Bukan Pernikahan Sedarah

Bukan Pernikahan Sedarah
bab 28


__ADS_3

"tuan makan sudah siap"ucap bila dengan tersenyum.


"simpan saja di meja"arjun.lalu duduk di kursi tempat makanan itu berada..


"ayo makan"ucap arjun pada bila..


bila mengikuti perkataan arjun karena dia juga sangat lapar..


jajanan tadi tidak membuatnya kenyang,karena baru sedikit bila memakanya..


"mata kamu kenapa bengkak"tanya arjun pura_pura..


"ini tuan tadi pas motong bawang perih jadi nangis deh"ucap bila berbohong..


arjun hanyaa diam tidak berbicara lagi..


setelah makan selsai bila seperti biasa membereskan lalu mencuci piring,,.


"apakah tuan mau ini"ucapan bila sambil memperlihatkan sebuah keresek putih..


"mauu"ucap arjun singkat,lalu bila memberikan kereseknya pada arjun..


"kita akan pergi ke rumah sakit,untuk melihat ardi"ucap arjun.


"ahh baiklah tuan"ucap bila


"bawa keresek yang tadi"ucapan arjun,karena dia mengingat ardi yang suka makanan yang bila bawa seperti dirinya..


"iyaa tuan, kalau kurang kita beli lagi di jalan"ucap bila

__ADS_1


"tidak itu sudah cukup"ucap arjun


"ahh baiklah"ucap bila..


arjun pun keluar dari ruangannya dengan begitu gagah,para karyawan wanita memandang kagum ardi..


bosnya yang jomblo itu entah milik siap pasti beruntung wanita yang jadi istrinya itulah ucapan para karyawan wanita..


arjun langsung menaiki mobil sport nya bersama bila,tanpa ada pembicaraan di nantara mereka..


sesampainya di rumah sakit bila bila dan arjun masuk dan melihat ardi tengah memainkan hpnya karena mungkin dia jenuh hanya beberapa hari berbaring di rumah sakit.


"hai bro gimana kabarnya sehat"tanya arjun


"gue sehat nanti malam gue udah di bolehin pulang"ucap ardi


sedangkan bila hanya tersenyum pada ardi.


"wahh makan enak nih"sabil membuka kersek dengan wajah berbinar..


arjun dan bila hanya menggeleng2 kepala melihat tingkah ardi..


"iya udah pak makan dulu "ucap bila


"iyaa aku akan menghabiskan makanan yang kamu bawa bil"ucap ardi..


ketika mereka bertiga mengobrol tiba2 hp bila berdering ternyata itu telepon dari mamih..


"assalamualaikum sayang"suara di seberang sana

__ADS_1


"walaikumsalam"ucap bila


"sayang kamu nanti malam nginep di rumah mamih,ada hal yang ingin mamih samapikan sekalian makan bersama"ucap mamih


"iya insyallah bila akan kesana setelah pulang kerja mih"ucap bila


"iya sudah,hati2 di jalan"ucap mamih


"iya mih"bila pun mematikan sambungan teleponya..


"bila kalau mau pulang dulu, silahkan saya mau menemani ardi dulu"ucap arjun


"beneran engga apa-apa pak saya pulang duluan"ucap bila engga enak


"iya engga apa-apa"ucap arjun


bila pun pamit pergi kepada kedua bosnya itu..


telah bila pergi, arjun dan Ardi mengobrol bawa dirinya di suruh tinggal bersama mamihnya dan adik tirinya supaya lebih akrab, karena semenjak mamih menikah lagi dia tidak pernah bertemu dengan adik tirinya itu..


"gimana pendapat loe"ucap arjun pada Ardi


"iya menurut gue ,loe ikutin saran mamih kerena itu hal sepele menurut gue,dan loe bisa kenal sama adik loe itu dan memebuat mamih bahagia"ucap ardi


"iya juga, soal udah lama mamih nyuruh gue tinggal disana, tapi engga gue turutin"sambungan arjun


"iya udah turutin aja,nanti juga gue nginep kok disana, buat nemenin loe sekalian makan masakan mamih iya enak full "ucap ardi yang semangat membayangkan makanan mamihnya itu..


see you next byy by by

__ADS_1


__ADS_2