
Enel bergerak, dengan kecepatannya yang sangat cepat menyerang leher Monster Jelek.
Monster tersebut juga tidak kalah cepat walaupun kecepatannya 5 atau 4 tingkat lebih rendah dari Enel namun Insitusi binatangnya membuat dirinya bergerak lebih dulu menggunakan tangannya menahan serangan Enel.
Pedang Emas yang di aliri listrik dan tinju raksasa saling berhadapan.
Keduanya bersentuhan..
Membuat gelombang kejut dalam radius berkilo-kilo meter..
Meskipun kebijaksanaannya telah tiada, Monster Jelek masih memiliki beberapa pengalaman tempur yang dibawah oleh tubuh inangnya.
Dia menggunakan tangan yang lainnya melancarkan serangan ke Enel.
"Ceh ternyata tidak bodoh juga" Enel melirik tinju yang sangat cepat datang dan menghilang di tempat.
Enel muncul kembali di belakang leher Monster Jelek, Dia memegang Katana Emas dan mengumpulkan energi kinetik kedalamannya. Membuat pisau bergetar hebat.
"Biar ku beri tahu kepadamu!" Enel menyilang kan Katana Emas yang bergetar hebat dan melanjutkan kata-katanya.
"Petir tidak hanya soal Kecepatan, Percikan, Medan Magnet, Ataupun Pembakaran namun juga" Enel menambah energi kinetik ke dalam Katana Emas yang membuatnya bergetar tidak nyaman bahkan tubuh Enel sedikit terpengaruh oleh getarannya.
"Getaran" Energi pisau dengan radius 50 meter terbentuk menyerang leher Monster Jelek.
Gelombang Energi berbentuk bulan sabit ini memiliki petir yang menyala dan menyambar-nyambar ke sekitarnya bahkan energinya saja sangat kacau.
Monster Jelek yang merasakan kematian mendekatinya segera membungkuk dan menjatuhkan badannya ke tanah.
Enel mencibir melihat ini namun tidak menyesal karena.
Gelombang Energi pedang berbentuk bulan sabit itu menyerang tanah Desa Shandia. Membuat ledakan petir dalam radius ratusan meter. Efek getaran yang di lalui energi kinetik tadi bahkan lebih berlebihan.
Tidak hanya ledakan petir gempa dashyat terjadi membuat retakan di mana mana, walaupun getarannya tidak sebagus Gura - Gura no Mi.
Namun suatu hari nanti Enel yakin buahnya bisa menandingi atau melampaui Gura Gura no Mi dalam hal getaran yang sangat bug.
Monster Jelek itu walaupun kebijaksanaan telah menghilang namun melihat desanya dihancurkan dia entah mengapa marah.
Saat marah tubuhnya perlahan menjadi lebih besar dan kecepatannya naik setingkat dibandingkan sebelumnya.
Enel yang di udara menatap tinju raksasa sebesar puluhan meter di bawahnya, dengan cepat menghindar. Baginya ini terlalu mudah untuk menghindari segala serangan Monster Jelek. Meskipun begitu melihat tubuh yang sebesar 50 meter lebih dan berat yang mungkin beratus hingga beribu ton. Enel menatapnya dengan heran apalagi pada kunci yang terletak di dadanya.
__ADS_1
"Aku tidak berharap Kunci Shandora akan seganas ini" Enel mengenali kunci yang ada di dada monster jelek.
Lagipula dia memiliki satu yang dia tinggalkan di tempat asalnya yakni Birka. Alasan dia meninggalkan kunci itu, karena dulunya dia menganggap kunci yang aneh itu tidak akan berdampak banyak baginya.
Setelah mendengar apa yang diucapkan Robin, Enel jadi mengerti apa arti kunci yang di wariskan untuk ke tiga ras Manusia Langit. Kunci itu melambangkan harta nasional mereka dan mereka menunggu seseorang yang pantas mendapatkannya.
Spekulasi Enel, seseorang yang mereka tunggu tidak lain adalah Joy Boy. Adapun mengapa dianggapnya begitu, tidak lain karena Manusia Ikan juga melakukan hal yang sama namun dengan sedikit perbedaan.
Setelah beberapa fokus Enel kembali ke pertarungan karena dia melihat raksasa didepannya meledakkan tenaganya dengan cepat. Kecepatannya sangat cepat satu tingkat dibawahnya namun hal ini tidak bisa dia anggap sepele.
Enel menggunakan Katana Emas menangkis serangan Monster Jelek lalu menghindar. Monster Jelek yang sudan terlanjur menggunakan daya ledak otot untuk mempercepat pukulannya tidak bisa memberhentikan begitu mudah.
Dia terpaksa jatuh akibat kehilangan keseimbangan.
Melihat momen yang tepat ini Enel langsung bergerak.
