Bocah Neraka

Bocah Neraka
teman yang baik


__ADS_3

"sebenarnya apa tujuanmu."kata Lenka sambil memandang lamiel di sebelahnya.


"kau tau,aku punya skil yang bisa melihat bakat dan informasi informasi penting yang di sembunyikan,saat aku melihat bakat mu,aku melihat kau memiliki bakat putih."


"tunggu putih."


"ya,kau pernah bilang bukan bakat di bagi menjadi lima warna hitam,biru,hijau,ungu,dan merah,tidak ada bakat berwarna putih,hanya kau yang memilikinya."


"tapi ada sebuah dongeng dimana orang yang memiliki bakat putih adalah orang yang masih netral,orang yang masih netral bisa memilih kelima bakat itu tapi ia juga bisa tidak memilih bakat dan menciptakan bakat miliknya sendiri,dan kau adalah salah satu orang yang memilikinya Lenka."kata lamiel sambil menatapnya.


"orang yang memiliki bakat putih memiliki kesempatan yang besar dalam mencapai berbagai hal,tapi pasti ada juga yang memanfaatkan mu untuk melakukan kejahatan,kau sekarang memiliki mental yang sangat rapuh,bila kau kehilangan orang kesayanganmu sekali lagi kau hanya akan jatuh dalam kegelapan yang tak berujung."


"dari pada kau mengalami hal seperti itu lebih baik aku yang memandumu."kata lamiel lalu duduk di sofa.


"suatu saat kau akan memiliki kekuatan besar,bahkan melebihi para dewa."kata lamiel yang matanya berubah menjadi merah tua.


"dulu aku melihat beberapa orang dengan bakat putih,bahkan teas juga memiliki bakat putih,apa mungkin bakat putih itu bakat para dewa,apa mungkin Lenka anak dari dewa."batin lamiel.


"apa kah itu benar."tanya Lenka.


"menurut pengalaman ku memang seperti itu."kata lamiel.


"hah,terserah kau lamiel."kata Lenka.


ia masih tidak percaya begitu saja pad lamiel,meskipun perkataannya meyakinkan tapi ia tetap tidak percaya.


"aku akan pergi kekamar untuk mengatur jadwal besok,bergembira lah Lenka kau akan kuberi jadwal khusus."kat lamiel pergi sambil melambaikan tangannya.


"iya,iya."


 


di halaman vila.


terlihat Vegas dan vigas sedang bersantai di gazebo depan vila.


"vigas bagaimana menurutmu mengenai lamiel."tanya Vegas.


"bila kau bicara tentang lamiel kepada ku pun aku juga tidak begitu tahu,yang ku tahu Lenka sangat menghormati lamiel,ia tampak memilki hak yang aneh kepada lamiel."kata vigas.


"menurutku si lamiel itu hanya sombong,aku tidak merasakan hawa berbahaya dalam tubuhnya,tapi ia pernah keretakan bahu lenka dalam sekali cengkraman,itu pun tidak menggunakan mana murni kekuatan fisik,latihan macam apa yang telah dilakukannya di umur yang sangat kecil itu,bahkan masih seperti balita."kata Vegas.


"entahlah Vegas,kita tunggu saja besok seperti apa latihannya besok."kata vigas.

__ADS_1


saat mereka berdua masih berbincang bincang sampai Anastasia dan lonely datang menghampiri mereka.


"vigas,Vegas bisa ikut kita sebentar."kata Anastasia.


"untuk apa."tanya mereka berdua.


"cepat ikut saja."kata Anastasia.


menerima desakan Anastasia Vegas dan vigas pun ikut Anastasia dan lonely.


mereka berjalan ke pekarangan vila di kiri vila.


disana terdapat lenka,milsia,Vione,trio xus(Laxus Maxus dan waxus),grilize,Leona,Rigel,vaws,glone,dan grif,mereka tampak sedang membuat Bakaran dengan sebuah besi yang disangga tongkat besi.


di bawahnya terdapat celah kosong untuk di jadikan tempat pembakaran,serta ada beberapa tusuk daging yang telah di beri bumbu siap di bakar.


