Bocah Neraka

Bocah Neraka
kebersamaan


__ADS_3

"apa dia punya kepribadian ganda."batin lamiel sambil melihat mereka bertiga memasak.


"ngomong ngomong anak anak lain ada dimana."tanya lamiel.


"Laxus Maxus dan Waxus sedang lari pagi,grilize Anastasia dan lonely sedang berbelanja,lalu yang lainnya sedang bermain di hutan."kata milsia memberi tahu lamiel.


"apa Lenka juga sedang bermain."tanya lamiel.


"iya."


"ooh."kata lamiel lalu berpikir untuk memberikan gelang gravitasi kepada mereka semua.


"kalian bertiga,setelah memasak ajak grilize Anastasia dan lonely untuk pergi ke hutan ajak Laxus dan saudaranya bila kalian bertemu."kata lamiel sambil berdiri,menghiraukan ketiga gadis itu


"aku mau pergi dulu,ada pengumuman penting untuk kalian."kata lamiel sambil pergi.


"oh iya,bila kalian ingin latihan fisik di hilangkan maka datanglah."sambung lamiel.


"--"


mendengar bahwa latihan fisik yang membuat mereka pingsan selama seharian itu di hilangkan mereka bertiga kaget sampai tidak bisa berkata apa apa.


 ---


setelah sampai di hutan,lamiel pun mencari anak anak lain menggunakan mana pencari,lamiel pun mengetahui keberadaan mereka yang sedang bermain kejar kejaran,mereka tampak bahagia dengan Lenka sebagai pengawasnya.


lalu lamiel pun mendekati lenka yang sedang duduk di atas pohon mengawasi teman temannya itu,ia berniat melompat tapi tidak bisa melompat tinggi karena masih memakai alat gravitasi,jadi lamiel pun memanjat pohon itu dengan hati hati tanpa suara


"apa yang kau lakukan di sana Lenka."kata lamiel di telinga Lenka.


"uwaaa."


"kau membuat jantung ku copot lamiel."kata Lenka yang melihat lamiel yang mengagetkannya.


"baru sepertu ini kau sudah kaget,kau semakin lemah ya Lenka."kata lamiel.


"berisik."


"ya ya."kata lamiel lalu ikut duduk di sebelah lenka sambil melihat teman temannya yang bermain.


"mereka terlihat sangat senang."kata lamiel.


"tentu saja,mereka masih anak kecil,masih terlalu dini untuk menjadi dewasa."


"apa kau mau ikut bermain."tanya lamiel.


"tidak,aku tidak tertarik."kata Lenka dengan nada dingin.


"kau ini jangan terlalu kaku,kau sendiri masih kecil,jika kau sudah dewasa kau tidak akan bisa bermain main lagi,lihatlah mereka,terlihat menyenangkan bukan."kata lamiel sambil memegang wajah Lenka sambil memperlihatkan teman temannya.


"iya iya lepaskan tangan mu."kata lamiel sambil melepaskan tangan lamiel.


"oh Lenka biar ku beri satu peringatan untukmu."kata lamiel menjadi serius.


melihat lamiel serius Lenka pun ikut serius karena suasana.


"jangan kau sia sia kan masa kecil mu,karena kau tidak akan bisa mengulanginya lagi."


"tapi ini Masa kecil keduaku."kata Lenka dengan linglung


"eh??"


mendengar ini masa kecil kedua Lenka lamiel menjadi ingat bahwa Lenka adalah seorang reincarnator yang bereinkarnasi ke dunia ini,lamiel tidak bisa berkata apa apa dan hanya membatu,lalu lamiel menggelengkan kepalanya dan berpikir untuk membantah kata kata Lenka.


tapi lamiel tidak menemukan kata kata yang tepat untuk membantah Lenka,jadi ia pun langsung turun dari atas pohon dan pergi meninggalkan Lenka.


