
"Bu sekarang aku ingin jujur pada kalian. Dia bukan sekedar teman dia lebih dari teman, maaf pagi tadi aku tidak memberitahu ibu jika Catty adalah kekasihku."
Saat Marco mengatakan yang sebenarnya pada kedua orang tuanya dan dihadapan keluarganya, seketika semua orang terkejut.
"Tidak! Kekasih Marco adalah Lily bukan Wanita itu!"
Teriak seseorang yang suaranya tak asing bagi Marco. Dan ternyata ketika Marco berbalik badan, seseorang yang berteriak itu adalah Ibu pantinya yang berusaha menerobos masuk ke dalam denga pakaiannya yang tampak kacau. Dan terlihat Lily berusaha menghentikannya namun tak bisa, hingga para pelayan rumah Matteo turun tangan mengehentikan ibu panti yang mengacau.
"Astaga wanita itu!" Cetus ibu Marco.
"A-apa ibu mengenalnya?" tanya Marco yang terkejut.
"Ya! Dulu wanita ini yang menjadi baby sister'mu Marco. Hari itu kami akan membawamu ke luar negeri dan dia ikut bersama kami. Tapi ketika di bandara dia menghilang membawamu."
"Kami benar-benar mencari alamat wanita itu tapi dia sangat pintar bersembunyi dan memanipulasi. Hingga kami sulit menemukanmu Marco."
Seketika hati Marco terasa sakit, ternyata wanita yang mengurusnya sejak kecil dan benar-benar Marco sayangi setulus hatinya. Adalah wanita yang memisahkan dirinya dari ibu dan ayah kandungnya.
Catty yang melihat Marco bersedih, menghampiri dirinya dan mencoba menenangkannya dengan memegang tangan kanan Marco dengan kedua tangannya.
Ayah dan Ibu kandung Marco mendekati Ibu panti lalu ibu Marco menamparnya dengan air mata kemarahan..
"Wanita brengsek! Teganya memisahkanku dengan anak pertamaku bertahun-tahun, sebenarnya apa yang kau inginkan sehingga melakukan hal seperti Ini?" tanya ibu Marco dengan marah pada ibu panti.
"Seharusnya kamu berterima kasih padaku! Karena aku yang merawat anakmu sejak kecil hingga tumbuh besar seperti ini!"
"Oh ya... Dan tujuanku melakukan itu karena, Marco harus menikah dengan anak perempuanku Lily. Kalian harus memberikan banyak warisan pada Lilyku ini..."
Ibu panti mulai sedikit berubah dia seperti wanita gila yang haus akan harta.
Marco mendekati ibu panti dengan penuh rasa kecewa.
"Bu, jadi itulah kenapa kamu tiba-tiba tahu banyak hal tentangku. Tentang keluargaku, tentang Liontin itu, kenapa kamu melakukan itu padaku? Padahal aku sangat menyayangimu."
"Tapi aku hanya berpura-pura menyayangimu, karena aku hanya menginginkan hartamu! Tapi rencanaku gagal di akhir karena wanita itu!"
Ibu panti tiba-tiba berlari terlepas dari pegangan para pelayan, ia berlari menghampiri Catty sembari menjambak rambut Catty bahkan Catty didorong dengan begitu kasar oleh ibu panti hingga kepalanya terbentur ke sebuah meja, hingga Catty tak sadarkan diri.
__ADS_1
CATTY!!!
Marco berlari menghampiri Catty yang sudah tak sadarkan diri akibat benturan di kepalanya.
Semua orang terkejut melihat Catty yang tiba-tiba tak sadarkan diri. Ayah dan Ibu Marco menyuruh para pelayannya membawa keluar Ibu panti yang mulai gila.
Catty dibawa ke dalam kamar oleh para pelayan rumah.
Marco menghampiri Lily yang juga terlihat sedih melihat ibunya yang terobsesi dengan harta yang selama ini ibunya idam-idamkan.
"Lily... Aku minta maaf untuk semuanya, jujur dalam hatiku aku sangat menyayangi ibu panti karena dia sangat baik padaku bahkan dia menyangi anak-anak di panti asuhan. Aku hanya kecewa padanya karena telah memisahkanku dari orang tuaku hingga membuatku merasakan kekosongan selama bertahun-tahun." Ucap Marco pada Lily dengan tulus.
"Marco... Dia tak sebaik yang kamu kira. Terkadang dia menyakitiku anaknya sendiri, dia hanya memikirkan uang. Andai kamu tahu ibu terkadang menyuruh anak-anak panti bekerja untuknya dan bisa kamu lihat Marco, rumah mewah yang kami tinggali itu hasil dari kerja keras anak-anak panti. Kamu tidak tahu itu kan Marco."
Marco lebih terkejut setelah Lily mengatakan banyak hal yang tak di ketahuinya tentang Ibu panti.
"Marco sekarang aku senang semuanya telah terungkap. Kini aku tak akan di paksa mencintaimu lagi, karena aku sudah menemukan seseorang yang sangat aku cintai. Aku harap kamu bahagia dan tenang bersama Catty. Katakan pada Catty aku sama sekali tak memiliki perasaan padamu Marco."
