Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Ke pantai


__ADS_3

Akhirnya tibalah di pantai,,hampir tengah hari..


"Aku lapar,kita cari resto yuk" ucap Raka


dan merekapun makan siang di salah satu resto dekat pantai..


Raka anak dari salah satu pejabat dikota,,David ayahnya direktur di perusahaan minyak bumi ..


Ayla anak dari pengusaha batubara,,dan Dera anak pegawai negeri sipil yang bertugas di pemerintahan..


Mereka anak- anak muda yang berkecukupan dari orang tua mereka..


Namun begitu mereka anak yang kurang suka berteman dengan banyak orang,,contohnya ini


kemana- mana hanya bertiga,,baru bertambah satu setelah bertahun- tahun yaitu Ayla..


Seharian mereka menaiki bermacam wahana yang ada si pantai,,fly board,banana boat,jet ski,,dll


sebenarnya masih banyak yang ingin mereka lakukan tapi karena takut kemalaman merekapun bergegas bersiap pulang..


Ayla terlihat cepat akrab dengan kedua cowok itu,,mungkin karena dera yang ceria membuat situasi nyaman dan santai..


Ya Dera itu anak yang pengalah,,walau terlihat egois tapi sebenarnya dia anak yang tidak menyukai perdebatan dan sebisa mungkin menghindarinya...


Telah hampir jam 10 malam Dera baru tiba di rumah,,setelah mereka mengantar Ayla terlebih dahulu.


Lelah baru terasa,,dia langsung menuju kasur empuknya.."huaaaaaamm"

__ADS_1


Hari-hari berlalu Dera sekolah seperti biasa,,terkadang berpapasan dengan Raka atau David..sambil saling meledek tentunya..


"Wuis ada cowok pake rok nih" ledek David


" Sudah sana beliin mama garam ..ntar dijewer mama loh" ledek Dera membalas


Mereka tak menyadari kenangan ini akan mereka ingat selamanya.


Di sekolah Dera merasa Ayla makin lama makin cerewet saja,,banyak sekali pertanyaan yang di ajukan temannya itu


"Der,,Raka tampan ya..?"tanyanya "David juga tampan,,bule ya tampanlah" Ayla menjawab sendiri


"Apa kau tak ada perasaan pada mereka Dera?"...


Dera melenguh menatap temannya itu,,


"Terus,,buang angin sembarangan,,ngomongin cewek seenak udel mereka di depan aku,,ah pokoknya parah deh" lanjut Dera


"Kalau aku sampai suka mereka bisa kiamat dunia wkwkwkwkw"timpalnya


Ayla tersenyum mendengar celoteh Dera..Namun entah kenapa Ayla merasa cemburu dengannya..


perlakuan Raka dan David berbeda terhadapnya,,tatapan lembut mereka berdua hanya tertuju pada Dera,,atau mungkin karena mereka berteman sedari kecil mungkin saja pikir Ayla..


"Kau ini,bisa gak sih sedikit kemayu" suara kak Dita marah pada Dera..


sambil mencari gaun miliknya yang muat untuk Dera..

__ADS_1


"kau itu ke pesta ultah Ayla,,bukan mau joging Dera!!"


" Nih pakai ini,," kak Dita memberi gaun berwarna pastel,,lengan pendek dan highheels miliknya


setelah drama pemaksaan yang alot,akhirnya Dera menyerah..


Tin tin klakson mobil Raka siap menjemput Dera..


jika bukan karena janjinya pada Ayla ,,lebih baik dia tidak datang saja ,rutuknya melihat penampilannya sendiri di kaca.


"Dera,,jangan lupa Raka dan David harus datang ya!! plisss" mohon Ayla pada Dera waktu itu..


Mama ,papa,dan kak Dita tersenyum puas melihat penampilan Dera,,


"anak papa cantik sekali" papa tahu si bungsu ini mana tahan jika memakai gaun sedari kecil...


Dera keluar membuka pintu menuju mobil..Raka yang melihat Dera terlebih dahulu terpana sesaat ,,David langsung menoleh ke arah mata Raka ..


deg deg


Rambut di ikat,dengan poni di jepit, gaun selutut,, make up natural,polesan lipstik tipis,mereka berdua sungguh terpana


"Ka,,ada bencong nih " kejahilan David kumat


"Tuh kan,,aku bilang apa sama kak Dita tadi,,aku mirip bencong taman" Dita sambil masuk mobil merajuk


Raka tersenyum penuh arti melihat Dera dari kaca mobil,,David yang usil sebenarnya menutupi kegusarannya dengan bercanda..namun ada senyum di ujung bibirnya..

__ADS_1


__ADS_2