Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Dera banguunn!!!!


__ADS_3

Di bandara terlihat telah begitu ramai,,selain penumpang yang pesawatnya delay,,banyak dari keluarga yang menanyakan tentang pesawat yang belum landing..


Mereka semua khawatir akan keadaan keluarga mereka yang ada di pesawat termasuk Dera..


Dia kesana kemari bertanya keadaan pesawat yang ternyata benar pesawat tersebut yang membawa David..


Pandangan Dera gelap,dunia terasa runtuh,kemudian lemas tak sadarkan diri..


Begitu membuka mata,Dera telah ada di rumah sakit,,ada mama dan kak Dita disampingnya,,setelah sadar kembali tentang David,,Dera menjadi histeris menangis minta dibawa ke bandara lagi..


Adegan dramatis hari ini benar -benar terjadi,sehingga Dera harus diberi suntikan penenang oleh dokter..


"Mama,David mana ma?"tanya Dera


"Ma,aku harus kebandara,,aku mau periksa kesana"Dera menangis dengan tubuhnya yang lemah karena obat bius..


"Iya Dera,tenang dulu ya nak, kita akan mencari David,,tapi kamu tenang dulu sayang" mama mengusap rambut Dera lembut..


"Iya Dera,,semua petugas masih melakukan pencarian dan konfirmasi ,kamu harus tenang" kak Dita menambahkan..


"sekarang Albert ada dibandara ,,dia yang akan mengurus semuanya"ujar kak Dita..


Dera hanya bisa menangis,dan berdoa semoga suaminya segera pulang..


Telah berlalu seminggu,para petugas dan pihak penerbangan belum menemukan beberapa orang penumpang,,dari ratusan penumpang,setengahnya meninggal dan jasadnya berhasil ditemukan,yang selamat hanya beberapa orang dan sisanya belum ada kabar..


Dera yang ada di apartemen ditemani mama,,Mala juga menemani Dera..ibu David datang dua hari yang lalu..

__ADS_1


"Dera makanlah kau belum makan nak,nanti kau yang sakit" mama sedih melihat Dera yang tidak makan apapun selama seminggu ini..tubuhnya terlihat lemah sekali..


Dera hanya diam dikamarnya,,menangis dan memandangi foto pernikahannya dengan David..mama dan Ibu David bergantian membujuk Dera agar kuat,namun Dera seperti tak mendengar..


Akibat dari tak mau makan ,Dera akhirnya harus diinfus,dokter datang memeriksa keadaannya,,


"bagaimana dokter,,apakah anak saya tidak apa- apa?"tanya mama


"badannya sangat lemah bu,,kondisi ini tidak bisa kita biarkan,apalagi dia sekarang tengah mengandung dua bulan"ujar dokter.


Mama,ibunda David,Mala dan kak Dita terkejut mendengar berita itu..


"jadi kami harus bagaimana dokter"kata mama


"saya akan beri obat untuk dia dan bayinya,tapi dia harus ada semangat hidup,,tak cukup hanya obat bu"tambah dokter menjelaskan..


"Dera ayo nak,kau tak boleh terus begini kau punya bayi di rahimmu,,anugerah itu dipercayakan padamu,,David akan sedih melihat keadaanmu"ibu David dengan sabar membujuk menantu kesayangannya itu..


Dera mendengar semua itu,namun hatinya benar-benar hampa kali ini...


Dia tetap tak bergeming ...


Hari-haripun terus berganti tak akan menunggu..David telah dianggap meninggal oleh petugas maskapai


"apa meninggal,,anda belum ada bukti,,jika anda belum menemukan jasad suami saya jangan berani bilang dia meninggal!!"


Dera terlihat sangat emosi,didepan semua petugas yang datang keapartemennya..

__ADS_1


"Tapi nyonya Baden,,itu semua telah diputuskan"ujar petugas..


"iya nyonya kami juga tak menginginkan ini terjadi"ucap petugas lain..


"pihak maskapai penerbangan akan memberi uang berduka cita"Ujar petugas.


Dera yang tubuhnya masih lemah, berteriak


"pergi kalian semua,jangan pernah menyebut ganti rugi,jika kalian tak menemukan jasad David,,pergiiiiiii!!!!!!!!"Dera sangat emosi dan mengusir mereka,,


semua keluarga menenangkannya..lalu Derapun roboh pingsan...


"Hey Dera"


"ayo bangun!!kita akan pergi ke taman,,kau bangunlah"terlihat Raka tersenyum memanggilnya melambaikan tangan..


"dia itu selalu datang terlambat"David mengelus kepalanya


"ayo cepat bangun sayang!"David mencium pipinya...


"kalian berdua tunggu aku,,tungguuu!! Raka,,David.."Dera mengejar mereka bersepeda,,namun mereka meninggalkannya..jauh jauh dan menghilang...


Dera tersadar dari pingsannya,,dia lalu menangis sejadi-jadinya


semua menghampirinya menatap sedih dan ikut menangis...


Sudah sebulan terjadi Dera sekarang tak memakai infus lagi,,dia sudah mau makan walau masih sering menangis dan matanya masih terlihat sendu..

__ADS_1


Dera harus kuat,demi bayinya..bayi milik David suaminya.Dia tetap berharap suaminya akan pulang,,suatu saat akan pulang..diciuminya dan dipeluknya baju David dengan sedih...


__ADS_2