
"dia sakit kangker bil"ucapan isabel dengan raut wajah sedih.
"ya allah kasian sekali"bila
"iya mungkin nanti dia akan berobat di Singapura karena di sana alat medis sama obatnya sangat lengkap"jelas isbel
"semoga cepat sembuh"do'a bila
mereka berdua pun kembali bekerja,dan di sisi lain ada dua pasang mata yang lagi memperhatikan mereka bedua sambil tersenyum.
andra menyuruh isabel ke ruangannya..
"bel apa kamu baik saja"tanya andra hawatir
"baik kok pak, yang sakit itu sepupuku bukan aku"jawab isabel meskipun mereka bedua akrab tapi di saat bekerja isabel berusaha profesional..
"bel kenapa kamu engga pernah bales chat aku"tanya rendra..
"ahh itu kandang aku lupa untuk membalas karena sibuk"alasan isabel,bukanya tidak mau membalas chat dari rendra,tapi dia takut perasaannya semakin besar pada rendra dan terus berharap, isabel tahu rendra sering ngobrol sama bila bakan isabel pernah mereka begitu akrab, kadang isbel cemburu pada mereka berdua tapi isbel sadar Antara rendra dengan dirinya tidak ada hubungan apa-apa..
"owh gitu lain kali,sesibuk apapun kamu harus balas chat aku iya"sambil menegang lembut tangan isabel,
perlakuan rendra seperti ini yang membuat isabel jatuh cinta,,
"ahh iya nanti aku balas,aku mau lanjut kerja lagi pak"ucap isabel pamit.karena jantung sudah mau locat kalau lama2 bersama lelaki pujaanya itu..
rendra yang melihat tingkah isabel hanya tersenyum..
sebenarnya dia suka sama isabel tapi takut di tolak kerena umurnya yang 7 tahun lebih tua,karena menurut rendra mana mungkin gadis remaja yang 20 tahun suka kepadanya..
di sisi lain juga rendra menyukai bila ahh jika memikirkan itu rendra jadi bingung kenapa dia menyukai dua perempuan sekaligus yang umurnya masih muda..
"hay" bila
"ahh iya bil"ucapan isabel yang tersadar dari lamunanya
"ngelamun aja nih"ucap bila
"ihh siapa yang ngelamun"bantah isabel
"pasti ngelamunin cowo iya"bila
"ahh engga "elak isbel
"aku mau pamit dulu"bila
"mau kemana"isabel
"masa kamu lupa, aku kan kerjanya dua tempat"jawab bila
"ahh iyaa aku lupa"isabel.
bila pun pamit pada isabel..
disaat bila naik motor nya ,ada suara yang memangginya dan ternyata itu pak andra..
"bila kamu mau ke kantor arjun"tanya andra
__ADS_1
"iyaa pak,emang ada apa"jawab bila
"boleh saya numpang naik motor,soalnya mobil saya ada di bengkel"andra
"boleh,emang Bapak tidak apa-apa naik motor,nanti ke panasan"tanya bila
"engga apa-apa,panas juga kalau sama kamu mah engga akan panas"gombal andra
bila hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala mendengar gombalan dari bosnya itu..
mereka pun naik,di sisi lain ada dua mata yang sendari tadi melihat obrolan kedunya siapa lagi kalau bukan isabel..
"saharus aku melupakan persaan ini dari dulu"ucap isabel sambil berlalu pergi dengan mata nanar,karena jujur hatinya sangat sakit melihat orang yang dia sukai selama 4 tahun bersama perempuan lain apalagi perempuan itu sahabat sediri..
bila mengedarai motornya dengan sedikit ngebut,tangan andra yang dari tadi melingkar di pinggang bila membuatnya sesak bernafas dan jantungnya berdetak kencang..
"pak andra tolong tanganya jangan terlalu erat"ucap bila
"aku takut bila, apalagi kamu bawa Motonya sanagat kencang seperti pembalap"jawab andra
bila hanya pasrah, rasanya dia ingin cepat sampai ke kantor arjun..
30 menit akhir mereka sampai di perusahaan arjun,bila sangat lega ketika andra melepaskan tangan dari pinggang nya..andra sudah pergi duluan karena dia ingin ketemu arjun membicarakan soal bisnis..
sedangkan bila santai soalnya dia punya waktu setengah jam lagi untuk istirahat dia duduk di taman dekat kantor,sambil membawa kotak makanan yang lumayan aga besar..
**
di lantai atas ruangan,arjun sedang sibuk kepada laptopnya sambil sesekali menandatangani surat penting.
"hmmm"balas arjun yang cuma melirik
"sibuk banget nih"andra
"ngapain kesini"tanya arjun
"gue mau membicarakan peroyek kita yang ada di Bandung"andra
arjun dan kedua sahabatnya itu sedang mebuat cabang cafenya di Badung jadi kalau mereka bertiga kumpul pasti yang sering di bahas adalah soal pekerjaan..
"owh katanya engga jadi kesini, mobil loe mogok"ucapan arjun
"gue numpang sama bila kesini,naik motor"ucapan andra sambil tersenyum
Arjun mencibik kesal, kepada temanya itu ini ,karena masih labil pikiranya katanya suka pada isabel tapi sama bila suka..
"broo tolong tandatang ini"ucapan adri padahal masih di depan mintu.
"ehh loh masih jauh itu dari meja arjun,loe udah terik2 kaya di pasar"andra
"ngapain loe siang2 ada di sini,engga ada kerjaan aja "tanya ardi heran
"gue kesini ada kerjaan,mau bahas peroyek kita yanga da di Bandung"andra
"kata arjun ga jadi soal mobil loe di bengkel"ardi
"gue numpang sama bila"ucapnya bangga
__ADS_1
"nyari kesempatan baget loe tua bangak gila"ucap ardi
"apa loe bilang"andra tidak terima
"emang loe tua bangak dari kita beriga loe tuh yang umurnya paling tua"ardi engga mau kali
"terserah loe aja"andra kesal
"kenapa kalian selalu bikin kepala gue pusing"kesal arjun yang mendengar perdebatan antara dua sahabatnya itu..
bila yang sudah hampir setengah jam duduk di taman,akhirnya naik ke atas menuju ruangan arjun sambil membawa kotak makan..
"permisi"suaranya sambil mengetuk pintu
"silahkan masuk"jawab ardi dan andra
bila masuk dengan tersenyum
membuat tiga laki2 di hadapanya itu mentapnya..
"ada yang salah iya"karena bila malu tatap seperti itu,takut di mukanya ada kotor atau apalah itu.
"ahh engga "balas mereka bertiga gelgapan karena ketahuan melihat bila..
"ehh bila kamu bawa apa"ucap ardi
"ini makan siang ku yang di masakin mamih tadi lupa aku makan"ucap bila
"pasti enak tuh"ucap andra
"apakah bapak mau"tanya bila
"mauuu "balas ardi dan andra bersamaan
"aku mau panasin dulu"bila
"iyaa"jawab ardi
"tuan apakah tuan mau,kalau tidak aku mau masak manan untuk tuan "ucap bila
"hmmm" itulah jawaban arjun
"dia mau,,bil kalau jawabannya hmmm"ucapan andra
bila menganguk sambil berlalu pergi,dia juga membuat kopi untuk tiga tuanya itu..
"ehh ndar nanti malam kita nginep di rumah mamih"ucapan ardi di tengah keheningan
"yang bener loe"ucap andra
"tanyakan aja tuh sama tuan muda arjun"ardi lagi
"bener engga jun"tanya andra pada arjun
"hmmm"jawab arjun
see you next part bey bey bey
__ADS_1