Choice System: The God Of Thunder In One Piece

Choice System: The God Of Thunder In One Piece
Eps.14 Bonus & Kenangan Indah


__ADS_3

Kembali di Kuil Dewa, Enel duduk di Sofanya dan menutup matanya, dirinya kembali tertidur untuk mengisi kembali energi yang selama ini dia keluarkan.


Dalam Alam Bawah Sadarnya, Enel muncul kembali.


Dia membuka matanya dan melihat sederet barisan teks yang terbagi dalam bingkai berbeda.


Enel melihat teks di depannya.


[Hadiah telah di didistribusikan! Apakah diterima?]


"Ya" Enek menerimanya tanpa ragu.


Enel tiba tiba merasa kesemutan di seluruh tubuhnya, kesemutan ini berlangsung selama setengah jam hingga, Enel melihat kekuatan fisiknya telah meningkat jauh lagi dibandingkan sebelumnya.


Dengan kekuatan fisik yang memadai, Enel tidak perlu khawatir dengan mengembangkan buah iblisnya.


Setelah rasa kesemutan, Enel tiba tiba merasa pusing dan seluruh ingatannya bercampur dengan memori lain.


"Ini Pemahaman Dasar Trafo??" Enel sedikit terkejut dan senang.


Adapun mengapa dia sangat senang ialah


Fungsi Trafo atau Transformator adalah mengubah besaran listrik suatu rangkaian. Besaran utama yang diubah oleh sebuah transformator adalah tegangan. Transformator berfungsi untuk menurunkan atau menaikkan tegangan listrik. Transformator atau trafo step up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik dan step down untuk menurunkan tegangan listrik.


Jadi pada saat ini dengan mengandalkan energi fisiknya saja, Enel dapat menurunkan atau meningkatkan tegangan listriknya. Meski begitu hal ini pasti menguras banyak kekuatan fisik.


[Hadiah bonus didistribusikan? Apakah ingin diterima?]


Bonus?? Enel sedikit bingung.


"System apakah ada bonus? Bagaimana cara mendapatkannya?" Jika dia bisa memanfaatkan sistem bonus ini pasti akan sangat meningkat kekuatannya.


[Bonus terjadi secara acak dan ketergantungan serta takdir]


"Heleh bilang aja gak mau ngasih tau" Gumam Enel dengan tatapan jijik.


[Jika Hadiah Bonus tidak diterima itu akan menghilang dalam waktu 3]


"Iya iya terima terima!" Enel dengan panik menjawab. Enel tiba tiba merasakan petirnya bergejolak setelah energi aneh masuk kedalamnya.


"System buka panel?" Enel sedikit penasaran hadiah apa yang di bagikan dan juga kekuatannya saat ini.


[God Enel


Buah Iblis: {1/1}


•Goro Goro no Mi (Logia)


Kemahiran: Terampil


Max Volt: 250.000.000 {2×}

__ADS_1


Kekuatan Fisik: 90


Kenbonshuko Haki: 120


Busoshuko Haki: 0 (Belum Terbangun)


Haoshoku Haki: 30


Kemampuan Lain:


~Mantra


~Trafo]


Satu panel muncul tiba tiba panel lainnya muncul.


[Trafo adalah sebuah kemampuan untuk meningkatkan dan menurunkan energi listrik dengan menggunakan kekuatan fisik sebagai titik awalnya. Peningkatan saat ini adalah 2× yakni 2 kali menaikkan tegangan maksimal atau 2 kali menurunkan tegangan minimal]


"Yah lumayan menjadi lebih kuat lagi" Enel mengangguk lalu bertanya "System berapa tegangan minimal milikku?"


[Min Volt; 25.000 Volt]


[Semakin kuat kekuatannya semakin rendah minimal tegangannya]


Enel mengangguk dan bergumam "Ya ya bagus bagus! Aku tidak perlu khawatir tegangan minimum milikku membahayakan orang orang tidak bersalah"


Setelah menyelesaikan urusannya dengan system Enel melihat panel system yang dibuatnya sendiri yah walaupun tidak secanggih punya system.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Namun masih memiliki beberapa kegunaan.


[Tahun Dunia: 1 Juta Tahun setelah dunia dibuat]


Hal ini menunjukkan tentang waktu dunia saat ini, selain itu Enel membuat hal lain yakni pengingat jika jam dunia nyata berlalu 8 jam maka pengingat itu akan muncul.


Lagipula waktu yang berlalu di alam bawah sadar dan juga dunia nyata sangat berbeda dan acak, kadang di dunia nyata 8 Jam waktu yang berlalu cuma 4 jam di alam bawah sadar. kadang 8 jam waktu yang berlalu bisa sampai beberapa hari, bulan, tahun. Hal ini jika waktu di alam bawah sadar.


