Bocah Neraka

Bocah Neraka
bola mana


__ADS_3

"imajinasi di gabungkan dengan mana."


"sepertinya menarik."kata lamiel lalu memakai bajunya dan pulang ke istana.


dengan wajah yang tampak sedikit bersemangat.


setelah sampai di rumah lamiel pun ke kamarnya.


brak!


lamiel membanting pintu dengan sangat keras seperti membuat peringatan jangan mendekat.


para pelayan di sekitarnya pun panik dan memberitahu ratu lica.


"biarkan dia sementara waktu,pasti berat bersekolah pada umur 5 tahun."kata ratu lica membuat para pelayan semakin bingung


sedangkan lamiel pun langsung bersila berkonsentrasi.


setelah itu lamiel pun mengeluarkan semua mananya dan menyatukannya menjadi sebuah bola raksasa,bahkan hampir memenuhi ruangannya yang sangat luas.


setelah membentuk bola mana besar lamiel pun mengisi itu dengan semua imajinasinya,membuat bola itu memiliki warna pelangi.


dan bola itu pun meledak.


boom!!


ledakannya tidak menghancurkan benda sekitar,hanya sedikit gelombang kejut tercipta.


tidak seperti bola mana sebelumnya yang memiliki daya serang yang sangat besar,bola mana ini tidak akan menyebabkan kerusakan,karena lamiel membuat bola itu tidak memiliki daya serang atau daya rusak.


"cih gagal."kata lamiel sambil tersenyum kecut.


"tapi setidaknya aku tahu menghubungkan imajinasi ku dengan mana."


"saatnya percobaan kedua."kata lamiel lalu ia pun bermeditasi untuk mengembalikan mana miliknya.


setelah mana lamiel penuh lamiel pun berdiri dan berjalan menuju ke salah satu rak buku di kamarnya.


lamiel melihat buku yang berada di rak paling atas,lamiel uang masih memiliki tubuh kecil pun tidak bisa menjangkaunya,jadi lamiel pun menciptakan sebuah pijakan yang terbuat dari angin.


lamiel menaiki angin tersebut seperti menaiki tangga,setelah sampai di atas lamiel mengambil salah satu buku disana,buku tersebut memiliki judul 'cara membuat skil' tulis di sampul buku tersebut.


hampir semua kamar yang ditinggali pangeran dan putri memiliki ini,agar kelak mereka bisa menciptakan skil sendiri.


lamiel pun membaca buku tersebut dengan tenang seperti seorang Sage yang berada dalam perang.


setelah membaca semua halaman dari buku tersebut lamiel pun mengembalikan buku tersebut ke rak nya.


"sepertinya membuat skil disini akan berbahaya,juga dengan tubuhku yang sangat kecil akan membuat diriku tidak bisa menahan efek sampingnya."kata lamiel dengan senyum kecut.


"10 tahun,10 tahun lagi tubuhku akan sanggup menahan efek samping dari pembuatan skill,bahkan bila aku melepas segel yang di berikan oleh teas,aku tidak yakin bisa menyegelnya kembali,lebih buruknya lagi seorang dewa malah datang kesini untuk menyeret ku ke neraka kembali."batin lamiel sambil membayangkan pertempuran nya dengan dewa.

__ADS_1


setelah itu lamiel pun memutuskan untuk pergi ke hutan belakang rumahnya,ia kesana diam diam sambil menggunakan mana pendeteksi ya agar ia tidak ketahuan.


setelah sampai di hutan lamiel langsung membuat pijakan dari angin di bawah kakinya,setelah itu pijakan tersebut terbang masuk kedalam hutan yang sangat lebat.


lamiel ingin berlatih menggunakan bola mana dan memaksimalkan potensi bila mana.


jadi ia ingin berlatih agak lama sebelum malam,karena sekarang keributan telah terjadi di istana,karena lamiel hilang lagi,seperti biasa para penjaga di salahkan oleh kapten mereka dan para penjaga tersebut menjadi membenci lamiel karena membuat mereka dihukum hampir setiap hari.


