Bocah Neraka

Bocah Neraka
dipaksa


__ADS_3

keesokan hari.


lamiel bangun pagi pagi,ia ingin pergi dari istana.


tapi usahanya gagal karena Mils telah berada di depan pintu kamarnya.


"kau mau kemana pangeran."kata Mils sambil menyeringai.


"to-toilet."kata lamiel.


"ho,mari ku antar."kata mils.


"ya."kata lamier lalu berjalan santai ke toilet.


"bagaimana caraku untuk bisa keluar dari sini,sepertinya hari ini aku akan sangat membosankan kata lamiel lalu masuk ke dalam toilet.


setelah itu lamier pun memutuskan belajar skil yang bisa menghilangkan keberadaan nya kalau bisa tubuh fisiknya.


setelah dari kamar mandi lamiel pun kembali ke kamarnya.


karena masih terlalu pagi,sekitar pukul lima sedangkan biasanya ia bangun pukul 8 masih ada 3 jam lagi sebelum sarapan.


"skil yang bisa menghilangkan hawa keberadaan."kata lamiel.


"sepertinya skil tersebut cukup jarang."


"dari pada menggunakan skil bukankah lebih baik merasakan hawa keberadaan dan mengendalikannya."kata lamiel.


"patut di coba."kata lamiel lalu ia pun melakukan sikap lotus.


ia sangat fokus,ia mencoba merasakan keberadaan sebuah makhluk di dalam kamarnya.


saat sedang mencoba merasakan hawa keberadaan ia pun secara tidak sengaja mengeluarkan Mana miliknya.


membuat mana tersebut menyebar ke penjuru kamar miliknya,saat mana tersebut mengenai sesuatu Maan tersebut memantul dan kembali ke dalam diri lamiel.


merasakan sebuah getaran mana menyentuhnya lamier pun merasa aneh,ia menjadi tahu benda apa yang menyentuh mana tersebut sampai bisa membuatnya kembali.


"mana."


"saat aku ingin merasakan hawa keberadaan mana ku keluar dengan sendirinya dan mana yang keluar itu kembali menciptakan getaran serta letak sebuah benda."batin lamiel.


"tapi itu hanya benda,yang ku butuhkan adalah hal yang bisa merasakan hawa keberadaan makhluk hidup."


"aku akan mencobanya kembali."kata lamiel lalu memejamkan matanya.


ia pun mulai mengeluarkan sedikit mananya untuk mencari energi kehidupan.


sebuah cahaya kecil redup keluar dari tubuh lamier,mereka mengambang ngambang di dekatnya seperti mencari sesuatu,sampai salah satu cahaya itu terbang dengan cepat ke sebuah arah.


arah yang dituju itu ada seekor tikus sedang merayap.


cahaya itu pun menyentuh tikus tersebut,saat cahaya itu menyentuh tikus Cahya itu memantul dan kembali kepada lamier.


lamiel yang merasakan mananya ke dalam tubuhnya pun mengetahui letak berbagai makhluk hidup yang ada di kamarnya.


tak lama kemudian banyak cahaya kecil itu pun kembali padanya membuat lamiel merasa di hantam oleh sesuatu membuat dirinya jijik.


"sepertinya ini agak tidak berguna."kata lamiel sambil tersenyum kecut.


"tunggu bila mana bisa di kontrol seperti itu bukankah aku bisa merubah mana menjadi sebuah elemen."kata lamiel.


"sepertinya bisa di coba."


lamier kembali memejamkan matanya,ia mencoba mengendalikan mana miliknya.


pertama ia membuat sebuah bola mana,lalu bola mana tersebut di ubah menjadi bentuk kotak,lalu segitiga,prisma,lamier melakukan itu berulang kali sampai ia bisa merubah secara bergantian selama 5 detik.

__ADS_1


"sepertinya mana masih bisa di bentuk,itu meningkatkan keberhasilan,mari kita coba seberapa besar kerusakannya."kata lamiel lalu ia menyerang tangan nya sendiri.


wush!


blarr!


Mana tersebut membuat sebuah memar merah di tangan lamier,serta lamier merasa seperti di sengat oleh listrik.


"kerusakannya lumayan,bila manusia biasa terkena Serangan ini pasti tubuhnya sudah memiliki lubang yang cukup besar."kata lamiel.


setelah itu lamier pun mencoba membuat air dari mana nya.


sebuah mana berbetuk bulat tercipta di depan lamiel,karena lamier tidak tahu apa pun tentang air yang ia tahu air adalah sebuah minuman dan tempat para ikan jadi lamier hanya membayangkan sebuah air dan mengirim bayangan itu kedalam bola mana di depannya.


tak lama kemudian bola mana di depannya menjadi sebuah bola air,hal tersebut membuat lamier kaget.


"bukankah ini terlalu mudah,kenapa aku tidak terpikirkan dari dulu."kata lamiel dengan wajah suram.


tok!tok!tok!


"pangeran lamiel sudah waktunya sarapan."seorang pelayan mengetuk pintu lamier untuk membangunkannya karena mereka masih menganggap lamiel anak kecil.


"ya."kata lamiel lalu pergi keluar kamar.


"selamat pagi pangeran." kata pelayan tersebut.


"selamat pagi."kata lamiel lalu pergi meninggalkan pelayan tersebut.


lamiel pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


setelah membersihkan diri lamier pun mengganti bajunya menggunakan baju khas keluarga kekaisaran berwarna biru tua polos.


setelah mengganti bajunya lamiel pun menuju ke bawah untuk sarapan bersama ibunya dan gurunya Mils.l


"selamat pagi ibunda."kata lamiel dengan hormat.


