
"kalau mau nginep kamu nginep aja,apa mau nginep di rumah papih"ucap mamih
"engga ah arjun pulang lagi aja, nanti kapan2 arjun nginep di rumah papih"ucap arjun,bukanya tidak mau menginap di rumah papih barunya itu dia belum siap ketemu sama adik barunya itu..
"iya udah kalau begitu kamu hati_hati pulang nya "mamih
"iya mih, assalamualaikum"arjun
"walaikumsalam sayang"mamih,menaro hpnya lalu pergi ke dapur untuk melanjutkan masak..
setelah masak beres dan makanan sudah di tata tapi di meja makan ,papih dan mamih pun duduk untuk mana..
"sayang bangunkan engga bila"mamih bertanya pada papih,
"engga usah biarkan saja, nanti juga kalau lapar bangun dan makan"ucap papih,mamih hanya mengangguk tanda mengerti dan mereka melanjutkan makan
bila pun terbangun dari tidurnya karena dia sangat lapar, apalagi pas bangun mencium bau makanan ,dari baunya aja udah enak apalagi makanya..
bila langsung ke kamar mandi untuk bersih-bersih lalu pergi ke ruang makan ternyata di sana ada bapak dan mamihnya..
"selamat malam semua"ucap bila
"selamat malam juga"ucap mamih dan bapak..
__ADS_1
"ihh kok engga bangunan bila sih mamih"ucap bila cemberut sambil duduk di sebelah bapaknya..
"tadinya mau mamih bangunin,tapi takut kamu masih ngantuk jadi mamih biarkan kamu tidur aja"ucap mamih
bila mengangguk tanda dia mengerti,sambil mengambil nasi,lalu mamih mengambil bila beberapa lauk..
"sayang kata papih kamu bekerja,jadi pelayan di cafe"tanya mamih
"iya mih aku kerja jadi pelayan di cafe"ucap bila
"kamu berhenti aja kerja ya, ngapain jadi pelayan, bukan mamih merendah pekerjaan tapi lebih baik kamu kerja dengan kakak kamu di kantor nya dia,nanti biar mamih yang ngomong sama dia"ucap mamih panjang
"iya mih gimana nanti aja bila pikir_pikir dulu yah"ucap bila sebenernya dia udah males kerja di cafe,tapi karena ada andra yang di sukai olehnya jadi dia bertahan kerja di sana..
selain punya toko kelontong bapak bila juga punya sorum mobil antik jadi penghasilan sebulan nya juga lumayan buat kehidupan mereka juga lebih dari cukup,tapi mereka sangat sederhana,.
bapak bila bukan tidak mau menguliahkan bila,tapi bila ketika bapaknya menyuruhnya kulian dia tidak mau dia mau bekerja cari uang,bila udah cape ngerjain tugas jadi dia tidak mau kuliah itulah kata-kata bila yang selalu di ucapakan..
mau tidak mau bapak selalu mengalah karena gerlar itu tidak terlalu penting, menurut bapak yang penting punya akhlak yang baik itu sudah sangat cukup,dan untuk pekerjaan yang peting halal mau apapun itu,karena ka setelah tua nanti toko kelontong,dan sorum akan menjadi milik bila.,,
setelah makan mereka bersantai di ruang tv untuk bersantai,tapi bapaknya pergi ke rumah sahabat untuk mengobrol karena mungkin rindu karena jarang ketemu..
"bila mamih boleh tanya"ucap mamih
__ADS_1
"boleh dong mih"balas bila sambil tiduran.
" ada engga lelaki yang kamu suka"ucap mamih,bila terdiam
"ada mih dia lalaki pertama paling ganteng yang bila temui,emang sih setelah melihat kedua teman laki_laki itu lebih ganteng darinya,tapi dia itu baik lembut dan juga keliatanya juga mapan"ucap bila dengan semangat..
"dimana kamu bertemu dengan dia"ucap mamih lagi.
"di cafe Karen dia itu bos di cafe bila"ucap bila
"apa lelaki itu sudah punya pacar"ucap mamih kepada putrinya itu
"setau bila sih belum,tapi engga tau juga"ucap bila..
"hmm semoga aja ,belum ya sayang"ucap mamih..
mereka pun beristirahat kerena malam sudah semakin larut dan bapak juga sudah pulang..
**
bila di kamar tidak bisa tidur karena dia tadi sudah tidur begitu sangat lama,bila mengabil handphone terus membuka Instagram ,terus mengetik nama andra Mahendra lalu muncul foto andra..
bila membuka profil andra melihat foto andra yang sangat ganteng dan berkarisma Menurut bila,dia juga melihat setory yanga andra buat ada foto tangan andra Dengan tangan seseorang etah itu tangan siapa bila tidak tau,dan langsung keluar dari aplikasi itu...
__ADS_1
see you next part..