Bukan Pernikahan Sedarah

Bukan Pernikahan Sedarah
bab 6


__ADS_3

sesampainya di rumah arjun pun turun begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih..


"tuan itu"bila sambil menujuk kepala


"ahh iya saya lupa"ucapan arjun sambil mencopot helm yang ada di kepalanya,sambil garuk-garuk kepala setelah helm di berikan pada bila,dia pegi begitu saja.


"dasar orang kaya engga tau terimakasih pergi gitu aja,"gerutu bila sambil memendangi rumah yang begitu besar halaman yang luas itu dengan kagum.


sedangkan arjun setelah masuk dia melihat bila dari balik jendela kamarnya, sebenarnya dia mau bilang terimakasih tapi dia gengsi..


bila pun mengendarai motornya untuk pulang, sesamapinya dirumah dia bersih2 setalah semuanya beres bila makan cemilan yang dia beli di pinggir jalan sambil nanton tv, handphone bila pun berbunyi ternyata bapaknya tlpn..


"assalamualaikum pak ada apa?" jawab bila


"walikumsalam bila ,gimana kabarmu nak,?"balas bapak


"Alhamdulillah bila baik pak,bila baru beres mandi bila baru pulang kerja"bila


"owh begitu,besok bisa datang ke sini nak"lanjut bapak


"emang ada apa pak"ucapanku


"ini mamah asri ingin kesini sekalian perkenalan supaya kamu bisa lebih deket"ucapan bapak..


"ahh iya nanti bila usahakan iya pak"bila


"iya nak,sekalian juga kamu kenalan sama kakak baru kamu "ucap bapak lagi


"iya pak nanti bila kesana"ucap bila


"udah dulu ya nak,kamu istirahat besok kan mau kerja lagi awas jangan tidur terlalu malam assalamualaikum?" lanjut bapak


"iyaa siapp pak, walaikumsalam"balas bila..


sebenarnya bila belum rela bapaknya menikah lagi, apalagi dia punya kakak tapi mau bagaimana lagi bapaknya sangat mencintai perempuan yang sekarang menjadi istrinya itu setelah ibu.


bila beranjak menuju kamarnya dan beriap2 tidur karena dia sangat lelah dengan hari ini apalagi bos barunya..


**


tempat lain..


arjun yang sedang menikmati makan malam sedirian ,tiba2 handphone berdering..


"assalamualaikum"suara lembut di sebrang sana


"walaikumsalam mih"ucapan arjun begit lembut


"besok kamu datang kesini iya sayang,"ucapan mamih arjun


"emang ada acara apa mih kok tumben"balas arjun

__ADS_1


"mamih mau makan bersama kamu sayang,sama adik baru kamu,terus supaya kamu lebih mengenal papih baru kamu"jawab mamih semangat


"iya mih gimana nanti aja,arjun engga janji iya soalnya besok arjun ada metting klien dari luar kota"ucapann arjun


"iya udah tapi usahakan datang,bawa pacar kamu mamih ingin tau cewe yang beruntung dapatkan kamu"balas mamih


"iyaa insyallah mih,udah dulu arjun mau lanjut makan, assalamualaikum "ucapan arjun


"walikumsalam sayang "ucapan mamih


setelah memutuskan tlpn arjun melanjutkan makan..


.arjun pikiran adik cewe dari papi barunya itu adalah perempuan kecil yang lucu yang pasti sangat menggemaskan,.


"hay bro lagi makan,enak nih,"ucapan andra yang entah kapan ada si rumah arjun,di ikuti oleh ardi..


"ngapain loe di rumah gue"tanya arjun.


"kapan kita makan2 di rumah mamih asri"sahut ardi tanpa menjawab omongan arjun..


