
Dera dan nyonya Baden ibu David duduk disofa ,,,terlihat ada minuman dimeja yang telah disediakan sekretaris David..
"David saat ini sedang mengurus Bella" ujar nyonya Baden.
"Bella itu wanita yang lemah,,yang bahkan tak bisa mengurus dirinya sendiri Dera"
Ternyata setelah kembali ke Jerman ,,Bella jadi sering minum-minum,,selalu pergi kepesta dan diskotik ,dan sepertinya mulai mengkonsumsi barang terlarang..
Dera terkejut mendengar berita itu,,dia tak menyangka sama sekali..
"Aku mengenalmu sejak kecil Dera,,aku tahu kau wanita yang baik dan kulihat kau belum berubah"ujar ibu David..
" Untuk saat ini, beri waktu untuk David dan Bella menyelesaikan urusan mereka,sebelum David menetapkan keputusannya.."tambahnya..
Dera tak tahu harus berkata apa,,dia hanya diam,,akan tetapi Dera tahu ibu David bermaksud baik,,wanita itu bermaksud agar David menyelesaikan permasalahan dan memulai hubungan tanpa harus menyakiti..
"Sebagai ibunya,,aku ingin David mendapatkan wanita yang membuatnya bahagia,,aku tahu itu siapa Dera,,jadi bersabarlah"begitu lembut wanita ini,pikir Dera..
Dera melangkah lambat sambil berpikir..dia telah diluar ruangan David..
Hatinya gusar mendengar tentang Bella..
Walau dia tak menyukai Bella,namun dia juga tak tega mendengarnya..
"semoga David bisa menyelesaikan permasalahannya" ujarnya dalam hati..
Untuk menghibur kesedihannya Dera menelepon sahabatnya Mala..
"Mala,kita nonton bioskop yuk" tanya Dera..
"Iya nih,kebetulan ada film baru,,nanti aku yang jemput ya"balas Mala..
"iya,aku lagi malas nyetir " ujar Dera..
Didalam bioskop Dera bahkan tak menyimak cerita filmnya,,dia hanya melamun dan menghela nafas..
Mala menyadari tingkah sahabatnya tersebut,,dan berencana akan bertanya nanti..
__ADS_1
yang penting nonton dulu ...
Selesai nonton mereka makan di restoran korea..
Mala bertanya serius pada Dera..
Sebenarnya Dera sedang enggan bercerita,namun mala mana mau ketinggalan berita.hingga kemudian Dera pun bercerita...
"Wah Dera!! cerita seseru ini kau tak ceritakan padaku hah?"
"teman macam apa kau ini?" Mala malah ngambek....
"Mala,,kau pikir ceritaku ini adegan film tadi pake seru" ujar Dera..
"yah dera,,nanti cowokmu David kembali pada Bella bagaimana ?"
"Pak Dion kau lepaskan aku tak masalah!!tapi David ??"
mereka berdua tertawa mengakak membayangkan pak Dion lagi...
"hey,,der..temanmu Albert itu ganteng gak?"
"kau kasihlah satu tuk temanmu yang jomblo akut ini"Mala memasang wajah merayu ...
Dera menunjukkan foto Albert..
"awas jangan ngences ya Mal" kata Dera...
Benar saja ,,sepanjang perjalanan banyak pertanyaan yang diajukan Mala...
"kenalin ya der,,kenalin ya" rengek Mala..
untung lesung pipi sahabatnya ini begitu manis,,membuat Dera menganggukkan kepalanya..
Dikamar Dera tersenyum membayangkan tingkah Mala tadi,,lucu sekali....
Tuut tutttt
__ADS_1
ponsel Dera berbunyi,,telepon dari David..
"Hallo David"jawab Dera
"hay sweetheart" balas David
"maaf aku pergi gak kasih kabar"tambahnya...
"iya gak apa-apa"kata Dera..
"Bagaimana kabar disana"Dera bertanya lembut
"i miss you Dera,,much" kata David terdengar lelah..
"please tunggu aku ya,,jangan kemana- mana tunggu aku"kata David lagi..
Dera menangis mendengar ucapan David,,namun seolah tegar..
"memang aku mau kemana hah,,ke Afrika?" Dera melucu..
"Hahahaa gadisku yang manis,,,aku mencintaimu Dera,,sangat" ucap David..
Mereka berdua hanya banyak berdiam dalam seribu kata di pikiran mereka,,hingga berpisah dalam ucapan selamat malam...
Mala si gadis manis...
Dera memandang layar ponselnya,,lamunan terasa menyenangkan saat ini..
ting..pesan masuk ke ponselnya..
"jangan lupa ya Dera!!Albert untuk aku!!"
Mala mengirim pesan mengancam..
Ah Mala- Mala ada-ada saja tingkah sahabatnya ini..
__ADS_1