Bukan Ini Mau Ku

Bukan Ini Mau Ku
diantara semua hadiah, ada satu yang berkesan sampai nanti...


__ADS_3

Sudah pukul 20.30. Semua tugas sudah selesai, Kak Arman ternyata seperti itu orangnya ya, aku mau buka kado dulu ah.


Ini apa ya sebuah kotak tidak terlalu besar, bertuliskan nabati, "wah dapat keju nabati nih" pikir ku, eh ternyata justru sebuah kerudung berwarna biru telur asin, dengan corak bunga biru tua di tepiannya. Terimakasih ini dari oh ini Rumi dan Lina, lanjut ke kado berikut nya, emmm ini panjang, tipis apaan nih. Bungkusnya pakai koran bekas, pasti kak Arya nih, eh ada tulisannya..~" agar hidupmu lebih manis, tapi jangan kebanyakan makan manis, ntar jadi tambah gendut"~ Dasar ya kak Arya ini, anyway makasih coklatnya ternyata dia masih ingat aku suka coklat.


Tinggal 2 kado kecil di depanku, satu berwarna merah, satu berwarna abu-abu. Yang merah dari Tina, buka yang ini aja dulu, "Klotak Klotak" eh ada suaranya, apa ya batu ya 🤭🤭🤭 "ini kan bros bunga Lily yang aku suka waktu SMP dulu" Dulu waktu SMP, sekolah ada rapat dan kami bisa pulang lebih awal, akhirnya aku, Rumi, Lina dan Tina. Memutuskan untuk mengunjungi sebuah toko alat tulis, sebelum pulang, karena letaknya tidak jauh dari sekolah. Nah di toko tersebut juga ada stand pernak pernik Bros juga kerudung nya. Ada satu bros bunga Lily dia berwarna silver, tapi jika terkena cahaya seperti kebiruan. Hanya saja aku tak bisa membelinya selain mahal, aku tidak akan menggunakan nya.


Apakah teman-teman memutuskan mendukung ku jika aku ingin berhijrah penampilan? Hmmm semoga saja, saatnya membuka kado terakhir, ada sebuah kertas yang dilipat hingga menjadi sangat kecil, kubuka dan isinya...


" Maaf Riri, jika mengejutkan mu dengan mendadak menyatakan cinta, aku tidak ingin mempermainkan perasaan mu. Sesungguhnya aku menyukai seseorang, tapi dia seperti mu lebih tua setahun dariku, dia temanku satu gereja. Aku tidak berani menyatakan cintaku padanya. Aku berpikir seandainya aku menyatakan cinta padamu, aku akan bisa memahami sikapnya kelak. Tapi sejak awal kamu sudah menolak ku, aku merasa inj bukan karena masalah perbedaan keyakinan kita memang kamu belum ingin melangkah kesana, dan tentu bukan denganku. Riri ayo berteman saja. Aku tak akan mengganggumu, tapi jangan mengabaikan ku ketika bertemu, kekagumanku pada mu itu juga benar, sikapku lah yang salah menjadikanmu tes pernyataan cintaku. Aku ingin bertemu denganmu besok untuk menyerahkan kado ulang tahun yang sesungguhnya untukmu. Riri maafkan aku ya..."


"Erdian, aku sudah memaafkan mu sejak lama, Hoaaaam waktunya tidur." Aku merapikan semua kertas-kertas pembungkus kado, memasukkan buku-buku untuk besok, tak lupa buku dari Arman. Tiba-tiba ada jatuh dari salah satu halaman dalam buku. "Duh jangan katakan bukunya rusak!" Setelah ku perhatikan tapi kertas halaman nya komplit. Apa ya yang tadi jatuh? Aku mencari di bawah meja dan mendapati sebuah surat dengan amplop biru. Surat untukku, dari siapakah, Arman? Kan kita ketemu tadi, sudah bicara juga, ya sudahlah baca saja.

__ADS_1


"Riri, kamu bingung ya menerima surat ini, aku sungguh takut, mungkin setelah membaca ini kamu akan menghindari aku. Tapi semua itu layak ku coba."


"Maaf aku tidak benar-benar membaca buku puisi yang ku pinjam, aku ingin berkomunikasi dengan mu, tapi tidak tau caranya."


" Kita sering bertemu dijalan , berpapasan, tapi kamu tak pernah memperhatikan aku itu ada disana. Aneh karena biasanya cewek lain akan sibuk cari perhatian, kamu satu-satunya yang berbeda."


"Setiap kamu pulang sekolah, jalan kaki sendiri ataupun di antar temanmu, kamu selalu tampak menikmati saja semuanya, gak aneh-aneh."


"Ada yang paling aku kagumi darimu, diusiamu, biasanya sibuk shopping, jalan jalan, main sama teman satu geng, punya hp keren. Tapi kamu enggak, kamu mengerjakan semua pekerjaan Ibumu, dari pagi sampai malam, kamu mengasuh ponakan juga adikmu, kamu hampir tidak pernah main dan pergi meninggalkan rumah. Ibumu sendiri saja, sering bepergian. Kamu unik Riri."


"Aku awalnya bisa menahan semua perasaanku, tapi saat aku lihat ada teman laki-laki lain yang mengantarkan mu pulang, timbul perasaan takut, takut kehilanganmu." "Jika ku katakan aku menyukai mu kamu percayakah padaku? Jika aku mencintaimu Riri Rahadian Zain, maukah kamu menerima ku?"

__ADS_1


"Jika kamu menolakku, kembalikan lah surat ini padaku esok pagi. Aku akan mengantarmu ke sekolah besok, untuk pertama kalinya, dan jika kamu menerima ku, maka simpanlah surat ini, dan aku akan selalu mengantarkan mu ke sekolah, menemani hari-harimu, agar kamu tidak lagi menyimpan kesedihan sendiri."


"Setiap melihat mu menangis, ingin rasanya memelukmu Ri, menenangkan mu, bolehkah? ku tunggu jawabanmu besok, dan selamat ulang tahun, sebelum mendapatkan hadiahmu, tak ada salahnya kan kamu memberikan kado terindah untuk hatiku lebih dulu." Salam Arman Hardiansyah.


Kalau kamu dapat surat cinta pertama kali reaksinya gimana ya?...


Loncat loncat kegirangan, atau "yeaaay aku dapat surat cinta juga." 🥰🥰🥰


Lalu aku harus menerimanya? atau tidak menolaknya.


"tok tok tok, Ri" siapa itu, aku melihat jam dinding, sudah jam 10 malam, siapa yang bertamu. "Riri bukain pintu" "Oooh kakak pulang!"

__ADS_1


__ADS_2