini kediaman bapak David Baden?"tanya seseorang yang berasal dari suara seorang pria


"Selamat siang,iya benar saya istrinya.Ada apa pak?"Dera bertanya


"Saya dokter Erlan bu,dokter pribadi keluarga Baden,tadi kami mencoba menghubungi bapak tapi ponselnya sedang dialihkan"ujarnya


"Ada apa ini sebenarnya pak"Dera mulai merasa ada yang tidak beres


"Nyonya Baden,ibu mertua anda telah meninggal sejam yang lalu karena serangan jantung"ujar dokter tersebut..


Dera sungguh terkejut mendengar kabar itu,dia lalu bergegas menelepon ponsel David,yang sepertinya sedang menelepon di jalur lain.Dera menelepon kantor yang untung saja langsung di angkat.


Dera pun dengan segera berpesan agar suaminya segera menghubunginya.Tak selang lama Davidpun mendapat kabar tersebut dari Dera,mereka kemudian akan berangkat segera ke Jerman tempat ibunda David berada.


Dera memandangi wajah David yang terlihat sangat resah,dia tahu suaminya itu sangat ingin mommynya ikut ke Indonesia tapi memang mertuanya itu lebih merasa nyaman disana.


Mereka menunggu waktu keberangkatan di bandara,mama dan Bryan sengaja mereka ajak juga.Hanya membawa barang yang hanya seperlunya saja.


Dera hanya bisa menggenggam tangan suaminya itu tanda dia mencoba menguatkan David.


David menghubungi beberapa kerabat dan rekan mereka disana untuk membantu mengurusi jenazah ibunya sebelum mereka tiba disana,karena memang penerbangan mereka memerlukan waktu lumayan lama.

__ADS_1


__ADS_2