Untuk waktu dunia nyata.. Misalkan Enel 12 jam di dunia nyata, waktu yang berlalu bisa jutaan tahun, beberapa hari atau bulan yah acak gitu kadang cuma 2 jam entah beberapa menit.


Karena struktur waktu yang acak inilah Enel tidak ingin berhubungan dengan Makhluk Etheria. Dia hanya menyembunyikan dirinya dan tembus pandang bahkan nafasnya saja tidak ada yang tidak bisa dirasakan oleh kelima perwujudan dan Hydra.


Dengan teleportasi.


Enel tiba di benua Etheria.


Berjalan-jalan layaknya rumah sendiri, enel tidak dapat di lihat atau bahkan di rasakan oleh orang lain bahkan tumbuhan di sekitarnya tidak bergerak saat dia berjalan, tentu saja dalam pandangan enel, dia jela melihat tumbuhan yang tergerak olehnya.


Hal yang dia pelajari hampir persis dengan ruang cermin yang dikuasai Doctors Strange.


Dalam hutan yang sejuk ini, Enel mendengar suara di kejauhan, sepertinya terjadi pertempuran.

__ADS_1


Karena penasaran, Enel datang dan melihat apa yang terjadi.


Di padang rumput, Enel melihat kedua belah pihak yang berbeda, satu merupakan monster humanoid yang seperti Orc di game game. Orc ini menggunakan kulit binatang sebagai penutup area sensitifnya.


Melihat ini Enel mengangguk dan merasa itu benar tidak ada yang salah namun. Di pihak lain.


Ialah kelompok manusia dengan telinga panjang mereka adalah Elf. Mereka menggunakan daun sebagai penutup area sensitifnya. Para laki laki menggunakan daun yang di rangkai seperti rok sementara perempuan menggunakan Daun Besar untuk bagian bawah Ehem yang di lilitkan tali dari pohon.


Untuk bagian atasnya, dia hanya menggunakan dua daun kecil menutupi ujung harta dunia mereka.


Dengan kulit putih salju dan tubuh yang sempurna, wajah yang indah tak tertandingi. Enel menelan ludah dan berkata.


"Bangs*t Apakah peradaban sekarang tidak mengerti bagaimana caranya membuat baju?" Mata Enel tidak terfokus pada pertempuran namun yah beberapa benda yang bergoyang.


Enel memegang kepalanya dan mencoba melepas dari pemandangan surga eh neraka ini.


"Tapi yah itu cukup bagus" Ucap Enel dengan cemberut lalu dia melihat bagian bawahnya setelah itu dia melihat bagian atas karena tidak kuat dengan pesona elf primitif ini.


"Yah ukurannya D sepertinya" Pada saat ini Enel telah jatuh di dunianya tiba tiba, tangannya bergerak dan menampar dirinya sendiri.


"Sialan apa yang ku lakukan" Enel terbangun dan tidak memandang tubuh elf lagi.


Dia berbalik dan tidak ikut campur dalam pertarungan mereka.


"Sepertinya proyek itu harus cepat di laksanakan" Enel menutup matanya dan sedikit berkonsentrasi.


Dia mengangkat jari telunjuknya ke atas dan menurunkannya kebawah.


5 Petir menyambar ke segala arah.


Petir pertama menyambar Hela


Petir kedua menyambar Drax


Petir ketiga menyambar Anonim


Petir keempat menyambar Bearly


Petir kelima menyambar Ize.


Untuk Kyogre, Enel tidak memberikannya karena pengetahuan yang dimiliki Kyogre lebih banyak dibandingkan 5 lainnya.


Lagipula Kyogre itu adalah dewa laut untuk membuat peradaban di laut dia membutuhkan waktu yang sangat lama ketimbang di darat.


5 petir menyambar.


Kelima orang yang di sambar tidak mengelak namun dengan rela karena mereka merasakan nafas Enel di petir itu.


5 petir yang dikirim Enel adalah sebuah memori tentang cara membuat pakaian dan mekanisme dasar manusia, seperti sendok dan garpu, pertanian, peternakan, perkembangan budaya dan lain lain.


Setelah menyelesaikan tugasnya telah selesai, Enel kembali ke dunia nyata lagipula dia terlalu takut di Etheria lama lama melihat Elf yang tadi bahkan mungkin ada banyak yang seperti itu.

__ADS_1


Enel menggelengkan kepalanya mencoba menghilangkan kenangan indah tadi.


__ADS_2