Bukan Pernikahan Sedarah

Bukan Pernikahan Sedarah
Part 39


__ADS_3

Dua bulan pun berlalu, kandungan Adel sekarang sudah memasuki usia empat bulan. Sore tadi mereka sudah memeriksakan kandungan ke rumah sakit. Dokter mengatakan kalau kandungan Adel sehat dan sudah kuat. Reyhan pun tanpa sungkan juga menanyakan masalah kunjungannya kepada sang anak, membuat Adel malu semalu-malunya.


Dokter mengatakan bahwa boleh saja mengunjungi, namun harus tetap hati-hati dan pelan-pelan. Dan juga jangan terlalu sering, karena dapat memicu kontraksi dini. Ingin rasanya Reyhan bersorak kegirangan karena sudah mendapat lampu hijau dari dokter Lusi.


Reyhan berdiri di depan pintu kamar mandi menunggu istrinya membersihkan diri. Ia sudah tidak sabar ingin segera menerjang istrinya tersebut.


Ceklek!


Adel terlonjak kaget saat membuka pintu kamar mandi suaminya sudah berdiri tegak di sana dengan senyum yang mengembang.


"Abang iih, bikin kaget aja." Gerutu Adel kemudian berlalu, namun baru beberapa langkah tiba-tiba tubuhnya terasa melayang. Adel pun menjerit keras karena terkejut dengan ulah suaminya itu. dibaringkannya tubuh Adel ke atas tempat tidur, kemudian Reyhan segera mengungkung tubuh istrinya agar tidak bisa menghindar lagi.


"Sebentar Abang, aku belum siap, aku masih takut." Cicit Adel takut-takut.


"Sssstt! Aku akan melakukannya dengan lembut sayang, kamu hanya perlu menikmatinya." Dibukanya kancing piyama istrinya itu satu persatu kemudian melemparkannya ke sembarang arah, Reyhan lalu beralih melepaskan pengait bra warna krem tersebut yang membuat tubuh polos bagian atas istrinya terpampang di depan matanya. Adel yang merasa malu berusaha meraih bantal untuk menutup dadanya namun Reyhan segera membuang bantalnya.


"Abang, aku takut." Cicit Adel sekali lagi. Reyhan segera melahap kedua bukit kembar istrinya secara bergantian.


"Aaaaaahh!" Satu d3s@h@n lolos begitu saja dari bibir Adel. Setelah puas bermain-main dengan benda kenyal kesayangannya itu, Reyhan beralih menyusuri leher istrinya dan meninggalkan banyak jejak kemerahan di sana yang membuat Adel serasa tersengat aliran listrik.

__ADS_1


Setelah dirasa cukup pemanasannya, Reyhan segera melucuti pakaian bagian bawah istrinya dan pakaiannya sendiri kemudian melemparnya serampangan. Miliknya yang sudah menegang sejak tadi sudah tidak sabar untuk masuk ke dalam sarangnya malam ini.


"Aku masuk ya?" Izin Reyhan yang mendapat anggukan dari Adel. Ditekuknya perlahan kedua lutut istrinya kemudian mengarahkan miliknya ke depan milik istrinya dan bersiap untuk memasukinya.


"Aaaaaahh! Sakit!" Jerit Adel seraya menggigit lengan suaminya.


"Kenapa berubah jadi sempit lagi?" Reyhan merasa heran karena istrinya kan sudah tidak perawan lagi, kenapa masih saja sempit seperti saat dulu ia memasukinya untuk pertama kalinya?


"Tahan sedikit ya." Reyhan segera m3lum@t bibir sang istri kemudian mendorong miliknya ke dalam milik istrinya.


Bleeeeess!


"Aaaaaaahh!" Des@h keduanya saat Reyhan berhasil masuk. Untuk sesaat mereka berdua terdiam menikmati penyatuannya setelah empat bulan lamanya berpuasa. Kemudian Reyhan mulai bergerak perlahan dan hati-hati dengan mengutamakan kenyamanan istrinya.


"Pelan-pelan!" Protes Adel melotot tajam ke arah suaminya. Sedang yang dipelototi hanya menyunggingkan senyum kemenangannya.


"Kalau pelan-pelan pasti akan lama keluarnya sayang." Bisik Reyhan di telinga Adel yang membuat Adel semakin meremang.


"Mau pelan tapi lama, atau mau yang cepet?" Goda Reyhan sekali lagi di sela goyangannya membuat pipi Adel merona karena malu.

__ADS_1


"Pipimu merah sayang." Reyhan suka sekali menggoda istrinya yang wajahnya sudah merona itu.


Apa sih bang!" Adel memukul bahu suaminya pelan, kemudian menyembunyikan wajahnya di dada sang suami.


Malam itu akhirnya sepasang anak manusia tersebut bisa mereguk manisnya syurga dunia lagi setelah berpuasa selama empat bulan lamanya.


*****


*****


*****


*****


*****


Udah segitu aja, takut pengen ðŸĪ­ðŸ˜‚😂


Lope-lope sekebun Pare 😘😘ðŸĪŠðŸĪŠ

__ADS_1


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh ☕☕😂😂


__ADS_2