Bocah Neraka

Bocah Neraka
merepotkan


__ADS_3

setelah itu lamiel dan Lenka pun pergi ke ruang makan,mereka berjalan sambil bercanda tentang wanita,setelah sampai di sana mereka melihat 14 anak kecil dengan mata bersinar seperti menyuruh lamiel menjelaskan sesuatu.


"ada apa dengan kalian."tanya lamiel.


"tuan lamiel bisakah kau menjelaskan hubungan mu dengan milsia."tanya Rigel.


"bukankah kita teman sekelas."kata lamiel.


"teman sekelas tidak akan tidur dengan cara saling tindih,apa lagi perempuan dengan laki laki,jadi bisakah kau menjelaskan semuanya, l-a-m-i-e-l."kata Lenka yang duduk di salah satu kursi.


"hah baiklah baiklah,tapi cari milsia dulu baru aku akan menjelaskannya."kata lamiel.


"baiklah."kata semua anak disana termasuk Lenka.


lalu mereka mencari di semua sudut sudut vila dan kamar serta halaman di sekitar vila.


setelah setengah jam Vegas menemukan milsia di kandang kuda,tapi milsia tidak Diam begitu saja,ia bertarung dengan Vegas yang di bantu oleh vigas.


pertarungan itu nampak imbang sampai Lenka datang dan memukuli milsia dan disembuhkan oleh vigas dan waxus,lalu mereka menyeret milsia yang hampir menangis itu ke tempat makan


"lamiel kita sudah menemukannya."kata Lenka yang menyeret milsia.


"tolong ampuni aku."kata milsia yang diikat dan diseret.


"kalian terlalu cepat."kata lamiel.


"cepat?omong kosong apa itu kami semua mencarinya selama setengah jam dan kau bilang itu cepat untuk mencari seorang gadis."kata Lenka sambil menaikan nada bicaranya.


"iya iya Lenka kalau begitu,kau sangat lama hanya untuk mencari seorang gadis kecil."kata lamiel dengan nada mengejek.


mendengar kedua perkataan lamiel yang membuat mereka geram.


"si sial*n ini."batin anak anak itu.


"jangan banyak berdiri bawa milsia ke sini biarkan ia duduk."kata lamiel.


"iya iya berisik."kata Lenka lalu mendudukkan milsia di kanan lamiel.


milsia yang masih menangis pun melihat wajah lamiel dan teringat akan kejadian kemarin pun tampak sangat malu,wajahnya sangat merah bagai tomat dan di kepalanya mengeluarkan asap tipis.


"jika kau ingin mempermalukan aku jangan dengan cara seperti ini dasar sial*n."batin milsia.


lalu semua orang pun duduk di tempatnya,dan lamiel pun menceritakan kejadian kemarin membuat mereka semua memaklumi hal tersebut.


"tapi kenapa kau membenci guru besar Mils milsia."tanya grif.


"karena dia sudah membunuh ayahku karena ia mendendam ayahku."kata milsia.


"ooo."kata mereka semua.


"pantas saja ia tidak melepaskan ku saat aku tidur di jam pelajarannya,bahkan aku diseret kesini karena ulahnya,untung aku punya teman yang dapat di percaya."batin lamiel sambil melihat Lenka.

__ADS_1


"ada apa."tanya Lenka yang dilihat lamiel.


"tidak ada apa apa."kata lamiel lalu mengalihkan pandangannya ke milsia.


"tapi bukankah itu agak ceroboh menggunakan nama milsia saat menyamar di sini."tanya lamiel.


"mau bagaimana lagi,aku tidak pandai menamai sesuatu."kata milsia dengan malu.


"perkataan itu sepertinya aku pernah mendengarnya."batin lamiel.


"karena sudah sampai sini apa kau mau sekalian menceritakan masa lalu mu."tanya glone.


"glone jangan memaksanya,mana mungkin orang akan menceritakan trauma miliknya kepada orang lain."kata lamiel.


"tapi ada yang aneh?kenapa milsia harus bereaksi seperti itu hanya karena nama kakeknya ku sebutkan!apa karena ia masih kecil dan polos?"batin lamiel sambil melihat tingkah milsia yang polos dan imut."kemungkinan!"


"ya maaf."kata glone tersenyum menyesal.