Marco memeluk Lily untuk terakhir kalinya setelah semuanya mulai berakhir.
Keluarga Matteo tak melaporkan Ibu panti pada polisi, karena Marco tak ingin itu. Karena bagaimanapun Ibu panti telah merawat Marco. Marco diam-diam memberikan tabunganya yang cukup besar pada ibu panti dan Lily untuk membayar semua perbuatan ibu panti walau membuat Marco sedikit kecewa.I
"M-marco... Apa yang terjadi?"
"Catty apa kepalamu sakit? Tadi kamu terbentur meja karena Ibu panti mendorongmu begitu keras."
"Ya... Ini sedikit sakit Marco."
"Catty kami ingin kamu tetap bersama Marco, Maafkan ibu telah mengatakan hal yang menyakiti hatimu. Ibu sudah mendengar banyak kisahmu dari Marco. Ibu dan ayah menerima kalian berdua di rumah ini." Ucap Ibu Marco yang duduk di samping Catty yang berbaring di atas ranjang mewah keluarga Matteo.
Catty tersenyum bahagia, Catty merasakan hangatnya keluarga setelah bertahun-tahun dirinya hidup penuh dengan kesengsaraan.
"A-apa kalian semua serius akan menerimaku sebagai keluarga kalian dan kekasih anak kalian?" tanya Catty dengan tangisan bahagianya.
"Ya... Tentu saja kakak cantik!" Timpal kedua adik Marco bahagia.
"Tentu Catty, hiduplah bersama kami disini dan ayo segerlah kalian menikah, kami ingin mengais cucu. Walaupun kami masih punya dua anak kecil dirumah." Sambung Ayah Marco, hingga membuat semua orang tertawa.
__ADS_1
"Sekarang sudah cukup untuk rasa sedihnya. Marco besok kamu harus segera melamar Catty, undang semua temanmu Marco ibu sangat senang jika banyak orang di rumah."
"Baiklah bu, aku akan mengundang Teman-temanku."
****
Hari itu, hari dimana Marco akan melamar Catty sudah tiba. Semua teman dan sahabat Marco, bahkan Lily dan beberapa anak panti menghadiri acara pertunangan Marco.
Mereka tak menyangkan Marco adalah anak dari keluarganya yang kaya dan terkenal dengan nama keluarga Matteo itu.
Bahkan Sahabat Marco yaitu Hana dan Alby masih tak percaya jika Marco dari keluarga kaya raya.
"Marco karena kamu sudah jadi orang kaya, saat kami berdua menikah nanti tolong beri kami hadiah mobil!" ucap Alby pada Marco di hadapan Catty dan Hana. Sehingga membuat mereka tertawa.
Ketika semua tamu undangan tengah sibuk menikmati hidangan di acara pertunangan Marco dan Catty.
Tiba-tiba Marco membawa Catty ke suatu tempat yang sepi di sebuah taman belakang rumah keluarga Matteo.
Marco memegang pinggang Catty dengan tanganya. Sembari menatap tajam mata Catty.
"Semua masalah kita selesai, aku rasa akhir ini mungkin tidak terlalu bahagia karena terlalu banyak luka di hatimu dan hatiku Catty. Tapi aku mohon kamu harus bahagia dan maafkan sedikit demi sedikit luka di hatimu. Karena hanya itu satu-satunya cara yang akan membuat hatimu merasa tenang.
"Baiklah... Aku akan bahagia dan melupakan. Luka di hatiku sedikit demi sedikit. Terima kasih Marco sekarang aku tak perlu memeluk diriku sendiri ketika aku merasa takut dan sedih. Karena kamu akan memelukku setiap waktu."
Marco memberikan ciuman di pipi kanan dan kiri Catty, bahkan dahi hidung dan juga dagu Catty. Marco benar-benar menyayangi Catty lebih dari dirinya.
Marco memeluk erat Catty begitupun sebaliknya, kini mereka berdua tak membutukan pelukan kupu-kupu lagi. Karena mereka akan saling berpelukan satu sama salin ketika mereka dalam kesedihan ataupun ketakutan.
Mereka kini hidup bahagia di sebuah rumah besar yang tampak seperti istana.
1 tahun kemudian.
Marco membuka agensi khusus untuk dunia musik, karena kecintaanya terhadap musik. Dan kini Catty tak mau kembali menjadi seorang model ataupun artis. Catty kini menikmati hidupnya sebagai istri Marco. Mereka kini di karunia anak kembar laki-laki dan perempuan.
Catty sangat dicintai oleh Marco bahkan keluarga Marco, Catty di ratukan disana. Namun Catty tetap rendah hati. Bahkan terkadang Marco memberinya hadiah sebuah lagu yang Marco buat sendiri dengan sepenuh hati. Lagu itu Marco berikan untuk Catty agar Catty bisa tertidur saat Marco tak ada di rumah. Marco memberikan lagu berjudul Butterfly hug untuk Catty, kini lagu itu menjadi lagu penghantar tidur Catty.
...~The end~...
__ADS_1
Makasih udah mau baca Novel Butterfly Hug!
Mohon Nantikan Novel terbaru dari Aku Triahanda😋