
"pertarungan dimulai!"
whoosh...
angin bertiup kencang,raja menghilang dan sudah berada di sebelah grey.
William dengan cepat sudah menghilang dan muncul di depan Lenka sambil mengayunkan pedangnya,Lenka yang merasakan itu menahan serangan William lalu melompat ke belakang.
tak sampai situ William kembali menyerang Lenka dengan menebas udara membuat sebuah pedang angin hendak menebas Lenka,tapi Lenka juga tak mau mengalah ia membuat beberapa buah pusaran api yang mirip shuriken.
kedua elemen itu bertabrakan membuat sedikit uap setelah tabrakan,tapi uap itu segera menghilang setelah Lenka dan William kembali beradu pedang,di tempat ledakan uap.
kedua orang itu nampak imbang sebentar sebelum William menendang Lenka dengan kaki kiri,Lenka terlempar tapi dengan cepat menyetabilkan tubuhnya,lalu membuat sebuah pelindung dari tanah di depannya,dengan jangkauan yang luas
slash!
tanah di depan Lenka tertebas,tapi tidak membuatnya runtuh hanya sedikit tergores menunjukkan seberapa kuat tembok tanah milik Lenka.
saat William terus menebas tembok tanah itu,Lenka membuat kuda kuda seperti saat bertarung melawan lamiel,tapi Lenka lebih fokus dan kuda kudanya lebih kuat dan udara di sekitarnya menjadi lebih panas.
"pernafasan matahari,amukan matahari."
Lenka menebas horizontal kedepan menebas tembok tanah miliknya membuatnya terbelah,tak sampai situ tebasan Lenka bahkan mengenai William,tapi William dapat menahannya dengan pedang miliknya.
pedang Lenka terlihat meleleh,tapi tak hanya itu tembok tanah Lenka dalam sekejap sudah menjadi tembok api,bahkan beberapa tanah dari sihir milik raja pun terbakar.
keadaan William terlihat tidak baik,baju bagian atasnya terbakar,bahkan pedang kuat miliknya sedikit meleleh,beberapa tubuhnya sedikit terbakar,dan kedua tangannya memiliki luka tebasan tak begitu besar tapi juga tidak kecil,banyak darah keluar dari tangannya.
"bocah,beritahu siapa namamu!"kata William dengan nada berat
mendengar itu Lenka pun membuang pedangnya,sedikit membungkuk dan berkata.
"namaku Lenka,murid akademi white sky!"
"Lenka,aku akan mengingat namamu,hati hati aku mulai serius!."kata William lalu merapalkan sihir.
diatas orang yang melihat pertarungan Lenka dan William sedang tercengang,karena keduanya menampilkan pertarungan yang hebat,tapi wajah raja menjadi buruk ketika melihat William merapalkan sihir.
"gawat,William akan menggunakan sihir absorption,jika seperti ini pemuda itu akan mati."batin raja.
setelah itu William sudah selesai merapalkan mantra,setelah selesai merapalkan mantra Lenka merasa tubuhnya sedikit melemah,bahkan ia merasa mengantuk.
sedangkan kekuatan William tiba tiba meningkat,mulai dari purification soul tingkat 4 meningkat dengan cepat menjadi tingkat 9 meskipun bersikap sementara tapi itu sangatlah merepotkan.
__ADS_1
setelah luapan energi pada William selesai ia menghilang dari tempatnya,melihat William menghilang Lenka merasakan krisis pada lehernya,ia dengan cepat memegang lehernya dengan tangannya.
slash!
jari tengah Lenka terpotong menjadi dua,cincin gravitasi yang di beri lamiel juga terpotong dengan rapi,lalu William kembali terlihat jauh di depan Lenka dengan sebuah pedang angin di tangannya,matanya menjadi merah di dahinya terdapat gambar tangan seperti sedang mengambil sesuatu berwarna merah.
"aneh,harusnya kau sudah mati tadi,apa yang terjadi!"kata William dengan suara setengah lembut setengah berat.
melihat penampilan William mereka semua terkejut,bahkan lamiel kagum melihat William,ia terlihat keren dengan penampilan itu,apalagi dengan perut sixpack dan dada bidang yang terlihat indah.
berbeda dengan teman temannya wajah Lenka suram,sambil melihat jari tengahnya yang terbelah menjadi dua,ia sangat kelelahan karena pernafasan mataharinya telah menghabiskan setengah staminanya.
melihat Lenka yang terlihat putus asa,lamiel pun turun dan mendekat ke arah Lenka,tanpa banyak bicara lamiel pun memegang tangan Lenka,Lenka mengira lamiel akan menyembuhkan luka pada jarinya,jadi Lenka membiarkan lamiel memegang kedua tangan Lenka.
krack!
"AAAAAA......!APA YANG KAU LAKUKAN LAMIEL!"teriak Lenka dengan keras.
"menghancurkan cincin."kata lamiel dengan polos.
"apa apaan wajah polos mu itu!lama lama aku bisa membencimu lamiel!"