"sial di sangat pintar."batin lamiel dengan muka kesal.


lalu lamiel pun ikut kejar kejaran,tentu kecepatan lamiel tidak begitu cepat bahkan terkesan lambat membuat mereka semua menikmati bisa menikmati permainan.


"andai saja aku bisa berlari,tapi entah kenapa gelang ini tak bisa di lepaskan,nanti akan ku tanyakan pada lamiel."kata Lenka sambil duduk dengan wajah kecewa.


sebenarnya ia juga ingin bermain tapi gelang gravitasi membuat ia susah bergerak,bahkan saat pertama kali ia menggunakan gelang ini ia hanya berlatih berjalan mengitari vila sekali dan langsung pingsan.


"beruntung aku masih bisa menggunakan sihir untuk mengangkat Ku ke atas,aku itu masih memiliki harga diri yang tinggi mana mungkin aku bisa terlihat lemah di hadapan semua orang."batin lenka.


"ya sudah lah,sebaiknya aku akan berlatih meninju disini."kata lamiel lalu meninju Ninju angin di depannya.


tak lama kemudian para gadis dan trio xus pun datang,melihat semua temannya telah berkumpul lamiel pun menyuruh mereka duduk di hadapan lamiel.


Lenka yang melihat itu pun juga menjatuhkan dirinya ketanah dan berjalan dengan bersusah payah,karena gelang gravitasi tidak berpengaruh pada daerah sekitar.


melihat Lenka yang bersusah payah dalam berjalan lamiel pun bertanya pada Rigel.


"Rigel apa yang terjadi dengan lenka."


"ntah,dari tadi ia sudah bersusah payah saat berjalan,mungkin karena anda telah menghajarnya kemarin,atau mungkin cidera?"


"jadi begitu."


tak lama Lenka sampai di sana dan duduk di sebelah vaws.


"ada apa lamiel."tanya Lenka yang sudah duduk.


"hari ini aku ingin bertanya pada kalian,apa kalian ingin bertambah kuat tanpa berlatih??"


??!!


mendengar kata kata lamiel mereka kaget kecuali Lenka.


lalu Laxus mengangkat tangan nya dan bertanya.


"memangnya itu bisa di lakukan."tanya Laxus.


"ya tentu saja bisa,tidak ada yang tidak bisa di lakukan olehku."


"y-ya."

__ADS_1


"lalu bagaimana caranya lamiel san."tanya Maxus.


mendengar pertanyaan Maxus lamiel pun mengeluarkan gelang gravitasi di cincin penyimpanannya.


"gunakan ini,masing masing 1 bila kurang tambah lagi satu."kata lamiel.


kemudian mereka semua mengambil gelang itu satu persatu.


"apa benar gelang aneh ini dapat membantu kita lamiel san."tanya Vione sambil memasang gelang itu di tangan nya.


lalu Vione pun merasakan sebuah tekanan yang mirip dengan tekanan yang di berikan lamiel kemarin tapi ini jauh lebih lemah,melihat Vione yang kaget bukan main lamiel menyeringai,bahkan Vione merasa matanya ingin melompat keluar karena kaget.


"ini adalah gelang gravitasi,gelang yang baru saja ku buat dengan gelang ini kalian bisa bertambah kuat bahkan saat sedang berjalan,setiap gelang memiliki gravitasi 2 kali lebih berat,ini adalah ganti dari latihan fisik yang ku buat kemarin,bagaimana apa kalian masih mau."tanya lamiel dengan seringaian yang semakin lebar.


melihat senyuman atau seringaian lamiel yang semakin lebar,teman teman nya pun mulai ragu sampai vaws berbicara.


"kenapa tidak di coba,sepertinya ini lebih baik dari pada latihan kemarin,tunggu apa kemarin benar benar di sebut latihan?"


mendengar perkataan vaws,mereka menjadi yakin bukan karena ingin bertambah kuat tapi yakin tidak ingin menjalani pelatihan kemarin lagi,itu telah tertanam kan di otak mereka.


