Bukan Pernikahan Sedarah

Bukan Pernikahan Sedarah
bab 1


__ADS_3

hari ini begitu indah dan cerah,namaku Salsabila panggil aja aku bila,sekarang aku baru lulus SMA, badan aku mungil dan kulitku sawo matang mata sangat indah itu kata orang2 hehe,


aku lahir dari keluarga sederhana ibuku sudah meninggal tinggal, bapaku yang sekarang ada di sampingku karena aku anak tunggal,.


**


"bil bangun sudah siang"suara bapak


"bentar lagi pak,"ucapanku malas


"ayolah,kamu itu udah besar jangan susah di bangunin,gimana kalau nanti punya suami"ucapanya lagi dengan nada tinggi


mau tidak mau,aku menurut karena aku bosan tiap hari bapak selalu ngomong kaya gitu ,selasai mandi,aku berjalan menuju meja makan karena bapak sudah nungguin disana,.


"bil bapak mau bicara boleh?tapi kamu janagn marah"ucapan bapak


"iyaa engga akan marah pak,mau bicara apa?"balasku


"ini bapak mau nikah lagi boleh engga?"ucapanya


"HAH"itulah ucapanku,sambil kesedak aku kaget dengan ucapan bapak,.


"bil kamu engga apa2 kan"ucapanya panik


"engga kok pak,emang mau nikah sama sipa?"lanjut ku


"nikah sama teh asri tetangga kampung sebelah,dia orangnya baik dan juga penyayang loh"lanjut bapak


"bapak tau dari mana dia baik dan penyayang?balasku


"iya kan bapak udah kenal lama dia punya akan satu laki_laki umurnya sama denganmu"jawab bapak


"iya terserah., bapak asal dia sayang sama bapa?ucapanku toh kalau aku melarang pasti pak akan tetep menikah juga..


" terimakasih,bila kamu anak yang paling bapak sayang dan juga kamu anak yang paling pengertian" ucapan bapak sambil memelukku


**


sekarang aku siap2 untuk bekerja, karena tidak mau kesingan di hari pertama masuk kerja,aku bekerja sebagai pelayan di sebuah cafe,aku pamit sama bapak setelah itu,aku naik maotor kesayanga ku meskipun tidak sebagus motor keluaran baru hehe.,


*


sesampainya di cafe,aku langsung memekai baju seragam dan bersiap2 untuk bekerja..


"hai kamu anak baru ya," ucapan wanita cantik,yang berdiri dihadapaku


"iya aku anak baru"ucapaku ramah


"perkenalkan nama isabel" ucapanya


"aku Salsabila "lanjutku


"ehh anak baru,tuh loh di panggil sama manager"ucapan dengan melihatku sinis


"eh jangan di ambil hati,santi emang kaya gitu oranganya"ucap isabel

__ADS_1


"iyaa engga apa2 kok" katakku lagi


akupun pergi ke ruangan manager dengan hati tak karuan, sesamapinya disana aku mengtuk pintu.


"permisi pak"ucapanku


"silahkan masuk" dengan suara khas dan indah di dengar itu,.


akupun masuk,pas aku melihat wajahnya betapa ganteng mahluk yang ada di depanku ini ahh kenapa selama aku hidup baru melihat lelaki seganteng itu,aku tak berkedip.,


"hay "ucapanya menyandarkan ku dari lamunan


"ahh iya pak ada apa?"balasaku dengan gugup


"nama kamu salasbila"ucapan pak rendra,karena aku melihat namanya di baju dia


"iya nama saya salasbila" ucapanku


"selamat bergabung di cafe ini semoga kemu betah kerja disini"ucapanya ramah


aku pun keluar dengan wajah bahagia aku kira tadi bakal di pecat,


"hay apakah pak rendra memarahimu bil"ucapan isbel dengan muka hawatir


"engga kok bel,dia hanya memberikan tahuku tentang pekerjaan"ucapanku


"eh anak baru,cepet bekerja sana dari tadi ngobrol terus"ucapan santi sinis


akupun bekerja dengan giat,palagi pas jam istirahat cafe sangat rame sekali,aku tidak sempat makan untung tadi pagi aku sudah sarapan.,


sesampainya dirumah,aku bersih_bersih dan aku pun mencari bapak karena dari tadi aku tidak melihatnya,.


