Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Ambisi Nadya..


__ADS_3

Bryan dan David tampak sedang membahas sesuatu,mereka berdua sedang menyusun sesuatu diatas meja..


Dera tidak pergi kebutik selama beberapa hari ini,dia ingin ada disisi David apalagi untuk saat ini.Albert telah memeriksa DNA David dan 100% hasilnya lelaki ini memang David.


Dera menatap bahagia atas kembalinya David,walau saat ini masih mengalami amnesia Dera berharap David akan pulih suatu hari nanti.


"Aaaggghhhh"David tiba-tiba terlihat kesakitan memegang kepalanya..


"mommy mommy ,,,"Bryan memanggil Dera didapur..


"ada apa bryan" kata Dera


"daddy,,daddyy"Bryan menarik tangan Dera.


Dera terkejut melihat David yang terlihat kesakitan..


"sayang ada apa?"Dera bertanya khawatir..


lalu Dera bergegas menelepon dokter pribadi mereka untuk segera datang..


Tak berselang lama,dokter datang segera ..


"maaf sepertinya David harus kita periksa ke rumah sakit,tuk pemeriksaan lebih lanjut"ujar dokter..


Di rumah sakit pemeriksaan scan otak dan tubuh dilakukan.dera berharap dengan cemas..dia menunggu diluar ruangan.


"Nyonya Dera,aku ingin bicara"tiba-tiba entah datang darimana Nadya telah ada dihadapan Dera saat ini..


"maaf aku tak ada waktu"ujar Dera..


"aku rasa kita perlu bicara,ini tentang kesehatan hendri"ujar Nadya.


"maaf nona kau salah,pria itu david baden bukan hendri"ujar Dera tegas..


"baik,,David"ucap Nadya...

__ADS_1


Mereka berdua duduk di tempat yang sedikit sepi..


"maaf jika aku salah nyonya,tapi dia adalah kekasihku,,kami akan menikah bulan depan"Nadya memelas..


"nona nadya,pria itu telah memiliki istri dan anak,apa kau tak punya empati?"balas Dera..


"Kau bicara rasa empati nyonya,aku yang mengurus dia selama ini,aku yang merawatnya,,aku membuatnya sembuh hingga bisa seperti ini"ucap nadya dengan nada meninggi.


"karena aku mencintainya"ujar Nadya..


"Kau mencintai pria yang salah!!"ucap Dera..


"kau masih muda,cantik dan pintar.kau bisa menemukan pria yang lebih dari David"kata Dera lagi..


"Aku tak mau pria lain,,aku butuh Hendri"Nadya berkata membentak..


Dera menahan emosinya..


"nona Nadya,aku bersyukur suamiku masih hidup,aku berterima kasih padamu karena menjaga suamiku beberapa tahun ini,"


"Baiklah jika kau bersikeras,,kau tahu hanya aku yang bisa menangani saat Hendri sedang sakit seperti ini..kau tak akan bisa menyembuhkannya"ujar Nadya sinis..


"Aku akan berusaha sesulit apapun itu nona Nadya,,aku akan berusaha"


"jika begitu maaf ,saya harus melihat keadaan suami saya"Dera kemudian meninggalkan wanita itu.


Nadya menatap Dera dengan penuh rasa benci


"aku harus melakukan sesuatu!!jika papa tak mau,aku yang akan melakukannya!!"Nadya berkata pelan...


Hasil pemeriksaan oleh tim dokter telah selesai,mereka menjelaskan jika riwayat benturan dan trauma menyebabkan sakit dikepala David.


Kondisi tubuh David bagus dan sehat.


"namun nyonya,,ada sejenis obat yang kami deteksi sangat berbahaya,walau belum dipastikan,namun inilah penyebab sakit berlebih pada otaknya"

__ADS_1


"karena memori ingatannya ditekan oleh obat tersebut"dokter menjelaskan.


Dera terkejut,,melihat Nadya yang begitu ambisi pada suaminya,,Dera yakin wanita itu memberi sesuatu pada suaminya..


"jadi biarkan Daavid disini dulu beberapa hari untuk pengobatan"kata dokter


"baik dokter,,lakukan apa yang menurut dokter terbaik"ucap Dera..


Dera menunggui suaminya yang terbaring dirumah sakit.selang terdapat ditangannya dan David tengah tertidur..


Dera menggenggam tangan suaminya dan menciumnya..


"maaf aku tak ada disisimu saat kau melalui semuanya " ujar Dera...


Albert,Mala berdatangaan kerumah sakit..


mereka berbincang diluar kamar..


"aku tak menyangka ada saja wanita tak tahu malu macam itu"ucap Mala setelah mendengar semua penjelasan Dera..


"yang penting sekarang david telah kembali,,dan kita bisa memberi pengobatan yang terbaik untuknya"ujar Albert.


"ya,aku juga akan melakukan apapun untuk David Al,,"ucap Dera..


"Dera,besok aku akan kekantor polisi untuk mengurus semua dokumen David,,dan melapor juga ke pihak hotel"kata Albert..


"Terima kasih Al,,aku tak tahu bagaimana aku tanpamu"kata Dera pada Albert..


"Hey.. kau wanita!!tak lihat ada aku disini ya,,kau mau ku gunduli hah?"Mala memasang wajah cemburu..


"Oohh ya maafkan aku Mala"kata Dera,tapi tubuhnya memeluk Albert..


memasang mimik jahil pada Mala..


"Dasar ..wanita mesum"ujar Mala,namun ikut memeluk Dera dari belakang.hingga berpelukanlah mereka bertiga ,Albert hanya tertawa,dan perawat yang lewat menatap heran pada mereka....

__ADS_1


__ADS_2