"mamih tidak gajak kalian dia nyuruh gue bawa pacar"balas arjun sambil mengunyah makanan.,


"iya udah bawa aja si arsyi pacar loe itu"balas andra


"gue udah putus sama arsyi udah hampir satu bulan"ucapan arjun


"kenpa loe putus sama arsyi jun"ardi


"dia yang mutusin,gue tanya alasanya,dia bilang bosen"ucapnya dengan raut wajah yang sedih..


mereka bertiga pun makan malam sambil bercanda,karena mereka anak tunggal semua jadi yah mereka sering menginap di rumah arjun dalam seminggu mereka 2 kali menginap di rumah arjun,.


kini arjun dan dua temanya sedang mengobrol..


"ju gimana hari pertama bila kerja, pasti rajin iya dia soalnya kalau di cafe dia paling rajin dan cekatan," cerocos andra


"si bila itu baru masuk udah bikin gue emosi"jawab arjun


"emang dia bikin loh emosi kenpa"jawab ardi


"dia bikini gue kopi gulanya pake garam"singakat arjun.


kedua temannya pun tertawa membayangkan muka Arjun ketika meminum kopi yang asin,.


"kenapa kalian ketawa,emangnya ada yang lucu"arjun nyolot..


"engga ada"ucap keduanya kompak langsung berhenti..


"loe jangan marahin bila terus kasian"ucapan andra


"loe suka ya sama bila"ucapan ardi

__ADS_1


"engggalah"ucapan andra mengelak


"ngaku aja loe sma kita" ucapan ardi


"engga gue kasian sama bila,di usia 19 thun udah kerja bukanya kuliah,pas gue tanya alasanya kenapa dia kuliah,dia jawabannya kasian sama bapaknya gitu meskipun dia anak satu2 dia engga mau jadi beban bapaknya" jelas andra


"owh gitu,emang bapak si bila kerjanya apa"ardi penasaran..


"pas gue tanya, bapaknya punya kelontong di pasar aga jauh dari rumahnya dan punya karyawan 3 "jawab ardi lagi, sedangkan arjun hanya menyimak obrolan sahabatnya itu.,


"berarti lumayan gede kelontong nya"tanya ardi lagi..


"mungkin"jawab andra


"kenapa si bila itu mau jadi pelayan di cafe,padahal menurut gue dia itu bapaknya punya usaha yang lumayan lah,dan gue liat dari cara berpakaian dia sangat sederhana tidak neko2 seperti remaja yang lain"ucapan ardi


"iyaa bahkan dia semenjak kerja sam gue dia engga pernah keliatan pake make up,dia sangat sederhana dan mendirikan"ucapan andra dengan penuh senyum.


ardi dan arjun hanya memutar ke dua bola matanya melihat tingkah sahabatnya itu..


"dan loe tau engga,ternyata bila itu ibunya sudah meninggal,sejak umur 10 tahun dia hanya di besarkan oleh seorang bapak"sambungan andra lagi


"loe tau dari mana"ucapan arjun akhirnya menyahut,


"tahu dari temanya Isabel"ucapan andra bangga


"loe itu suka sama bila apa si Isabel"tanya ardi


"kenapa loe nanya begitu"andra


"iya gue nanya aja"balas ardi,dia hanya diam,.


"awas aja kalau suka dua2 loe ,bila buat gue"ucapan ardi diringi tawa..


arjun hanya menggeleng kepala melihat sahabatnya itu samb berlalu ke kamar untuk tidur, begitupun ardi dan andra mereka masuk ke kamar masing-masing karena di rumah arjun mereka punya kamar sediri.


pagi telah tiba..


bila yang sudah rapi mau siap2 berangkat kerja dengan semangat..


handphone di telepon berdering.


"hallo bil ini aku Isabel" ucapan isabel di sebrang sana.


"iya ada apa bel"tanya bila


"tolong bilangin ke pak Andra aku hari ini izin tidak masuk kerja"balas bila..


"aku lagi nemenin saudara di rumah sakit, aku kasihan soalnya dia sendirian, keluarga di luar negeri semu"ucapan isabel.


"iya nanati aku bilangin"ucapan bila

__ADS_1


"makasih iya cantik,udah dulu iya dadah"isabel


see you next bab


__ADS_2