"baik."kata lamiel lalu duduk di kursi dekat ibunya itu.


"lamiel,hari ini aku akan memberitahukan hal penting untuk mu."kata lica.


"apa itu ibunda."


"mulai Minggu depan aku akan menyekolahkan mu di akademi white sky."kata ratu lica.


lamiel kaget dengan perkataan ibunya dan menjawab sambil berdiri.


"a- tunggu dulu ibunda,kenapa tiba tiba ingin mengirim ke ke akademi,aku baru berumur 5 tahun Lo."kata lamiel dengan panik.


"meskipun kau berumur 5 tahun kata kakek Mils kau sudah tertidur saat pelajaran pertama,dan jika diteruskan maka kau akan selalu tertidur atau bahkan membolos,aku tidak yakin Omelan Mils kemarin kau ingat atau tidak."kata ratu lica.


"jadi agar kau tidak menjadi anak nakal aku akan menyekolahkan mu di sekolah white sky."lanjut lica.


"tapi bukankah itu terlalu cepat,aku bahkan belum bisa menggunakan sihir."kata lamiel


"tenang saja kau akan belajar disana."kata lica membuat lamiel semakin putus asa.


"ta-tapi tapi."


"tidak ada penolakan kau akan dikirim seminggu kemudian."kat lica dengan suara dingin.


"ba-baik."


setelah perdebatan itu lica lamiel dan Mils pun makan bersama.


setelah sarapan lamiel di suruh untuk bersiap siap,ia tidak akan di beri pelajaran atau dengan kata lain ia bebas di dalam istana bahkan ia boleh berjalan jalan di kota asal membawa pengawal.


karena setelah itu lamiel akan di kirim ke akademi sebuah tempat belajar dengan aturan yang sangat ketat seperti di penjara.

__ADS_1


karena lamiel tidak tahu harus melakukan apa ia pun ingin mencoba mengetes fisiknya.


jadi lamiel pergi kehutan tempat biasanya ia dulu berlatih sihir dasar.


setelah sampai di hutan lamiel pun mencoba meninju salah satu pohon dengan kekuatan yang sedikit.


"yang ini sajakah."


kata lamier lalu meninju pohon itu,tapi bukannya pohon itu tumbang seperti ekspetasinya pohon itu masih kokoh tak bergetar sedikit pun.


"eh."


"bagaimana bisa,bukankah dengan sedikit kekuatan harusnya bisa menumbangkan pohon besar ini."kata lamiel.


lalu lamier ingat teas pernah berkata.


"aku akan menyegel 99% mana dan kekuatan mu."


"si sial*n itu ia berhasil menipuku ya, padahal aku menyuruhnya menyegel mana ku bukan kekuatan fisik ku."kata lamiel dengan ekspresi geram.


"lihat saja suatu hari nanti aku akan menghajar mu sampai babak belur."kata lamiel


"aaacchuu."


"brrrr."


"apa ini sepertinya ada yang sedang membicarakan ku."kata teas yang sedang duduk di gazebo sebuah istana megah.


"jika fisik ku melemah apakah aku sudah tidak bisa beregenerasi."kata lamiel.


lalu ia mencoba menciptakan sebuah pedang angin yang dibuat oleh mana lamier.


"aku baru sadar ternyata mana yang di beri imajinasi lebih bagus dari mantra sihir."kata lamiel.


"aku akan mencoba menggunakan kemampuan ini tanpa jeda."kata lamiel.


setelah itu lamiel pun langsung menebas tangannya hingga berdarah,tapi tak lam kemudian darah lamier pun berhenti dan luka lamier pun tertutup.


ia mencoba membuat luka yang lebih besar lagi,lamier membuka bajunya dan menebaskan pedang angin itu dari dada kanan atas Sampai kiri bawah.


lamier yang menebas dirinya sendiri pun merasakan sakit tapi tak sesakit yang ia alami di neraka bahkan ia hampir tak merasakan sakit saat ia di tebas.


bushh!


luka lamiel pun mengeluarkan asap dan pendarahan di dadanya langsung berhenti sedangkan di perut masih belum berhenti mengalir lambat seperti siput,tak lama pendarahannya berhenti dan lukanya sudah menutup bahkan tidak ada sebuah bekas luka.


karena masih belum puas dengan itu lamier pun mencoba memotong salah satu jari kakinya.


menghilangkan pedang angin itu,lamier berjongkok dan menciptakan pisau kecil dengan ketajaman yang luar biasa.


lamier memegang jari kelingkingnya dan memotongnya.


zingg!


jari lamiel terpotong dan darah keluar dari jari itu,pendarahannya tak kunjung berhenti karena yang lamier potong adalah tulang,untuk meregenerasi kan tulang akan memakan waktu yang sangat lama.


karena takut akan kehilangan banyak darah lamier pun membekukan jari kelingkingnya menggunakan cara membentuk bola mana.


"huf, ternyata regenerasi ku masih ada meskipun sangat lambat."


"tapi hal yang lebih mengejutkan lagi aku bisa membuat elemen es dari bola mana tersebut,padahal itu hanya bila man yang di campur dengan imajinasi,bukan imajinasi yang di campur dengan mana."kata lamiel sambil tersenyum.


merasakan hal ganjil lamiel bergumam.


"imajinasi di gabungkan dengan mana ku."


"sepertinya menarik."

__ADS_1


__ADS_2