"haaah,tunggu apa kalian tidak ke sekolah."tanya Vegas.


mendengar perkataan Vegas semua orang melihat kearah jam dan melihat bahwa sekarang baru pukul setengah 8 pagi.


"huuuf."mereka semua menghela nafas.


"kita belum terlambat."kata vione.


"ya, lebih baik kita bersiap untuk ke sekolah."kata Laxus.


"memangnya kita bersekolah hari ini."kata lamiel.


"ya kata guru kemarin sekolahnya di mulai hari ini."kata milsia lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"kita juga harus bersiap Lenka."


"ya."kata Lenka lalu pergi dari sana.


sedangkan lamiel ia menggunakan sihir pembersih badan untuk membersihkan badannya,awalnya ia ragu karena saat ia menerobos ke Liquid mana ia mendapat sebuah pengetahuan baru yang agak aneh menurutnya,tapi ia tetap menggunakannya dan pengetahuan itu bisa memperkuat imajinasi nya.


saat semua sedang bersiap siap,lamiel hanya duduk di gazebo depan vila menunggu mereka semua.


semua orang nampak gelisah dan tidak sabar untuk pergi sekolah termasuk Lenka,ia dulu hampir tidak pernah sekolah saat masih di bumi.


setelah semua orang bersiap mereka pun keluar dan melihat lamiel sedang duduk di gazebo.


"kalian sudah siap."tanya lamiel.


"ya."kata Lenka dengan semangat.


"ayo berangkat."kata lamiel.


"ya.

__ADS_1


 


di sekolahan nampak sangat sepi,hanya ada beberapa guru yang lewat membuat mereka bingung.


"jadi dimana kelas 1 b."tanya vaws."


"entah coba ku cari."kata lamiel sambil menggunakan mana pencari.


setelah beberapa saat lamiel menemukan kelas 1 b.


"ikuti aku."kata lamiel lalu pergi,anak anak lain pun mengikutinya.


mereka berjalan cukup jauh karena kelas 1 berada di pojok sekolah membuat tempat itu menjadi sangat jauh.


setelah sampai di kelas mereka melihat seorang guru dengan rambut kribo dan tubuh kurus seperti hanya tersisa tulang sedang menunggu di meja belajarnya.


"kalian baru datang."kata guru itu.


"maaf guru,kata vegas."


"tidak apa apa,cepat duduk."kata guru itu.


lalu mereka semua pun duduk di kursi yang terlihat seperti tangga yang panjang,di kursi itu terdapat nama orang yang menempati kursi itu,lamiel berada di atas sendiri bersama Lenka milsia dan Vione.


"sebenarnya kalian akan libur selama 1 Minggu untuk membiasakan diri di akademi,tapi di hari pertama ada sebuah peraturan penting yang harus di beri tahu."kata guru itu.


"pertama kita berkenalan dulu,saya Dean vender wali kelas kalian untuk 12 tahun ke depan."kata Dean.


"coba perkenalkan diri kalian dari yang paling atas."kata Dean sambil menunjuk lamiel.


melihat dirinya di tunjuk lamiel pun berdiri.


"lamiel salam kenal."kata lamiel lalu duduk kembali.


lalu di teruskan oleh Lenka milsia dan Vione,di samping mereka ada Vegas dan vigas lalu Anastasia dan lonely,di bawah lamiel ada Laxus Maxus dan Waxus bersama dengan Leona dan grilize,sedangkan di bawah Vegas dan vigas ada vaws Rigel glone dan grif.


setelah semua orang memperkenalkan diri Dean pun memberikan sebuah gelang berwarna biru.


"kalian akan berada disini sampai 12 tahun mendatang,kalian akan di beri gelang untuk menerima poin yang digunakan untuk melakukan transaksi jual beli atau singkatnya membeli atau menjual barang menggunakan poin itu."


"kalian akan di beri poin itu setiap bulan jadi jangan khawatir untuk kehabisan poin."


"kalian juga bisa mendapatkan poin tambahan saat naik tingkat atau menerobos."


"sekian dari saya semoga hari kalian nyaman di sekolahan,mohon kerjasama nya untuk dua belas tahun kedepan,sampai jumpa Minggu depan."kata Dean sambil berjalan ke pintu kelas.


"oh iya ngomong ngomong satu poin setara dengan 1 perunggu."kata Dean lalu pergi dari sana.


"hah,benar benar merepotkan.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2