Bukan Pernikahan Sedarah

Bukan Pernikahan Sedarah
bab 2


__ADS_3

"permisi tuan mau pesen apa"ucapanku dengan nada sopan


dia malah melihat dengan tajam


"tuan permisi mau pesan apa"ucapaku lagi


"nama kamu siapa?"dengan nada


"nama saya salasbila tuan"jawabku


"nama yang bagus,tapi orangnya sangat bodoh"ucapannya sambil tertawa kecil


sedangkan orang yang ada di sebelah nya, hanya sibuk dengan handphone..


"maksud tuan apa berbicara seperti itu"ucapanku sambil menahan marah ,kerana aku tidak terima aku di sebut orang bodoh.,


"kamu tidak dengar kamu itu bodoh"ucapan itu lagi.,


aku tidak menggubris nya aku tetap stay senyum,karena aku sadar aku disini cuma pagawai biasa,.


"owh iya aku mendengarnya,tuan mau pesen apa?"ucapan aku lagi sembari tersenyum.,


"tanyakan saja sama manager mu apa kesukaan aku dan sekretarisku ini"ucapan cowo sok kaya itu.,


aku pun berlalu dan nyamperin manager,aku kesel kok ada orang seperti itu di dunia ini, nyebelin sok kaya semuanya dia borong,.


"pak kata tuan tadi aku suruh bertanya sama bapak,dia mau makanan favorit yang dia suka katanya bapak tau "ucapanku


"hahaha ternyata dia mengeri_mu bila,tumben si irit ngomong itu mengerjai orang yang baru dia kenal",pak rendra ketawa,sampe aku bingung, setelah di pesankan aku pun bekerja sambil menunggu pesanan matang, setalah pesanan sudah ada, aku segera ke meja yang tadi memesan menu itu,


"permisi tuan"ucapanku ramah


aku menaroh semu menu yang dia pesan.,


"eh kamu yang tadi nabrak mobil gue kan" ucapan tuan yang sok kaya itu


"maaf tuan,mungkin anda salah orang "ucapakku


"alah kamu nagaku aja,aku sudah memfoto plat nomer motor butut kamu"ucapanya santai


aku terdiam dan antara takut dan kesal,baru pertama kali aku menemukan orang yang paling menyebalkan,.


"maaf tuan,, maafkanlah saya bukan mau lari dari tanggungjawab,tapi saya tadi buru_buru mau berangkat bekerja"ucapanku dengan wajah memelas


"panggil manager mu sekarang aku mau ngomong"ucapanya lagi


setelah aku pergi, mereka berdua tertawa, emang ada yang lucu apa pada diriku kenapa mereka seperti orang gila,aku segera ke ruang manager dan menyuruhnya ke hadapan tuan dan sekertaris gila tadi.,


aku pun berlalu entah apa yang mereka bertiga katakan karena dari penglihatan ku mereka membicarakan aku,.


"hai bila kenapa kamu melamun" ucapan isabel


"entahlah, mungkin aku akan di pecat dari cafe ini"ucapanku frustasi


"emangnya kamu melakukan kesalahan apa"ucapan isabel

__ADS_1


"aku tidak melakukan kesalahan,tapi orang yang aku tabrak tadi seperti nya sangat dekat dengan pak rendra"aku sambil menujukan ke arah mereka betiga


"wow itukan pak arjun wijaya"ucapan isabel sambil ternganga


"bell kamu kenal mereka berdua"ucapanku


"iya yang bosnya arjun wijaya dan yang sekretarisnya adalah ardi itu orang punya perusahaan terbesar di kota ini bila"ucapanya antusias


"kok aku baru dengar iya"ucapanku dengan wajah polos


"kamu mah udik"ucapan isabel sambil terawa


"bel kenpa mereka kenal sama pak rendra"ucapanku


"Karena mereka itu sepupu tapi kaya rasa teman" ucapan isabel lagi


aku hanya mengangguk tanda mengerti,


"Salsabila tuh pak rendra manggil loe suruh kerungnaya"kata teman kerja aku yang bernama fira


"iya aku kesana"ucapanku


aku pun pergi keruangan pak rendra,.


