
"permisi tuan"bela mengetuk pintu
"masuk"arjun suara yang biasanya dingin dan tegas kini lemah..
bila pun masuk dan melihat sosok arjun yang sedang tertidur posisi seperti bayi yang sedang tertidur lemah, wajahnya merah mungkin karena suhu tubuhnya panas,.
"taun ,tuan,sakit"tanya bila, tapi tidak ada jawaban dari arjun..
"maaf ya tuan aku tidak sopan"ucap bila sambil menyentuh kapalanya dan suhu pas bila pegang ternyata panas baget,bila sangat panik dan menyuruh pelayanan menelpon dokter,
bila mengambil batu es dalam baskom untuk mengompres arjun..
"tuan bajunya buka iya supaya panasnya cepat turun"ucap bila arjun pun hanya menurut, ketika arjun membuka bajunya bila hanya menelan liur melihat tubuh arjun seperti aktor Drakor yang iya tonton ada beberapa roti sobek..
"ihh bodoh sekali orang lagi sakit,kenapa kau masih memikirkan yang aneh2 sih"ucapan bila dalam hati..
setelah membuka baju arjun,bila lalu mengompres dengan hati2 sambil menunggu dokter datang..
setelah setengah jam panas nya turun,dan dokter pun datang..
"permisi"ucap dokter
"iya dokter silakan masuk"ucap bila
"tuan muda Wijaya kenapa,nona"tanya dokter pada bila
" engga tau dokter,pas tubuhnya udah panas"jawab bila
"baik kalau begit saya akan periksa dulu"dokter, memeriksa arjun dengan telaten arjun hanya diam..
"setelah saya periksa,tuan mudah ke lelahan kemungkin dia kurang istirahat dan selalu bergadang"ucap dokter
"iya dokter terimakasih"ucap bila
dokter hanya menatap bila dari ujung sampai bawah..
"apakah anda pacar tuan muda,ini vitamin dan ini obat,tolong minum sesuai resep iya nona"ucap dokter yang perikanan umur enya 38 tahun itu
"saya bukan pacarnya dokter, terimakasih dokter "ucap bila lagi
"tuan apakah saya harus menelpon tuan Wijaya dan nona Wijaya"dokter pada tuan muda hanya menggelengkan kepala,tanda tidak boleh kerna arjun tidak mau membuat orang tuanya hawatir apalagi kalau mereka bertamu pasti akan berantem.. dokter mengangguk tanda mengerti, diapun pamit untuk pulang di antarkan bila sempai kedepan..
"nona tolong rawat taun muda,dan beri buah buah2an"ucap dokter sambil pamit
"iyaa dok saya akan merawatnya"balas bila..
__ADS_1
bila heran kenapa orang-orang yang dekat dengan arjun hampir semua ganteng,dua sahabatnya dan pak dokter tadi meskipun, sudah sekitar 30 tahun lebih tapi masih ganteng dan gagah, setelah memikirkan hal itu,bila masuk ke dapur untuk membuatkan taun nya,bubur karena sebelum minum obat..
setelah setengah jam bila di dapur tidak sia2 bubur pun jadi.,
bila membawa bubur ke kamar bosnya itu,ada beberapa pelayan yang ingin membantunya tapi bila menyuruh istirahat karena sudah larut malam besok mereka akan bekerja lagi,bila tidak keberatan untuk menjaga bosnya,.
"tuan bangun makan dulu, setelah makan minum obat biar tuan cepet sambuh"ucap bila lembut,arjun bangun hanya diam bukanya makan,.
"tuan mau saya suapin"tanya bila jika bila langsung menyuapi tuanya langsung takut dia tidak soapan..
arjun pun mengangguk tanda setuju bila menyuapi dirinya..
bila mengambil mangkuk lalu menyuapi arjun dengan telaten,arjun hanya membuka mulut dan terus mentap bila..
bila tau bosnya itu penatapnya tapi dia pura2 tidak melihat, rasanya dia ingin mengilang untuk saat ini kerena dia malu sama salting, 😂😂
arjun yang melihat muka seperti kepiting rebus hanya menyunggingkan bibirnya sangat lucu..