setelah itu aku memasak untuk aku dan bapak makan malam karena belum ada makanan di meja,ketika aku makan tiba-tiba diluar ada suara memenggilku mungkin itu bapak.,


"iya sebentar"ucpanku


"pak dari mana?, aku cari dari tadi"ucapaku lagi


"bapak habis dari pak RT "ucapan bapak


"habis ngapain dari pak RT"tanyaku lagi


"besok bapak mau nikah sama teteh asri"


"kok bapak engga nangasih, tau bila sih"ucapanku kecewa,


"iya maafkan bapak soalnya ini mendadak bil bapak nikahnya malam besok cuma nikah aja"ucap bapak


"ya udah terserah bapak aja"balasku sambil berlalu pergi.,


aku heran aja sama bapak,kenapa engga bilang dari kemaren mau nikah sama bu asri itu,malah ngasih tau aku dadakan,aku memang tidak terlalu dekat sama bapak tapi setidaknya aku ini anaknya satu satunya,malam pun berlalu.,


pagi ini aku bangun pagi2, karena aku tidak mau telat kerja, setalah mandi aku langsung masak buat bapak dan aku sarapan.,


aku melihat bapak tengah bersiul ria dengan wajah cerah seperti ABG baru mengenal cinta,aku hanya geleng-geleng kepala melihat Kalakuan bapak,.

__ADS_1


"pa ayo sarapan dulu"ucapanku


"iya sayang bapak dulua aja.bapak lagi liatin burung"balasnya


aku tidak menjawab aku sibuk makan,setelah beres makan aku pamit pergi sama bapak dan naik motor cantik kesayangaku.,


aku melaju dengan sangat santai, tapi pas perjalanan aku menabrak sebuah mobil dan tamatlah riwayatku.,


"tuan maaf saya tidak sengaja"ucapaku memelas


"eh cewe udik ngapain loh nabrak mobil gue"ucapan laki2 yang ada di dalam mobil


"maaf saya tidak sengaja tua"ucapanku sambil buru_buru naik motor,karena takut kesiangan aku tidak memperdulikan orang yang aku tabrak tadi,dari kejauhan aku mendengar sumpah serapah yang dia ucapakan padaku..


**


sesampai di cafe tempat aku bekerja,aku menyapa teman_temanku dengan wajah yang ceria,,


"bil tumben aga siangan datangnya"ucapan isabel


"iya tadi aku nabrak mobil bel"ucapaku dengan tertunduk


"hah kok bisa,?tapi kamu engga apa-apa kan"ucapan isabel


"aku tidak apa-apa,cuma aku melarikan diri dari orang yang punya mobil"ucapaku menjelaskan


"syukur deh kalau kamu engga kenapa-kenapa,"ucapan isabel sambil tersenyum


"ehh loh kerja dari tadi,enggibah mulu"ucapan santi


"iya"ucapan aku dan isabel kompak


"eh loe anak baru jangan sok cantik disini"ucapan santi


aku dan isabel berlalu pergi karena aku tidak mau otakku tambah mumet..


"Salsabila "pak rendra


"iya ada apa" ucapanku


"tolong kamu kemeja no 20,tanyain dia pesen apa soalnya dia orang penting dan berpengaruh "pak rendra


akupun tidak lama2 segera datang ke meja no 20 disana aku lihat ada dua orang yang menggunakan kemeja yang kelihatan nya mahal..


"permisi tuan mau pesen apa"ucapanku dengan nada sopan


dia malah melihat dengan tajam


"tuan permisi mau pesan apa"ucapaku lagi


"nama kamu siapapun"dengan nada dingin


"saya salasbila tua"aku menjawab


see yau next bab

__ADS_1


__ADS_2