"jadi apa kalian setuju?"


"baiklah aku akan melakukan nya."kata Laxus


"kami juga."kata adik adiknya.


dan di susul oleh yang lainnya membuat mereka semua setuju dengan pelatihan dari lamiel,karena sudah setuju mereka pun memasang gelang itu di tangan mereka, seperti Vione ekspresi yang lainnya kaget karena tubuh mereka menjadi lebih berat dari sebelumnya.


"lamiel san ini apa yang terjadi."tanya Rigel merasa tubuhnya menjadi sangat berat,itu karena dari awal tubuh Rigel sudah besar di tambah dengan gelang gravitasi bibit badan Rigel juga bertambah lebih banyak dari pada yang lain.


"inilah gelang gravitasi,bagaimana hebat bukan."kata lamiel.


"iya ini benar benar hebat."kata Vione yang kagum dengan lamiel.


"lamiel san apa aku boleh melepas gelang ini,tubuh ku menjadi sangat berat."kata grilize sambil kesusahan untuk berjalan.


"eeeh,grilize apa mungkin kau bertambah gemuk."tanya Anastasia sambil melihat perut grilize.


lalu Anastasia menyentuh perut grilize sambil menyubit memperlihatkan lemak lemak kecil.


"a-apa yang kau lakukan Anastasia."kata grilize yang berusaha melepaskan diri dari Anastasia.


melihat grilize mencoba melawan Anastasia pun mencengkram grilize dengan lebih kuat supaya tidak bisa lepas dari grilize.


"berhenti mengganggu nona."kata Leona yang langsung melompat ke arah mereka bertiga.


dan terjadilah pertengkaran antara mereka bertiga.


"mereka terlihat bersenang senang."kata lonely melihat mereka bertiga.


"apa nya yang bersenang senang,bukankah Leona sedang mencoba membunuh Anastasia."batin Vegas dan vigas merasakan niat membunuh Leona.


"sudah sudah biarkan saja mereka,lagipula Anastasia tidak akan mati dengan mudah."kata lamiel.


"jadi bagaimana cara melepaskan gelang ini lamiel."tanya Lenka yang ingin melepaskan beberapa gelang.


"oi Lenka,apa kau benar benar tidak tau cara melepaskannya."tanya lamiel melihat Lenka yang sedang serius.


"oke oke,cara melepaskan gelang itu adalah dengan menghancurkannya dengan kekuatan fisik mu."kata lamiel.


"tunggu kekuatan fisik?apa tidak bisa menggunakan sihir saja."tanya Lenka.


"tidak bisa,ya anggap saja jika kau mampu menghancurkan gelang itu dengan kekuatan fisik maka latihan kalian akan berakhir dan tidak perlu lagi memakai gelang gravitasi,gelang itu bisa menyerap kerusakan setingkat dengan mana king,karena itu gelang ini bisa jadi penyelamat hidup kalian,gunakan dengan bijak."kata lamiel dengan asal.


"dapat menahan serangan tingkat mana king!!!"


"oi lamiel apa benda ini benar benar bisa di andalkan."


"apa benda ini bisa menahan serangan tingkat mana king."


hampir semua orang mengerumuni lamiel kecuali Lenka milsia dan grilize.


Lenka terlihat mematung karena perkataan lamiel,meskipun Lenka sudah bisa bersaing dengan mana king namun mengalahkan mereka hampir mustahil,karena perbedaan kekuatan dan jumlah mana.


tapi tak lama kemudian Lenka menyadari suatu hal membuat ia seperti tersengat listrik.