"aku membenci mu pangeran lamiel."umpat semua penjaga yang di hukum oleh kapten mereka.


jika kekaisaran tahu apa yang di pikirkan oleh penjaga itu maka itu akan menjadi kata kata Terakhir mereka.


"aaaaachuu!"


"sepertinya aku sedang di bicarakan."kata lamiel yang sedang berada di sebuah gua yang sangat luas,tapi banyak batu batu lancip yang berada di atap atap dan di sekitar Dinding.


lamiel saat ini sedang mengendalikan 10 bola mana kecil,ia berusaha mengecilkan bola man tersebut hingga seukuran batu kerikil.


bola mana itu pun mengecil secara perlahan dan menjadi seukuran kepalan tangan lamier.


"belum,belum cukup."kata lamier yang sudah berkeringat.


setelah cukup lama lamier akhirnya bisa mengecilkan bola mana itu sebesar kerikil.


"mari kita coba daya serang nya."kata lamier lalu melemparkan salah satu bola itu ke dinding gua.


wushh!!


bola mana itu terbang dengan cepat dan menabrak dinding gua dengan sangat keras.


bomm!!


di balik debu seorang anak kecil dengan rambut berwarna hitam legam serta memiliki wajah yang tampan agak lucu terlihat dari balik debu dengan sebuah 9 cahaya dibelakang anak kecil itu.


"sepertinya kerusakannya jauh lebih besar dari pada saat bentuknya lebih besar."anak kecil itu adalah lamiel yang sedang mengetes kekuatan dari bola mana yang di beri lebih banyak tekanan dari pada bola mana ukuran biasa.


"bola mana itu akan meledak saat bersentuhan dengan sebuah objek,apakah bola mana bisa meledak sebelum menyentuh objek,oke akan ku coba."kata lamiel.


lalu salah satu bola mana pun terbang menjauh dari lamiel,saat bola mana tersebut sudah sangat jauh lamiel pun mencoba meledakkannya.


bomm!!


sebuah ledakan terjadi lagi,gua tersebut berguncang sangat kuat membuat batu tajam di langit langit runtuh,lamiel yang menyadari itu tanpa sadar membuat sebuah pelindung di atasnya dengan bola mana.


bruk!bruk!bruk!


batu batu lancip berjatuhan ke tanah membuat beberapa lubang kecil di tanah itu,debu bertebaran membuat pandangan menjadi susah.


lamiel mengira ia akan terluka karena kejatuhan batu ternyata baik baik saja,ia mengalihkan perhatiannya keatas dan melihat sebuah pelindung terbuat dari mana di atas lamiel,di dalam pelindung itu terdapat 8 inti yang terang seperti menjelaskan bahwa 8 inti tersebut yang membuat pelindung.


lamiel kaget melihat itu,pada awalnya ia hanya membayangkan sebuah pelindung melindunginya,tapi tanpa di sangka bola mana yang kecil itu membuat pelindung seperti yang lamiel bayangkan.

__ADS_1


"eh,ternyata bola mana juga bisa begitu."kata lamiel dengan ekspresi yang sulit di jelaskan.


lamiel pun ingin mencoba membayangkan pelindung itu kembali menjadi bola mana,dan 8 inti pelindung tadi langsung berpisah membuat pelindung tadi hilang.


lamiel membuka matanya dan melihat 8 bola mana kecil dengan ekspresi yang agak kecewa.


"jika memang bola mana bisa seperti ini maka aku hanya harus berlatih menciptakannya dengan cepat dan mengubahnya menjadi apa yang ku inginkan,dan tidak perlu membuat skil imajinasi."kata lamiel dengan senyum masam.


setelah itu lamiel pun mengubah 8 bola mana tersebut menjadi 7 elemen biasa dan 1 elemen khusus.


elemen api,air,tanah,petir,angin,cahaya, kegelapan,dan gravitasi.


lamiel memang sengaja menciptakan 7 elemen yang biasa ada di dunia sedangkan elemen gravitasi ia hanya ingin iseng agar ia bisa bertambah kuat walau sedang berjalan.


