Choice System: The God Of Thunder In One Piece

Choice System: The God Of Thunder In One Piece
Eps.16 Kesepakatan


__ADS_3

Enel melempar-lemparkan apel di tangannya dan menutup matanya, dia mendengar ke seluruh Skypiea menggunakan mantra miliknya.


Karena takut dengan Elf di Etheria dia tidak berani muncul kesana hingga pemahaman mereka tentang pakaian telah berakhir. Dan Elf elf disana menggunakan busana yang sesuai tidak seperti yang sebelumnya.


Dalam pikiran Enel, tidak akan lama lagi Robin akan mencarinya.


Di luar gerbang kuil, Yama datang dia menunduk dan berkata "Tuan! Salah satu dari Kru Topi Jerami ingin membuat kesepakatan dengan tuan! Salah satu dari mereka berkata hal itu sangat penting." Wajahnya tetap kosong dan datar seperti biasa.


"Panggil dia! Hanya satu orang saja" Balas Enel. Setelah mendengar perintah, Yama permisi dan pergi ke Penjara Upper Yard.


Enel yang melempar-lemparkan Apel di tangannya sedikit terkejut karena apel yang ada di tangannya berubah bentuk ke bentuk aneh.


"Hah? Buah Iblis?" Enel terkejut melihat buah iblis di tangannya.


Lalu dia merasa system memanggilnya.


Masuk ke alam bawah sadar.


Enel melihat barisan teks dalam satu bingkai muncul.


[Buah Iblis di Temukan! Identifikasi dimulai]


[Buah Iblis Guling Di Temukan]


"Haah???" Enel semakin terkejut dia berharap buah iblis yang ditemukannya itu berharga dan kuat namun Enel hanya mendapatkan sampah dengan keberuntungannya.

__ADS_1


"Buahnya sangat lemah dan aneh! Lebih baik ku buang saja atau di simpan dulu baru di jual??" Enel sudah mempunyai rencana untuk membuang buah tersebut namun teks lain yang muncul membuatnya mengurungkan niat.


[Buah Iblis Guling dapat di serap menambakan 0.7% untuk slot tambahan]


"Tunggu apa maksudnya?" Enel sedikit heran dan bertanya tentang kejelasannya.


[Ketika Slot tambahan mencapai 100% dapat membuat satu slot buah iblis]


[Tips: Semakin Kuat dan Berharga serta Besar Potensinya suatu buah iblis besar persen tambahan semakin meningkat.]


[Note: Buah iblis yang di serap bukan berarti menghilang, buah iblis itu bisa muncul di permukaan dunia lagi namun ketika ingin di serap lagi mengurangi 5 kali lipat dari nilai aslinya]


"Ini!" Enel sedikit terkejut. Akhirnya keraguannya selama ini terjawab namun melihat angka yang dapat di tambahkan, Enel terdiam.


Meskipun dua buah iblis itu bagus namun jika cara mendapatkannya segila ini akan sangat lama untuk membangkitkan kemampuan menyerap buah iblis kedua.


Hanya Kurohige atau Marshall D Teach yang dapat menampung 2 buah iblis sekalipun bahkan mungkin bisa menampung 3 buah iblis sekalipun.


Dengan penambahan buah iblis ini, Enel pasti akan memilih tipe Mythical Zoan untuk Paramecia dia bisa mempertimbangkan itu nanti. Pokoknya jika dirinya berhasil memiliki slot buah iblis yang kedua, Enel memfokuskan ke Mythical Zoan, jika bisa hal-hal yang berhubungan dengan Petir.


"Menambah hanya 0,7? Benar benar mengerikan aku tidak tahu kapan harus mencapai 100" Enel bergumam dia mengingat penampilan buah iblis itu, lalu ada sebuah pikiran si hatinya.


"Jika aku bisa menjualnya bukankah aku berarti mendapatkan uang yang banyak?" Enel mengingat sepertinya buah iblis saat di lelang minimal 100 juta Belly.


"Ya lebih baik ku simpan terlebih dahulu" Enel kembali ke dunia nyata.

__ADS_1


Dengan buah guling di tangannya, Enel menyimpann sementara di gudang, bagi Enel tidak mungkin ada pencuri yang berani datang dan menyelin dibawah mantranya.


Saat kembali dari Gudang, Enel melihat Robin telah datang berdiri tepat didepan Kuil Dewa Dimana merupakan posisi 3 Priest saat menghadap Enel dalam cerita aslinya.


Enel tidak terburu-buru untuk menanggapi Robin pertama-tama dia duduk di sofa dan lalu mengambil apel di meja buah, Enel memakannya.


Sementara Robin, Enel diamkan sementara hingga satu apel habis.


Enel berkata "Kau ingin membuat kesepakatan tentang apa? berdasarkan apa? dan mengapa?" Enel mengajukan 3 pertanyaan dalam satu kalimat.


Robin di sisi lain tetap tenang dan berkata.


"Aku ingin kah membebaskan Kelompok Topi Jerami, Kau mungkin tidak tahu tapi aku dapat membaca tulisan tulisan kuno dan aku akan memberitahumu isi tentang tulisan itu kepadamu, Apakah itu cukup? Sedangkan mengapa kau tidak perlu tau itu hal pribadi"


Mendengar ucapan Robin, Enel tersenyum dan berkata dengan nada sinis "Oh apakah hanya beberapa terjemahan yang mungkin tidak berguna? Aku akan melepaskan kalian?"


Mendengar pernyataan Enel, Robin menggigit bibirnya dia cemas ketika rencananya akan gagal yang mengakibatkan kematian seluruh bajak laut topi jerami.


Enel ingin mengusir Robin namun dia mengurungkan niatnya karena mengingat tentang beberapa tulisan kuno yang ada pada sebuah buku yang ia ambil dari Penduduk Birka.


"Hahahha Kenapa Kau panik? kesepakatan tetap di jalankan! Kau hanya perlu menerjemahkan sebuah buku yang ke buku yang lain" Enel tersenyum dan menatap Robin dengan tatapan main main.


Robin merasa sedikit cerah di matanya. Dia ingin berkata tentang membebaskan sekarang bajak laut topi jerami namun Enel langsung menjawab.


"Aku hanya mengizinkan mu untuk bebas dari penjara untuk yang lainnya, setelah pekerjaan mu sudah selesai akan ku bebaskan" Enel melirik tajam ke arah Robin. Dalam isi hatinya Robin ingin membebaskan semua temannya saat kesepakatan awal dimulai namun Enel mengetahui ini dan tidak membiarkannya membuat kognisi yang lain.

__ADS_1


Lagipula ketiga orang itu sangat keras kepala, Enel merasa sulit kalo mereka dibebaskan.


__ADS_2