"tunggu bila ini bisa menahan serangan mana king,maka jika ingin menghancurkan benda ini kau harus berada di mana emperor,bukankah ini sama saja dengan menipu orang dasar sialan."kata Lenka sambil melihat lamiel yang di kerumuni teman temannya.


dan sepertinya bukan hanya Lenka yang menyadarinya,milsia dan grilize pun juga menyadari itu membuat mereka mematung.


untuk sebagian orang menjadi orang yang kuat merupakan cita cita mereka,namun karena keterbatasan bakat membuat mereka menyerah dan hanya bisa mencapai mana soul,menjadi mana king merupakan hal yang sangat di inginkan oleh banyak orang.


mereka akan di hormati dan dapat mendirikan kerajaan dengan beberapa syarat tertentu,bahkan di akademi white sky hanya terdapat 15 petinggi dengan kekuatan mana king membuat praktisi mana king menjadi praktisi tingkat tinggi.


tapi sekarang mereka harus memiliki kekuatan setara mana emperor untuk menghancurkan gelang itu,mungkin mudah bagi Lenka untuk mencapainya tapi tidak bagi yang lainnya.


lalu tak lama kemudian Lenka pun berdiri dan berjalan dengan lambat kearah lamiel.


"tolong minggir sedikit."kata Lenka sambil mendorong beberapa temannya.


melihat Lenka yang mendekat lamiel pun bertanya.


"ada apa lenk--"kata kata lamiel terhenti saat Lenka meninju muka lamiel terlempar kebelakang.


"apa yang kau lakukan Lenka."tanya Vione di dekatnya.


Lenka mengacuhkan Vione dan melihat ke sekumpulan debu yang menghalangi tubuh lamiel,tak lama debu itu menghilang memperlihatkan lamiel yang mengkurap di tanah,lalu lamiel pun bangun dari mengkurpanya dan bertanya pada Lenka.


"apa yang kau lakukan Lenka."tanya lamiel sambil mengelus ngelus pipinya.


"ugh,sudah lama aku tak merasakan pukulan mu."kata lamiel yang melihat Lenka masih membeku di hadapannya,lalu Lenka pun berbicara.


"lamiel apa maksudnya ini."tanya Lenka.


"kebalik woi seharusnya kau yang bertanya seperti itu."teriak lamiel.


"bukan itu maksudku,yang ku maksud adalah apa kau berniat membuat mereka semua menjadi mana emperor."tanya Lenka dengan muka serius.

__ADS_1


mendengar perkataan lenka yang lainnya menjadi bingung dengan perkataan Lenka.


sedangkan lamiel mukanya juga menjadi serius,tak lama ia duduk di sana di susul oleh Lenka yang ikut duduk,lamiel juga mengisyaratkan yang lainnya untuk duduk.


"baiklah Lenka,semuanya sudah siap,coba ulangi kata kata mu tadi bersamaan dengan alasannya."kata lamiel membuat mereka semua menjadi tegang.


"lamiel,apa kau berniat membuat mereka menjadi mana emperor."tanya Lenka membuat teman temannya bingung.


"alasannya."


"karena gelang ini hanya bisa di hancurkan oleh mana emperor."kata Lenka sambil menunjukan 4 gelang di tangannya.


'


melihat 4 gelang Lenka lamiel pun mendongkak keatas,melihat langit pagi hari yang cerah dengan sedikit berwarna jingga.


"tidak,aku tidak berniat membantu mereka,tapi mereka juga teman temanku mana mungkin teman tidak saling membantu."kata lamiel sambil tersenyum tulus.


melihat senyum tulus lamiel Lenka menjadi kesal dan berteriak kepada lamiel.


"jawab jujur!!"


mendengar teriakan Lenka lamiel pun menjadi agak aneh,tapi ia tetap menjawab Lenka.


"kau tau Lenka,saat aku membuat gelang ini aku hanya berpikir untuk membuatnya tanpa tau cara melepaskannya,jadi maaf."kata lamiel sambil menggaruk kepalanya terlihat malu malu.


mendengar perkataan lamiel Lenka pun menjadi tenang,tapi tidak dengan tubuhnya,tubuh Lenka bergetar seperti kelebihan muatan dan tiba tiba tubuh Lenka berhenti bergetar.


melihat tubuh Lenka bergetar lamiel menjadi merasa aneh dengan tubuh Lenka,dalam tubuh Lenka seperti menahan sesuatu yang sangat berat,jadi lamiel pun bertanya.


