Choice System: The God Of Thunder In One Piece

Choice System: The God Of Thunder In One Piece
Eps.12 Hukuman Dewa


__ADS_3

Pertarungan keduanya semakin intens bahkan memengaruhi daerah di sekitarnya, untungnya Enel membawa sosok misterius ini jauh dari altar pengorbanan.


Dampak pertarungan mereka merusak kawasan radius 500 meter.


Dengan tubuh Logia Enel, Dia tidak memiliki luka apapun bahkan serangan Sosok Misterius tidak melukai segores luka satupun setelah bertarung berjam-jam.


Enel tertawa sejenak kemudian berkata "Ternyata semakin lama kamu bertarung semakin lemah dirimu!" dengan wajahnya yang mengesalkan itu dia mencibir.


"Kau akan kalah bodoh! Melawanku tanpa haki? Darimana keberanianmu kawan" Enel mengangkat trisulanya.


Segumpal energi listrik besar mengumpul di sela-sela trisulanya. Energi yang terkumpul ini berkontraksi dengan 4 drum di belakangnya yang mengeluarkan lingkaran petir.


Petir yang terhubung itu sedikit tidak konsisten menyebabkan tegangan listrik meningkat tajam.


"30.000.000 Volt"


"Hino"


Enel membandingkan tongkatnya ke depan tepat diarah Sosok Misterius itu berada..


Dalam sekejap petir berbentuk burung elang raksasa menerjang kearahnya dengan kecepatan puluhan ribu kilometer perdetik.


Proses ini terjadi dalam waktu 2 detik namun dalam slow motion terlihat lebih lama dan jelas.


Elang Guntur menyambar Sosok Misterius didepannya..


Sosok Misterius itu berteriak dan merasa kesakitan namun suaranya bukanlah suara orang dewasa melainkan suara anak anak yang masih dibawah umur.


"Sudah ku duga!" Enel teringat cerita aslinya saat dimana sosok misterius ini memperbaiki kapal dengan sendirinya walaupun dia tidak berwujud.


Alasan mengapa Enel bisa menyerangnya, hal ini termasuk ke dalam kategori Ghaib..

__ADS_1


Dimana Petir dianggap sebagai Musuh besarnya para roh roh karena dapat memurnikan mereka..


Tentu Enel tidak peduli maka dari itu dia tidak terlalu memikirkannya.


"Apakah ini? Roh Kapal mereka? Going Merry?" Enel melihat sosok misterius itu terengah-engah dengan asap di sekujur tubuhnya.


Sejujurnya Enel percaya dengan hantu di kehidupan sebelumnya namun di kehidupannya kali ini dia membuat perbedaan namun tentang gimana Hantu memperbaiki kapal.


Hanya pelanggaran untuk itu, bukankah tidak masuk akal sebagai wujud dari keinginan dan keharmonisan kapal pada dasarnya tembus pandang dan tembus fisik.


Namun dia memiliki fisik yang dapat memperbaiki kapal.


"Aku sangat penasaran tentang siapa dirimu! Tapi karena kau telah membuat ku sedikit marah" Enel melihat lingkungan sekitarnya.


Beberapa pohon yang tinggi dan langka ini telah rusak.


Enel melihat Sosok Misterius yang dia panggil Going Merry. Pada saat ini Going Merry telah terengah-engah bahkan bergerak se inchi pun membutuhkan banyak tenaga.


"Terimalah Hukuman Dari Dewa Skypiea" Enel mengangkat tangan kirinya, awan yang bergemuruh bergumpal di satu tempat yang penuh dengan petir.


"100.000.000 Volt" Ucapnya dengan 4 drum dibelakangnya yang secara alami mengalir listrik.


"El Thor"


Energi besar turun dari atas langit tepat di atas Going Merry.


Kelompok Topi Jerami yang menyaksikan dari jauh gemetar ketakutan. Apalagi Nami yang sudah melihat untuk kedua kalinya.


Robin yang selama ini tenang mau tidak mau ketakutan muncul dimatanya, untuk Usopp dan Chopper mere telah lama pingsan.


Kondensasi petir berbentuk pilar menabrak Going Merry dengan kecepatan yang mengerikan.

__ADS_1


Sosok Going Merry tidak terlihat hanya menyisakan teriakan kesakitan terakhir kalinya.


Enel melihat ini bergerak dengan cepat melebihi kecepatan El Thor, di bawahnya adalah Upper Yard, Jadi Enel tidak ingin membuat keributan lebih besar lagi.


Di langit, Enel melesat dan membiarkan El Thor menimpa dirinya tanpa membiarkan El Thor jatuh tanah.


"God Enel??" 4 Priest berteriak secara bersamaan bahkan kelompok Topi Jerami terkejut.


Dampak El Thor yang mengisi 100 Juta Volt tidak bisa diremehkan bahkan ketika jatuh mengenai tanah itu akan menyebar dengan cepat memengaruhi mereka.


Enel menggertakkan giginya "Lebih sulit menyerap dari pada mengeluarkan" Batinnya. Dengan tubuhnya sebagai tumpuan, dia menahan El Thor dan menyerapnya.


Beberapa puluh menit kemudian..


El Thor telah sepenuhnya di serap dengan susah payah..


Enel terengah-engah, tubuhnya mengeluarkan bunyi berderit dengan listrik listrik sama muncul.


Dengan sekejap tubuhnya menjadi listrik dan menghilang..


Beberapa saat Enel muncul lagi, namun bukan di Kuil Dewa, dia muncul di Vearth tempat Skypiean berkumpul.


Kemunculan Enel menyebabkan berbagai reaksi terhadap penduduk, ada yang ketakutan ada yang senang dan ada yang cinta.


Ya benar Cinta.


"Ahhhh God Enel, Kau sangat tampan"


"God Enel bisakah malam ini ku hangatkan ranjangmu"


Banyak wanita dari suku Skypiean tergila-gila dan menatapnya dengan love dimatanya. Enel melihat sekeliling dan tersenyum walaupun banyak penduduk yang takut terhadapnya, tapi setidaknya ada rasa hormat dalam lubuk hati mereka.

__ADS_1


"Tidak apa-apa aku hanya berjalan-jalan melihat perkembangan kalian" Ucap Enel dengan santai, dia pergi ke sekeliling Vearth lalu bertanya ke salah satu penduduk.


Penduduk itu langsung mengantarnya ke tempat Conis dan Pagaya tinggal.


__ADS_2