"tuan sudah habis"kata bila yang menyadarkan lamunan arjun, Karena mulutnya terus terbuka,arjun kira buburnya masih ada, Betapa malunya arjun ketika bila ngomong buburnya sudah habis tapi mulunya dari tadi terbuka..
"tuan mau nambah lagi buburnya"ucap bila.
"tidak"singat arjun sambil menahan malu..
"ya sudah,minum obat dulu"lanjut bila sambil menyodorkan obat,
saat bila di dapur bila membuang nafas karena selama menyuapi arjun bila sangat gerogi karena arjun yang terus mentapnya..
"akhirnya"ucapan bila sambil minum air putih yang ada di dapur, setalah menetralkan perasaan supaya terlihat biasa aja dia segera pergi ke kamar arjun..
ketika membuka pintu ternyata arjun sudah tidur dan sudah memakai baju,.
bila mengecek suhu tubuh arjun, sekarang panasnya turun,karena ngantuk bilapun pindah ke kursi yang ada di pojok dan berbaring sambil menetap arjun dan teridur..
arjun yang terbangun tengah malam melihat bila yang teridur seperti bayi,merasa kasihan pasti bila tadi sudah tidur ketika arjun suruh kesini dia langsung kesini,arjun mengabil selimut yang ada di laci lalu di pakai kan pada bila..
arjun melihat di hpnya ada notifikasi,lalu melihatnya dan ternyata itu dari Sabahat..
[ maaf bro gue abis jalan sama isabel] [bro loe marah iya]
[bro loe udah tidur] andra arjun membuknya tanpa ada niat membalasnya..
[ada apa tuan muda arjun Wijaya]
[maaf gue tadi ketiduran]
__ADS_1
[arjun woyyyy] begitulah isi pesan dari ardi,sama arjun juga membukanya tanapa membalasnya..
setelah melihat hp arjun tertidur lagi sampe pagi..
**
hari Sabtu ini sangat cerah arjun terbangun dari tidurnya dan badannya sudah lumayan sehat tidak seperti semalam meregangkan otot-otot di tubuhnya,setalah masuk ke kamar mandi karena dia ingin berendam karena badanya terasa lengket,
setelah menyelesaikan ritualnya dia. memakai baju dan memanggil pelayan untuk membawakan sarapan untuk dirinya dan bila..
bila yang masih tidur di sofa bangun ketika matahari mulai masuk dari celah jendela,dia pun sadar ternyata ini bukan kamarnya dan bila sadar dia sekarang ada di kamar bosnya..
"sudah bangun nyonya , tidurmu seperti kerbau"ucap arjun,dia tidak tega membangunkan bila makanya arjun membiarkan bila bangun dengan sedirinya..
"maaf tuan"ucapan bila
"sudah sana mandi di kamar tamu dan ganti bajumu itu yang seperti anak sd itu"ucapan arjun.
ketika arjun menelpon bila sedang tidur dengan memakai celana pendek dan kaos pendek,makanya ketika arjun menyuruh bila ke rumahnya bila buru2 memakai baju yang iya ambil di lemari tanapa melihat baju dan celana apa karena takut arjun menunggunya lama..
"iya permisi tuan"ucap bila berlalu
bila langsung mandi dan memakai baju yang sudah di siapkan oleh pelayan arjun..
setelah itu bila ke kamar arju karena pelayan berpesan pada bila untuk ke kamar arjun lagi..
"ayo makan"ucap arjun pada bila
bila yang sudah lapar dari tadi hanya mengangguk dan ikut duduk di sofa dengan arjun,mereka pun makan tanpa ada obrolan kerena keduanya sangat canggung..
tanpa mengetuk pintu ardi dan andra datang..
"widihhh kaya pengantin baru aja nih tuan muda"ucap ardi
"iyaa nih,seru banget kayanya"ucap andra
"ayoo makan bareng"ajak bila,
sedangkan arjun hanya diam..
"emang boleh"tanya ardi
"tidak boleh ini hanya cukup untuk kita berdua"ucap arjun..
"pelit banget sih loe"ucap andra
__ADS_1
"sana di meja makan masih banyak,jangan mau yang ada disini"ucap arjun, sinis pada kedua temanya..
see you next part bey