"Lenka berapa gelang yang kau gunakan sekarang."kata lamiel.


"10."


!!!!


"haaaa!!


mendengar jawaban Lenka teman temannya pun kaget karena Lenka memakai 10 gelang gravitasi,padahal mereka hanya 1 gelang saja sudah kualahan apa lagi Lenka yang 10 gelang.


"Lenka yang benar saja,apa kau tidak merasa berat."


"Lenka apa itu bisa menambah kecepatan mu."


"Lenka kenapa kau memakai sebanyak itu."


pertanyaan demi pertanyaan membanjiri Lenka sampai sebuah pertanyaan dari grilize membuat mereka semua kaget.


"kenapa kau tidak hancur."kata grilize membuat mereka semua kaget.


"nona apa yang baru anda katakan."tanya Leona.


"Lenka bagaimana kau tidak hancur dengan beban sebanyak itu."kata grilize membuat semuanya menjadi bingung.


"boleh aku menjelaskannya."tiba tiba lamiel bersuara membuat suasana hening.


"silahkan."kata Laxus.


"duduk dulu."kata lamiel menyuruh mereka duduk,lalu mereka semua duduk


"apa kalian tau salah satu skil bernama body counter."tanya lamiel.


tapi mereka semua menggelengkan kepalanya.


"biar ku jelaskan,body counter merupakan skil yang dapat menguatkan tubuh pemiliknya,cara mengaktifkannya terlihat mudah namun sebenarnya sangat menyakitkan,orang yang mempunyai skil ini harus menerima serangan fisik murni tanpa ada energi lain,body counter juga bisa di gunakan untuk menangkis berbagai kondisi tertentu seperti sekarang dimana Lenka dapat bertahan dari tekanan karena body counter, Lenka protes terhadap lamiel karena telah membocorkan salah satu rahasianya.


"Laxus."kata lamiel seperti tanpa dosa.


"eh!,tu-tunggu Lenka,aku hanya terbawa suasana."kata Laxus takut akan Lenka yang mungkin akan memukulinya.


"hah,ya sudahlah,grilize apa kau sudah puas."kata Lenka sambil memandang grilize.


"ba-baik."


"lagi pula kenapa kau menanyakan ini."kata Lenka.


"maaf,aku hanya penasaran,aku tidak berniat membuka rahasia mu,jadi maaf Lenka."kata grilize sambil menunduk.


"baik baik."kata Lenka lalu mengalihkan pandangannya ke lamiel dan bertanya.


"dan lamiel kau membawa berapa gelang."tanya lenka


"rahasia."kata lamiel lalu berdiri.


"karena semuanya disini ayo kita bermain."kata lamiel terlihat bersemangat.


"tunggu kenapa kau terlihat bersemangat."batin Vegas.


tapi anehnya yang lainnya pun bersemangat bahkan Lenka pun juga bersemangat.


"a-apa ini,"batin vegas melihat itu.


"kak ayo,nanti ditinggal Lo."kata vigas meninggalkannya dan berlari menuju lamiel.


"hmp,lebih baik kita bermain sendiri ayo Leona."kata grilize pergi dari sana tapi Vione menghentikannya.


"jangan pergi grilize,lebih baik kita ikut bermain."kata vione.


"tidak mau lepaskan,aku ingin bermain sendiri."kata grilize sambil berusaha melepaskan dirinya.


"sudah lah ayo cepat ikut."kata vione sambil menyerat grilize.


"Leona bantu aku."


"ba-baik."


lalu Leona pun berusaha menarik tubuh grilize agar terlepas dari Vione tapi gagal membuat Leona juga ditangkap oleh vione dan di seret seperti mainan.

__ADS_1


dan mereka semua pun bermain tanpa beban seperti anak anak pada umumnya.


bersambung……


__ADS_2