"Max 250.000.000 Volt" Teriak Enel..
Tubuhnya secara bertahap berubah menjadi petir dan membesar, dengan besar belasan meter. Bewarna biru dan di aliri dengan listrik, tubuhnya tidak terlihat segemuk yang di cerita aslinya melainkan kekar sempurna akibat pengaruh voltnya membesar 50.000.000.
Jika tidak Enel tidak akan menggunakan teknik yang membuat tubuhnya menjadi gendut ini, Kecuali terpaksa.
Dengan tubuh yang besar ini, Enel terjun kebawah menggunakan Thunder Down dan menghadap punggung monster jelek menggunakan tapak tangannya.
Punggung Monster Jelek di serang menggunakan tapak Enel membuat bekas mengerikan hingga membuka seluruh daging dan memperlihatkan tulangnya.
Enel segera lepas dari kendali Amaruuuu dan pergi jauh ke langit. Sementara sosok Amaruuuu masih menerjang Monster Jelek itu tanpa memperdulikan gelombang kejut.
Saat keduanya bersentuhan semakin dalam..
Ledakan hebat terjadi...
Ledakan dengan radius ratusan meter dengan Monster Jelek sebagai pusatnya. Enel segera menjauh agar tidak terkena dampak ledakannya apalagi kilau cahaya yang menyakitkan matanya.
Enel di kejauhan memandang awan jamur yang terbentuk di kejauhan, walaupun tidak sebesar di Hiroshima namun dampaknya saja sudah cukup mengerikan.
Berpuluh-puluh menit, Enel menunggu.
Awan Jamur dan berbagai kericuhan telah menghilang, menyisakan tanah datar dalam radius ratusan meter lebih.
Terbang ke pusat ledakan, Enel melihat Kunci Merah yang masih mengambang, dia ingin mengambilnya namun mengingat cara Kepala Desa tadi Enel bergumam.
__ADS_1
"Apakah hanya keturunan Shandora yang bisa membukanya?" Enel sedikit bingung.
Namun tiba tiba pengingat di kepalanya menyuruhnya memasuki alam bawah sadar dengan cepat.
Enel segera memasukinya, karena tadi dia terlalu fokus dengan pertarungan dia tidak mengetahui pengingat memanggilnya.
Masuk ke alam bawah sadar, tepat di tempat yang sama, atas lautan.
Enel memandang sederet panel yang muncul.
[Pilihan Pertama
Tangkap Monster Kunci Shandora yang terlepas dalam segel. Monster yang mendiami kunci Shandora merupakan monster setingkat Laksamana Angkatan Laut.
Hadiah: Peningkatan 250.000.000 Volt, Peningkatan Kekuatan Fisik 60 Poin, Peningkatan Kenbonshuko Haki 30 Poin, Peningkatan Haoshoku Haki 10 Poin dan Kebangkitan Busoshuko Haki serta Garis Keturunan Shandian]
[Pilihan Kedua
Bunuh Monster Kunci Shandia dan dapatkan kuncinya, membunuhnya lebih mudah dari pada menangkapnya.
Hadiah: Peningkatan Kekuatan Fisik 15 Poin, Kebangkitan Busoshuko Haki dan Garis Keturunan Shandian.]
[Selamat Hadiah telah didistribusikan? Apakah ingin di terima?]
Enel langsung menerimanya tanpa basa basi, Karena dia membunuh Monster tadi otomatis dia mendapatkan hadiah yang kedua. Walaupun hadiahnya tidak sebaik pilihan pertama tapi kebangkitan Busoshuko dan Garis keturunan shandian yang diperlukan.
Enel merasakan tubuhnya kesemutan dan bahkan dia merasa tulangnya menggeliat-liat seakan gembira dengan kedatangan energi aneh.
Beberapa jam berlalu.
Enel membuka matanya.
Dia menatap tubuhnya yang semakin kekar dan memiliki daya ledak lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Dengan pikirannya, Tangannya berubah menjadi hitam dan dilihat dari tingkat Hakinya, Busoshuko bukanlah level rendah.
Namun yang paling menarik baginya adalah, dna tubuhnya yang secara bertahap berubah dan berbeda, dia merasakan potensi untuk meningkatkan tubuhnya tidak terbatas tanpa halangan.
Enel juga merasakan perubahan dalam bagian punggungnya, 4 Drum yang selama ini talah ada di tubuhnya bertambah satu drum lagi.
Dan Enel juga merasakannya hubungannya dengan kelima drum semakin dalam, dan Enel bisa memanfaatkan potensi drum untuk membuat getaran kinetik ataupun petir yang berguna kedepannya.
__ADS_1
"Baiklah waktunya kembali ke dunia nyata" Enel menutup matanya dan kembali ke dunia nyata.