
isabel pun ikut bila dan duduk,bila sibuk membuka kan kotak makanya lalu membukanya bau harum yang khas tercium dari lobster dan beberapa jenis seafood lainya..
"bil apa bener ini dari mamih kamu"tanya isabel
"bener ini masak mamih aku,soalnya pagi bapak ngaterin ke rumah"jelas bila
"owh tapi rasanya seperti yang ada di resto loh bil"ucap isabel
"emang makanan mamih aku enak bel"belas sambip mengunyah..
"hmm boleh engga aku nanti numpang makan hehehhe"Isabel
"boleh dong hari Minggu kan kita libur,gimana kalau kamu ikut nginep di rumah mamih aku"bila semangat
"emang engg apa_apa aku inginep di rumah mamih kamu"ucap isabel ragu
"engga apa-apa dong pasti mamihku seneng"kata bila
"iyaa deh gimana nanti aja"isabel
setelah makan seafood meraka berdua makan salad buah sambil ngobrol,,.
"hmmm"suara dari belakang
"ehh bapak,ada yang bisa kami bantu"ucap bila
"saya cuma mau nitip ini kepada arjun"andra memberikan map coklat.
"iyaa nanti saya kasih"bila sambil mengabil map itu.
"lagi makan apa, kayanya enak nih"ucap andra sambil melirik isabel..
"ini makan salad buah"ucap bila
"hmmm kok sama sih sama saya bil makan siangnya"rendra
"bisaa kebetul gitu iya pak"ucap bila
"iya jangan2 kita jodoh"andra sambil tersenyum..
"bisa aja bapak ini"ucap bila malu..
"bil kenapa temen kamu engga ngomong2 dari tadi"sindir andra pada isabel
"dia,sakit gigi mungkin"ucap bila
"owh pantesan"jawab andra
"pak,bel aku mau pamit dulu iya soalnya takut kesiangan dan macet"pamit bila
"bil ini gimana masih banyak"keluh Isabel
__ADS_1
",bagi aja sama pak rendra supaya cepet abis,owh iya nanti kotak makananya jangan lupa cuci iya dahh"ucap bila sabil terus pergi..
di tempat itu cuma ada Isabel sama rendra.
"bawa makanannya ke ruangan saya"perintah rendra
Isabel pun menurut membawa kotak makananya..
sesampainya di sana mereka saling diam..
"hemmm bel kenapa kamu tidak mengangkat telpon ku"jawab rendra
"semalam aku tidur"ucap singkat isabel
"owh gitu,ayo buka kita makan bareng aku juga belum makan"rendra
pas andra membuka paper bag enya,rendra sama isabel heran kok sama sih kotak makanya Tupperware warna ungu dan isinya salad juga,terus andra membuka kaotak makan warna ungu satu lagi tapi isinya tidak sama, isinya susi sama salmon makanan ke sukaanya..rendra terdiam meskipun dia bukan ibu kandung rendra tapi kasih sayang lebih dari ibu kandung tidak di beda2kan dengan arjun yang anak kandung,bahkan rendra lebih dekat dengan ibu sahabatnya itu dari pada dengan ibu kandungnya yang sibuk bekerja dan tidak punya waktu dengan anaknya sediri..
"kenapa"ucap isabel lembut kepada andra
"ahh engga apa-apa"ucap andra sadar dari lamunannya..
"ayoo makan"isabel
mereka pun makan sambil saling tatap dan tersenyum bahagia, layaknya seorang ABG yang sedang di mabuk asmara.
"bel aku mau ngomong sesuatu boleh"ucap rendra
"tipe,cowo kamu seperti apa"ucap rendra
"hmm aku suka cowok yang dewasa dan humoris"jawab isabel
"owh seperti aku dong"ucap rendra
"bisa jadi"isabel sambil tersenyum malu
"jujur aku setelah 1 tahun kenal sama kamu dan kita sering mengabisakan waktu bersama aku mulai suka ,dan nyaman sama kamu, apakah kamu mau jadi pasangan aku"ucap rendra
isabel diam dan menghembuskan nafasnya,jujur isabel Sangat bahagia mendengar ucapan andra tapi isabel masih ragu terhadap andra..