"tenang tenang,aku bisa menyembuhkannya dengan mudah."kata lamiel lalu mengumpul kan mana di sekitar,tapi anehnya semua mana di sekitarnya habis,hampir mencakup satu istana semuanya sudah habis terhisap oleh sihir William.
saat sedang menyembuhkan William akan bergerak,tapi langsung di hentikan lamiel dengan beberapa cakram api yang terus berputar dan mengikuti William,itu cukup merepotkan William tapi William dapat menghancurkannya dalam waktu 30 detik itu waktu yang cukup untuk menyembuhkan jari Lenka.
Lenka melihat jarinya yang sudah sembuh dari temukan lamiel merasa lebih enak,semua cincin di jari Lenka hancur,bahkan cincin penyimpanan juga hancur membuat semua isinya juga hancur,itulah kelemahan cincin penyimpanan milik lamiel.
lamiel juga membuat sebuah pedang dari mana miliknya untuk Lenka,setelah itu lamiel kembali terbang kearah semua temannya.
mereka tidak menyadari lamiel saat menyembuhkan Lenka karena sibuk menonton pertarungan William dan cakram api yang terlihat menegangkan,bahkan raja juga kagum dengan sihir cakram api itu.
saat William selesai menghancurkan cakram api itu,Lenka sudah siap dengan kuda kuda pernafasan matahari.
"pernafasan matahari,cakram matahari."
Lenka mengayunkan pedangnya membuat beberapa cakram berbentuk seperti matahari keluar dari pedang yang diselimuti api itu,cakram itu dengan cepat menuju kearah William yang sudah selesai menghancurkan cakram api.
William yang merasakan krisis langsung mununduk membuat cakram matahari Lenka melewati William,cakram yang melewati William tiba tiba berbalik dan menyerang kembali Wiliam,tapi William dengan mudah menghancurkan cakram itu tidak seperti cakram yang tadi,cakram milik Lenka tidak beregenerasi dan langsung hancur.
beberapa tombak api menuju kearah William,William pun dapat dengan mudah menghancurkannya,lalu satu persatu banyak sihir meluncur padanya,itu sangat merepotkan William yang merupakan seorang pengguna pedang.
William pun mencari sumber serangan itu sambil menahan serangan Lenka,saat ia sudah mengetahui arah serangan itu,William pun bergerak maju dengan cepat,membuat Lenka tidak dapat melihatnya,hanya Raja,pelayan dan lamiel yang melihat gerakan William dengan jelas.
__ADS_1
swoosh!
angin sedikit tertiup di depan Lenka sebuah pedang angin sudah berada di depannya dengan William yang mengayunkannya,tapi Lenka dapat menahan serangan itu dengan mudah,Lenka juga merasa tubuhnya menjadi lebih ringan dari pada bulu membuat nya dapat menahan serangan itu.
Lenka dengan mudah mendorong pedang William membuat William dan raja tidak percaya,Wiliam terlempar agak jauh sambil berputar putar di tanah lalu menyetabilkan posisinya,saat sudah stabil Lenka muncul di belakang William berniat menebas leher William.
sedangkan William yang merasakan krisis pun kembali menunduk membuatnya sedikit bersujud,dan pedang Lenka lewat di atas kepala Wiliam.
William pun dengan cepat berbalik dan menendang pedang Lenka lalu menebas dada Lenka dengan pedang angin miliknya.
slash!
dada Lenka tertebas membuat banyak darah keluar dari dadanya,sambil berjalan terhuyung kebelakang Lenka memegang luka di dadanya dan mencoba menghentikan pendarahannya dengan mana.
"tch."
"sepertinya sudah sampai sini."kata William lalu berdiri,tubuhnya penuh debu dan keringat dingin karena hampir terbunuh beberapa kali oleh Lenka.
"menyerahlah lenka!"kata William sambil mengarahkan pedangnya kedepan.
melihat ia sudah banyak terluka cukup berat serta cukup kelelahan,Lenka pun menyerah.
"baiklah,aku menyerah."kata Lenka lalu pergi dari ring besar itu.
setelah sampai di bawah Lenka di kerumuni oleh banyak orang kecuali lamiel Laxus dan Vegas.
"Lenka apa kau baik baik saja."
"bagaimana caramu dapat bergerak secepat itu."
"bagaiman kau bisa membuat serangan api dengan pedang tadi."
pertanyaan mulai menyerbu Lenka membuat dirinya tidak nyaman,tapi karena lelah Lenka tidak menjawab satupun pertanyaan dari mereka dan hanya duduk di sana.
"bisakah kalian diam aku sedang kelelahan."kata Lenka.
"maaf."
pertarungan Lenka dan William sangat hebat dan mengesankan,meskipun hanya bertarung sebentar tapi kerusakan dan kecepatannya membuat mereka terlihat bertarung sangat lama.
pertarungan kali ini,Lenka vs william, pemenang william
lalu beberapa healer pun datang bersama dengan pelayan yang mendampingi raja.
__ADS_1
bersambung……