"Hem,tidak buruk."


lamiel puas dengan semua itu dan lamiel pun mengganti elemen secara bertahap agar ia bisa instan imagination sedangkan untuk sihir gravitasi lamiel berniat untuk memasukannya ke dalam tubuhnya dengan gravitasi 10 kali.


setelah puas dengan semua itu lamiel pun menghilangkan bola mana itu kecuali bola gravitasi.


lalu bola gravitasi pun datang ke lamiel,lamiel pun menangkapnya dan dan memasukannya kedalam dada nya.


deg deg!


jantung lamiel serasa tidak berdetak,ia merasakan sebuah kekuatan seperti menekannya bahkan ia kesulitan bernapas bahkan hampir terjatuh karena kekuatan gravitasi.


setelah beberapa saat lamiel merasakan sebuah kekuatan aneh meresap ke dalam dirinya,bahkan rantai yang menyegelnya pun langsung menampakan dirinya untuk menghalau kekuatan aneh tersebut.


suara rantai terdengar dari tubuh lamier yang menutupi semua anggota badan lamiel,membuat lamiel kaget karena rantai yang menyegel kekuatannya tersebut belum pernah muncul sama sekali,bahkan lamiel mengira tidak akan muncul.


setelah itu rantai yang menyegel lamiel pun melonggar,membuat kekuatan aneh yang menyerangnya semakin kuat,lamiel bahkan sudah berlutut di tanah.


saat lamiel sedang merasakan hal yang belum pernah ia rasakan bahkan lamiel berpikir bahwa siksaan neraka lebih baik dari pada ini.


itu karena jiwa lamiel sedang di cabik cabik oleh energi aneh itu,hal itu membuat lamiel merasakan sakit yang sangat sakit karena jiwa lamiel belum pernah di siksa dan hanya tubuh fisik lamiel yang disiksa.


saat lamiel akan kehilangan kesadaran,sebuah bola hitam menuju kearahnya, bola tersebut dengan cepat berada di depan lamiel yang sedang berlutut,bola hitam itu seukuran dengan kepala lamiel.


tanpa aba aba bola hitam itu hendak masuk kedalam tubuh lamiel,tapi saat bola hitam itu akan menyentuh lamiel,rantai segel yang melonggar itu pun langsung melahap bola hitam yang ingin memasukinya.


merasakan ada yang tidak beres bola hitam itu ingin pergi,tapi sudah terlambat rantai yang menyegel tubuh lamier sudah melahap nya hingga bola hitam itu pun lenyap di serap oleh rantai yang menyegel lamiel.


merasakan bahwa tubuhnya tidak sakit lagi lamiel pun bernapas lega.


"hah,hah,hah,hah."lamiel terengah-engah setelah menahan rasa sakit yang sangat sakit di dalam kehidupannya.


setelah menyesuaikan nafasnya,lamiel pun melihat rantai yang sedang melilitnya itu kembali menjadi kokoh dan bahkan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


"sungguh pengalaman yang buruk,mulai sekarang aku tidak akan macam macam dengan elemen khusus,beruntung ada rantai penyegel yang menyelamatkanku jika tidak jiwa ku pasti akan hancur."kata lamiel sambil mengelus dadanya,lalu lamiel pun pergi dari sana dengan bola mana yang di bentuk menjadi sebuah tempat tidur dan lamiel pun rebahan disana.


"aku akan pulang hari ini sudah cukup,aku tidak akan berlatih besok,aku akan jalan jalan di kota,agar saat aku mengajak seorang teman aku bisa memberitahu tempat tempat menarik."

__ADS_1


"itu pun jika aku punya teman."kata lamier dengan senyum lembut.


bersambung……


__ADS_2