Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Papa jangan pergi!!!


__ADS_3

Sepulang dari sekolah,,rumah Dera tampak ramai, ada tarup terpasang,ambal digelar,aofa di rumah disingkiirkan ke teras,,dia bingung bertanya dan mencari mama..


Semua menatap sedih pada Dera,,sambil merangkulnya


"Dera,,yang sabar ya!" suasana apa ini gumam Dera


"kakak Dita!! mama!!! papa!! mana mereka semua?" dia bertanya tak tau pada siapa saja..


Dia mulai gelisah, pusing dan kepalanya mulai menangkap sesuatu yang aneh...


"Dera" ujar bu rt yang dia kenal


"papa mengalami serangan jantung,,meninggal setengah jam lalu,,kakak dan mama tadi ikut ke rumah sakit mengantar papa,,sekarang diperjalan pulang!!" lanjut bu Rt


Tak tau lagi Dera sudah tak mendengar apa apa lagi,,semua menjadi suram,, menjadi gelaaapp dan sepiiii...


Dera tak menyadari apa yang diucapkannya pada saat orang-orang melayat,,bahkan Raka dan David yang datang seperti tak di kenalnya..Ayla juga datang dan berbela sungkawa..


Dera tak menangis,,dia diam memandang mama dan kakak yang menangis,,


"aku tak boleh menangis,,aku harus kuat" di tahannya setiap airmata yang mau mengalir...


Acara pemakaman selesai,,Raka dan David ikut menguburkan papa Dera...


setiap malam di rumah di adakan yasinan..

__ADS_1


Semua kejadian berbarengan dengan kelulusan Dera,,yang mana Dera sama sekali tak antusias menyambutnya,,dan saat pelepasan siswa dera izin tak bisa datang..


Raka datang ke rumah Dera,,namun Dera tak mau keluar,,semua seperti mimpi yang melompat lompat di kepala Dera..


"Der,bagaimana persiapan kuliahmu,,ayo kakak temani,,kamu ingat pesan papa,,jangan buat mama tambah sedih dek" kakak berucap pada Dera


ya ,Dera tak mau menambah kesedihan mama..


Dera mulai di sibukkan dengan perkuliahan,,dia berkuliah di dalam kota saja,,tak mau jauh dari mama,,yang penting dia kuliah..


Kabar David pindah keluar negeri terdengar oleh Dera,,ayahnya yang asli Jerman ,,di pindahkan kembali oleh perusahaannya tugas di sana..


Dia bahkan tak pamit batin Dera...


Raka juga di sibukkan kegiatan kampusnya,,hingga jarang bertemu Dera.walau kadang Raka menyempatkan ke rumah Dera dan mengobrol sebentar..


Yah,,semua mengejar impian masing- masing..


"Dera,yuk ke kantin aku lapar" Mala teman sekampus Dera memanggilnya..


"Hmm aku masih kenyang,,aku temani saja ya"balas Dera..


Dera dan Mala kuliah di jurusan perhotelan,,mereka bertemu saat mendaftar dan langsung akrab..


Dera masih dengan gaya tomboynya dan Mala juga tak kalah tomboy dengannya..

__ADS_1


Mala gadis hitam manis,dia punya lesung pipi membuatnya tambah manis saat tersenyum..dia berasal dari timur Indonesia..


"Kau lihat tak,,pak Dion yang suka melihatmu Der kalo lagi di kelas" tanya Mala


"Pak Dion tak melihatku Mala,,matanya itu memang sedikit belong jadi begitu ,kurasa dia malah sering melihat pada kamu kok" Dera menggoda temannya itu..


" Ah,mana ada itu..memang berarti mata bapak itu yang rusak" balas Mala yang membuat mereka berdua tertawa ngakak...


Mala teman yang suka melucu,,terhibur Dera didekatnya,hari hari berlalu tak terasa terlalu sepi lagi bagi Dera,,walau ada kekosongan di hatinya.


"Der,,deraaaa !! " kakak berlari dari luar menuju kamar Dera.


"ada apa kak?" Dera cepat menyahut


"Der,,ya ampun der,," kakak gelagapan


"apa sih kak?ayo bicara" Dera jadi penasaran


"anu Der,,Raka,Raka meninggal kecelakaan!"


"kakak tau dari tetangga kita,,semua pada kesana!"


Jleegar seperti tersambar petir Dera langsung berlari keluar menuju rumah Raka..


"Tidak,jangan Raka Tuhan!! jangan ambil lagi orang yang kusayangi" teriak dihatinya

__ADS_1


tanpa alas kaki ,rambut masih basah karena habis mandi,,hanya mengenakan baju kaos dan celana pendek gombrang dia terus berlari mendahului orang-orang yang berjalan menuju arah yang sama...


__ADS_2