"oh Vegas vigas kalian sudah datang."kata Lenka.


"tu-tunggu ada apa ini."tanya Vegas.


"tentu saja,kita berpesta."kata Lenka dengan ceria.


"berpesta?kenapa."


"bukankah yang meretakan bahu mu adalah lamiel."tanya vigas.


"tentu itu karena kalian,jika saja kalian lebih kuat dan tidak terluka parah bahuku tidak akan di retakan oleh lamiel."kata Lenka sambil tersenyum.


"ah,jadi begitu."batin mereka semua dengan muka gelap.


"serta mungkin besok adalah hari terakhir kita melakukan ini,karena besok akan ada latihan dari lamiel,dari pada hanya duduk dan tiduran di ranjang seharian lebih baik kita memasak barbeque."kata Lenka sambil mengangkat kedua tusukan BBQ lalu ia taruh di besi tadi.


"Leona gunakan sihir api mu di bawah sini."kata Lenka.


"eh,kenapa aku."tanya Leona.


"bukankah kau yang melemparkan bola api saat aku di jerat tanaman grilize."kata Lenka membuat Leona terkejut.


"bagaimana kau tau."tanya Leona sebab ia menggunakan itu secara diam diam tanpa ketahuan oleh siapapun tapi milsia juga menyadarinya.


"tentu saja aku tahu,di antara semua orang ini hanya kau grif glone dan lonely yang memiliki afinitas api,grif glone dan lonely sudah tumbang di dekatku dan saat mereka tumbang masih ada yang melancarkan serangan api,bila bukan kau siapa lagi,hantu vila?"kata Lenka membuat Leona tidak bisa mengelak.


"lagi pula kenapa kalian menyembunyikan hal hal seperti itu."tanya Lenka.

__ADS_1


"aku juga tidak tahu,hanya orang tua ku menyuruhku untuk merahasiakan elemen api."kata Leona.


"hoi Lenka apa kau tidak tahu bahwa elemen api itu elemen yang langka."tanya Laxus.


"tidak,bukankah semua dasar elemen tidak ada yang langka."


"hah."mereka semua menghela nafas.


"biar kuberi tahu ada beberapa elemen langka di dunia,yaitu petir angin api kegelapan,dan cahaya.


"perbandingan angin 1:10,petir 1:50 api 1:500 kegelapan 1:50000 cahaya 1:50000."


"yang biasanya di miliki orang orang adalah elemen common atau sihir sehari hari elemen tanah dan elemen air."kata Laxus menjelaskan.


"tapi ada juga kasus khusus dimana orang itu lahir dengan dua elemen dan elemen itu bisa di gabungkan atau di pisahkan,seperti grilize yang mempunyai elemen khusus tanaman,ada juga yang memiliki elemen debu,es,badai,kayu,dan lain lain."kata Laxus.


"heeeh,memangnya seperti itu."kata Lenka.


"ya,apa kau tidak tahu akan hal itu."


"ya,aku sama sekali tidak tahu."kata Lenka dengan senyum pahit.


"ah lupakan itu yang terpenting sekarang berpesta."


"yaaa."


 


"haaah,sebenarnya apa alasan teas mereinkarnasikanku ke dunia ini."gumam lamiel.


ia sedang tiduran di kasur miliknya,angin sepoi-sepoi dari arah jendela,aroma harum daging dan lezatnya keripik buah membuat ia nyaman berada di kamar.


"tunggu aroma harum daging."


menyadari hal yang janggal lamiel pun memutuskan untuk melihat kearah jendela.


setelah melihat di jendela ia melihat sekelompok anak kecil sedang berpesta makan daging dengan aroma harum itu membuat lamiel tergoda.


"tunggu bukankah tadi Lenka memintaku untuk menciptakan sebuah besi aneh tusukan dan meminta ku untuk mencari beberapa kelinci."batin lamiel.


"jadi itu tujuannya,setelah aku memberikannya semua itu ia tidak mengajak ku,sungguh teman yang baik,sangat baik."


barsambung……

__ADS_1


__ADS_2