Bocah Neraka

Bocah Neraka
hukuman


__ADS_3

keesokan harinya dini hari pukul 3.


lamiel berada di depan vila,sedang melakukan meditasi berniat baik tingkat sambil menunggu anak anak lain bangun.


tak lama kemudian dalam tubuh lamiel terdengar sebuah letupan kecil.


blop!


Liquid mana tingkat 2.


tak sampai di situ lamiel masih terus bermeditasi hingga beberapa menit kemudian letupan kecil terdengar lagi.


blop!


Liquid mana tingkat tiga.


lamiel terus menerobos sampai tingkat lima,ia berhenti saat melihat Lenka keluar vila pukul 4 pagi.


"Yo Lenka,baru bangun."kata lamiel dengan muka datar.


"lamiel apa yang kau lakukan disini sepagi ini."tanya Lenka.


"bukankah sudah ku bilang,bangun pukul 3 pagi."kata lamiel dengan mata mengkilat,lalu lamiel tiba tiba menghilang.


buk!


sebuah pukulan mengenai perut Lenka.


whuss!


angin berhembus di balik punggung Lenka karena kekuatan tinju lamiel.


"akh."


tubuh Lenka terbang sampai di depan vila.


"apa yang di lakukan di lami-."kata kata Lenka terhenti saat ia melihat sebuah pukulan yang mengarah ke wajahnya,dan entah mengapa Lenka tiba tiba menggunakan time fokus yang pernah ia gunakan untuk melawan lamiel di dekat kota.

__ADS_1


di mata Lenka waktu melambat,ia bisa berpikir cepat dalam keadaan itu atau keadaan itu memaksa Lenka berpikir cepat.


"sedekat ini tidak bisa dihindari,tidak bisa menangkis yang paling sempat adalah menyerang lamiel tapi aku tidak cukup cepat."batin Lenka dengan sangat cepat tanpa sadar ia sudah mengeluarkan separuh mananya untuk memperdalam time fokus.


"jika menyerang aku harus lebih cepat bila tidak aku akan terhempas,coba pikir rute menghindar,atas,bawah,kiri kanan."


"belakang!"


setelah berpikir kebetulan time fokus sudah berakhir,Lenka pun menghindari kepalan tangan lamiel dengan cara menghindar kebelakang.


setelah menghindar kaki Lenka berayun keatas berniat menendang lamiel,tapi lamiel dengan cepat melompat kebelakang sambil salto beberapa kali.


Lenka menyeimbangkan tubuhnya,setelah itu ia melihat kedepan dan melihat sebuah siluet yang hilang dan tiba tiba berada di depannya.


karena kaget Lenka menggunakan time fokus sekali lagi,tapi setelah menggunakan time fokus ia melihat lamiel tidak melakukan posisi menyerang tapi posisi bertahan.


"si sialan ini,ia sengaja melakukan ini." batin lenka.


lalu Lenka menyerang lamiel dengan sekuat tenaganya.


buk!


lamiel tidak bergeming dari tempatnya,ia hanya menahan serangan itu.


lalu lamiel kembali memukul Lenka secara bertubi tubi,serangan itu sangat cepat bahkan Lenka belum sempat menggunakan soul fokus karena kecepatan lamiel.


buk!buk!buk!


"lamiel,apa dia ingin membunuhku."batin Lenka.


setelah di hajar sebegitu banyaknya Lenka tidak diam saja,ia sudah sanggup menangkis beberapa serangan lamiel.


lamiel dan Lenka bertarung dengan sengit,bahkan tanah tanah di sekitar mereka berlubang.


Lenka ingin bertanya pada lamiel kenapa ia di pukuli,tapi ia tidak punya waktu,bahkan menangkis serangan lamiel pun Lenka sudah terengah-engah.


mereka terus bertarung sampai para murid lain datang ke halaman vila.

__ADS_1


"apa yang sedang terjadi."tanya Laxus melihat 2 bayangan saling serang dengan cepat bahkan mereka tidak dapat melihat wujud nya.


mendengar pertanyaan Laxus semuanya masih diam melihat pertarungan itu.


beberapa menit kemudian.


"sebenarnya sampai kapan mereka bertarung,ini sudah lebih dari 10 menit tahu."batin mereka semua melihat pertarungan lamiel dan Lenka.


melihat bayangan itu bertarung dengan sengit,salah satu bayangan itu terlempar kearah mereka.


bam!


mereka semua yang tidak sadar bahwa Lenka terpental kearah nya pun menjadi kaget.


"apa itu."gumam vegas.


"eh,Lenka."kata vaws.


"ada apa."tanya Laxus yang baru sampai.


"i-ini."


mereka kaget melihat wujud Lenka yang hampir tak berbentuk,tangan bagai pakaian yang sedang di cuci wajah penuh memar dan darah bahkan mata kirinya hancur.


"Lenka apa yang terjadi."tanya Laxus.


"ka-kalian pe-pergi -dar-ri sini."kata Lenka sambil terbata bata.


semuanya bingung dengan Lenka,tapi sebuah suara menjawab semua pertanyaan mereka.


"Oya oya,kalian sudah bangun ya."kata lamiel yang berada di belakang Laxus dan Vegas sambil menyentuh pundak mereka berdua.


"la-lamiel san."kata mereka berdua terlihat akan menangis.


"saatnya hukuman."


bersambung…

__ADS_1


__ADS_2