"permisi pak" ucapanku sambil mengetuk pintu


"owh bila selahkan masuk"ucapan pak rendra sambil tersenyum begitu manawan, bikin aku cenatut,.


aku hanya melongo melihat wajahnya sambil tak kedip


"bila,bila, Salsabila"ucapan pak rendra sambil menepuk bahuku


"itu iler kamu lap" ucapanya sambil tertawa


aku buru_buru mengelap bibirku,dan pak rendra pun tertawa,entah apa yang yang lucu .,


"hahaha,bila kamu itu polos banget sih,pantesan aja.."ucapan pak rendra lagi


"pantesan,apa pak" ucapanku penasaran


"ahhh engga"ucapanya


"owh "ucapanku


"mualai besok kamu kerja sampe jam 2 siang setelah jam dua kamu pergi ke lamat ini"sambil menyodorkan sebuah kertas kartu nama


"kok begitu sih pak" ucapanku


"iya karena kamu sudah membuat mobil arjun lecet,jadi sebagai gantinya itu"balasnya lagi.


"iya sudah pak berapa hari aku bekerja seperti itu"ucapanku lagi


"itu tergantung arjun sih bil"ucapanya santai,aku sangat kesal bagaimana aku biasa bekerja denga orang pemarah seperti dia,setangah jam besama dia aja aku membuat ku sangat emosional,akuapun pamit kepada pak rendra dan melanjutkan pekerjaan,,.


setelah jam 7 malam aku siap2 pulang aku naik motor kesayangan aku,

__ADS_1


"bila bila"aku mencari asal suara itu, ternyata itu isabel


"iya bel ada apa"ucapan aku


"aku numpang naik motor kamu,boleh engga"ucapan dia memelas


"boleh dong bel, apa sih yang engga buat kamu"balasku


"iya udah ayo nanti aku tunjukin gangnya kita kan searah"lanjutan isabel


"oke siap selebeww "ucapanku diringi tawa kita berdua


sepanjang berjalanan aku becanda dan mengobrol ,samapilah aku dirumah Isabel,.


"bila mampir dulu dong "ucapan isabel dengan bergelayut manja di tanganku.


"maaf iya bel aku engga bisa mampir,soalnya ada urusan keluarga"ucapanku sambil pamit,.


akupun melanjutkan perjalanan menuju rumah,


*


sesampainya di rumah aku melihat bapak,sudah bersiap menuju calon istrinya dan ada saudara dekatku juga,.


"sayang kok kamu baru pulang"ucapan bapak


"iya pak maaf,kayanya aku engga bisa ikut,tapi aku mendo'akan semoga bapak bahagia"ucapanku sambil memeluk laki2 kesayangan,bukanya aku tidak mau ikut tapi aku cape dan juga aku aga sedikit kecewa sama bapak,tapi aku medo'kan yang terbaik buat kebagian bapak,.


setelah bapak dan yang lain pergi, aku masuk kekamar untuk bersih2, setalah semuanya beres aku melihat foto ibu aku memeluk foto itu.


bu maafkan bila karena tidak bisa mencegah pernikahan bapak dan wanita lain,aku disitu menangis karena merasa bersalah sama ibu,tapi mau bagaimana lagi bapak butuh sosok istri untuk menemninya di masa tua nanti,.


aku sampe lupa mau menghubungi nomor pak arjun itu, aku langsung mengambil hp cepat2 aku WhatsApp nomor yang di berikan pak rendra..


_ tuan ini dengan saya Salsabila _aku mengirim dengan tangan bergetar


_owh wanita bodoh tadi_balasnya


aku yang membaca pesan darinya langsung marah dan memukuli guling,andai dia ada disini sudah habis mukanya aku cakar2 dan tonjok


_iya tuan aku bodoh tadi_aku membalas


_hay bodoh besok datang jam 3 kerumahku_balasnya lagi.


aku yang kesal hanya melihat pesan yang di kirim lelaki gila itu,


setelah jam 10 malam aku mengunci semuanya, karena dirumah sedirian aku takut,


ponselku berbunyi ternyata itu bapa.,


"hallo bil"ucapan bapak dengan penuh bahagia


"iya pak ada apa"balasku


"bapak mau tidur di rumah ibu asri beberapa waktu"ucapanya

__ADS_1


"iya pak rmang bapak bawa baju,sama kuci kelontong"ucapanku


see you next bab


__ADS_2