
"Lagi ngeliatin apa kak, serius banget kayaknya?" tanya seorang laki-laki cakep imut putih, eits ini anak kecil anak siapa ini.
"Gak liatin apa-apa", jawabku, hilang sudah semua pikiran soal pemilihan jurusan yang membingungkan itu. "Kamu siapa? Aku rasanya gak kenal." Padahal biasanya aku kenal semua orang disini, batinku.
"Aku Erdian, aku adik kelas kakak. Itu kelasku". jawabnya singkat, sambil menunjuk ke nan jauh disana kelas 1 B, ya bekas kelas ku dulu.
"Kok kamu bisa tau namaku?". Aku sungguh kepo ini anak siapa?
Dia tersenyum manis duh terlalu manis bahkan. Sontak saja teman-temanku yang sedari tadi lalu lalang dibelakang kami, berkomentar. "Cie cie Riri gebetannya daun muda, pantesan yang sama-sama kelas 2, dan senior-senior gak diterima cintanya aduduh...manisnya bagi bagi dong." Ledek teman temanku baik yang cowok maupun yang cewek.
"Apa sih kalian ini!" jawabku sambil menengok ke arah mereka dibelakang. Bisa bisanya si siapa tadi anak cakep ini. Oh ya Erdian malah senyum-senyum coba, siapa yang gak makin melting. Aduuh kamu itu terbuat dari krim ya, pikirku dalam hati.
"Maaf ya teman temanku suka usil."
"Gak apa-apa kok, lagian aku juga mau jadi pacar kakak." dan lagi-lagi dia memberikan senyum mautnya. Duh emak mimpi apa gue semalem.
__ADS_1
"Kamu bercandanya jangan begitu, takut didengar setan yang lagi lewat nih", kata-kata ku membuat teman teman dibelakang ku yang sedari tadi kepo, bubar tidak beraturan. "Eh si Riri ini dikata setan kita, Ayuk bubar bubar".
"Aku serius kok Kak." tatapannya bikin aku panik. Apa ini yang dag dig dug di dadaku. Aku gak jatuh hati sama adik kelas kan.
Sambil mengatur nafas dan sikapku, baru sekali ini aku grogi dan salah tingkah di depan cowok batinku.
"Oke-oke kita serius nih ya, mulai dari awal, em siapa tadi nama kamu, Erdian ya, oke kamu adik kelasku, ada perlu apa kamu kesini? Oh ya namaku Rie.." belum lagi selesai aku bicara, eh apa ini jangan dekat-dekat. Tanpa aku sadari Erdian ternyata sudah bergeser dan duduk lebih dekat dengan ku.
"Aku sudah tau namamu Riri Rahadian kan?" dia diam senyum lagi, dan melanjutkan kalimatnya, "Waktu aku masuk kelasku, di dinding kelas ada banyak hiasan, peraturan dan struktur kelas yang unik menempel disana. Dan disudut bawah nya ada kode RRZ itu kamu kan, Riri Rahadian Zain. Aku penggemarmu." semua penjelasan nya bukannya membuatku tenang justru, semakin membuatku bingung. Apalagi ini. Penggemar?
"Erdian, terima kasih kamu sudah menyukai karyaku di kelas mu itu. Tapi bukannya aneh ya kalau kamu menjadikan itu alasan menyukai seseorang."
"Dan aku rasa aku juga tidak cukup pantas untuk menjadi seorang pacar untuk kamu yang cakep, kita juga baru pertama kali bertemu. Kamu seharusnya bisa mendapatkan yang lebih baik, atau mungkin pergi ke dokter lebih bagus, siapa tau ada yang salah dengan kepalamu". Aku menutup mulut ku segera dan melirik ke arah Erdian.
Buset deh ini anak, terbuat dari apa sih isi kepalanya dia kok malah semakin cakep aja. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku sambil menunduk.
__ADS_1
"Aku sering memperhatikan mu dari jauh, kamu aja yang gak menyadari nya, kamu juga cukup manis, kamu selalu menolong semua orang siapapun itu jika kamu bisa, dan aku gak ngerti kenapa semua guru juga bisa dekat denganmu, yang bahkan kamu bukan juara kelas, satu lagi aku dengar kamu selalu jadi tempat curhat para cowok-cowok, juga cewek-cewek, padahal kamu sendiri jomblo kan. Kamu juga aktif di OSIS dan PMR, setiap upacara kamu juga selalu ada terlibat sebagai petugas, dan setiap pagi aku selalu melihatmu di de..." aku menutup mulutnya dengan tanganku. "cukup Dian". Aku bingung aku bingung.
"Ding Ding Ding" bunyi suara bel tanda waktu istirahat sudah habis, menyelamatkan ku.
"Sudah waktunya masuk kelas Dian."
"Oke, aku balik ke kelasku dulu. Nanti pulang sekolah aku tunggu kamu ya di gerbang. Kita pulang bareng" tanpa menunggu jawaban dariku, Erdian sudah berjalan menjauh.
Arya menepuk bahuku, "Ayo masuk kelas, kamu berhutang penjelasan padaku" sambil mendorong tubuhku masuk ke kelas.
---------'_'----------
waduh apa Arya marah? Tapi dia juga bukan pacarku, kenapa marah? Ah ini apa sih....
Lanjutkan besok ya.....
__ADS_1
Buat yang sudah mampir, terima kasih 🥰
Ku tunggu Like dan komen kalian semua ya...semoga suka...💖💖💖💖💖