Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Aku mau kamu


__ADS_3

Telepon dera berbunyi...


"hallo ya ,,apa? Mala aku tak mendengarmu? aku akan keluar sebentar disini lagi ada acara" kata Dera berjalan keluar dari ruangan itu..tak menyadari ada yang mengikutinya dari belakang perlahan..


" oke Mala,,ya aku sudah dengar" lanjut Dera


Der,kamu ingat gak pak Dion ,,fans kamu yang dulu itu?" Mala bertanya pada Dera


"oh ya aku ingat ,,fansmu jugakan? hahahah"balas Dera


"dia akan menikah sama Bunga,,ingatkan? dia mengundang kita berdua loh hari sabtu depan.."ujar Mala


"tuh dosen tau aja yang bening"kata Dera


"hahaha kita pergi bareng ya der?" tanya Mala


"wah kita sejombloan dong Mal,,gak malu kamu?"ejek Dera


"ah,,lagi jomblo aja Der,,ntar juga gak lagi!"oceh Mala tertawa


"mamaku kalau tahu ada yang nikahan dah kumat lagi nanti Mal,,kamu kapan Der? jangan terlalu pemilih yang penting tanggung jawab!!bla bla bla"Dera keluar cerewetnya..


David yang sedari tadi mendengar tersenyum ..


" masih aja lucu"ucapnya pelan..


"okelah kita datang,,kita berjalan bangga dengan status kita hahaha" Mala lucu sendiri


"oke hari sabtu aku jemput!! dandan yang cantik ya Mal,biar pak Dion nyesal ninggalin kita" mereka berdua tertawa dan menutup telepon..


" Aaaggghh" Dera terkejut saat berbalik melihat ada David berdiri..

__ADS_1


"ah David,,aku kaget tau!!" ujarnya..


" menelepon siapa sih sampai sembunyi" kata David


"mau tau aja sih" ledek Dera


David tertawa sambil mengacak rambut Dera,,


"apaan sih,,aku masih kerja tau" Dera kesal


"duduk Der,,kita bicara bentar" David menuju sofa di sudut ruang


"gak bisa nanti aja ya,,aku nanti di cari karyawan lain"


"nanti jam 5 ya ,,tunggu aku di Cafetaria,,"ujar Dera sambil berjalan ke arah acara tadi


David menatap Dera yang berlalu pergi...


"mana tunanganmu Bella?" tanya Dera


"dia sedang ada kerjaan,," nada yang tak antusias terasa..


setelah basa basi David menanyakan tentang keluarga Dera, yang semua di jawab dera dengan lengkap..


"mengapa kau tak datang saat Raka meninggal?"tanya Dera serius


"maaf,,aku memang tak langsung datang,,namun aku datang seminggu kemudian" jawab David


"aku mengunjunginya,,dan aku juga mencari mu Dera, namun aku hanya melihatmu dari jauh" lanjut David..


"Hah sejak kapan kau takut melihat aku David"Dera meminum kopi mocca miliknya.

__ADS_1


"aku takut ,,jika aku tak tahan dan membawamu kabur saat itu"David serius tak tersenyum....


"Pada saat pindah kembali ke Jerman,,ayahku sakit der,,kami mengalami banyak masalah,," lanjutnya


"Kau tahu aku anak tunggal,,disana keluarga besar ayahku tak ada yang membantu,,bukan masalah keuangan der,,namun masalah pekerjaan ayah yang bermasalah"ujar David


"sekarang ayah telah meninggal,"


Dera menyadari kesedihan David..


"Sambil kuliah aku belajar membuat sebuah perusahaan kecil,,dan ternyata menjadi berkembang


hingga saat ini der,,punya beberapa cabang"tambahnya


"Hebat ya!! aku turut senang vid,,aku doakan semoga kau semakin sukses ya dan berbahagia"Dera menepuk tangan David..yang langsung di genggam David lembut


"aku mau kamu Dera" ujar David sambil menatap Dera lembut..


tatapan itu yang sering di lihatnya dahulu kala,,


"Hahhahaahah kamu ini" Dera tertawa dan menarik tangannya


" masih saja suka jahilnya"


"aku harus pulang vid,,ini sudah kesorean" Dera berdiri mengambil tasnya


Dera tak mau pembicaraannya bertambah serius..


"aku duluan ya! sampaikan salamku sama Bella oke??" Derapun berlalu dari pandangan David yang masih duduk..


Bella hanyalah satu dari wanita yang di kencani David,,dia tak kesulitan dalam urusan wanita,,dengan wajah tampan campurannya,,tubuh tinggi atletis,kulit putih sedikit coklat karena matahari,,dan keturunan yang bagus,di tambah punya beberapa perusahaan ,,mana ada sih yang menolak!!

__ADS_1


maaf,,ternyata ada..Dera ...


__ADS_2