"tapi kamu kan pagi deket sama bila "ucapan Isabel bernanikan diri..
"aku sma bila cuma dekat seperti kakak adik,aku menggap bila seperti adik aku sediri kamu jangan salah paham"ucap andra yakin
"bener seperti itu"ucap isabel
"bener,jadi kamu mau engga jadi pacar aku"ucap rendra
"iyaa aku mauu"ucap isabel malu
andra pun langsung memeluk isabel..
__ADS_1
"tapi kamu harus merahasiakan hubungan kita pada karyawan apalagi sama bila" ucap isabel
"kenapa "rendra
"aku takut,ada gosip yang engga2"ucapan isabel,andra hanya mengangguk tanda mengerti,. mereka melanjutkan makanya setelah itu isabel pergi untuk bekerja lagi..
**
bila yang sudah sampe di kantor milik arjun segera ke lantai atas.,dia biasa mengetuk pintu bosnya itu setelah di suruh masuk pun bila masuk.,bila melihat muka bosnya sedikit pucat namamu bila tidak menghiraukan itu,dia buru mengerjakan rutinitasnya di kantor arjun..
"salasbila "ucap arjun
"iya ada apa tuan"balas bila
"tolong buatkan saya susu"arjun
"ah baik tuan"bila sambil berlalu mengambil gelas dan mencari susu tuanya itu akhirnya bila menemukanya.
bila mengantarkan susu yang bosnya pesan,dia hawatir melihat wajah tuanya sedikit pucat.,
"tuan ini susunya,apakah tuan sakit"tanya bila
"ahh tidak saya hanya sedikit lemas"ucap arjun pelan..
"tuan mau saya buatkan makan siang apa"tanya bila
"hari ini tidak usaha memasak saya sudah membawa bekal,kalau kamu mau lapar pesan aja"nnati saya yang bayar
"tidak tuan saya sudah kenyang, sebulum kesini saya sudah makan"ucap bila,arjun hanya mengangguk saja.
bila pun membereskan ruangan kerja dan juga kamar, setelay selasai bila melihat arjun sudah mengabiskan susunya..
"tuan apakah makan siangnya mau saya,angetin"ucap bila
"iya itu paper beg yang ada di atas meja"arjun sambil menujuka paper bag warna hitam,
bila membuka isi paper bag itu dan ternyata isinya seperti makanan yang bila bawa salad buah,tapi yang dikotak makan satu isinya chicken katsu dan nasi putih, bila mengambil chiken katsu dan nasinya lalu menghangatkannya.
setelah Selasai arjun memakan semuanya yang mamihnya bawakan,arjun sangat menyukai chiken katsu buatan mamihnya itu dia tidak pernah bosa apalagi salad buahnya.
bila yang melihat tuanya makan begitu lahap hanya tersenyum, setelah beres makan dia pun duduk lagi di kursi kerjanya sambi memeriksa kertas yang bila bawa tadi,bila yang dari memperhatikan bosnya itu ternyata ganteng, diantara ardi andra,arjunlah yang menurut bila paling ganteng ,tapi sayang sikap arjun sangat menyebalkan..
bila yang memikirkan hal itu menggeleng kan kepalanya beberapa kali,membuat ke dua laki-laki yang ada di meja kerja itu heraan..
"ehh bila kamu kenpaa"ucap ardi yang entah kapan duduk berhadapan dengan arjun..
"ehh engga apa-apa tuan,sejak kapan taun ada disini"ucapan bila pada ardi
"sejak kamu ngelamun dan terus melihat arjun"ucap ardi
bila hanya menunduk malu karena katahun memperhatikan bosnya itu.
__ADS_1
see you next part bey bey bey.