Choice System: The God Of Thunder In One Piece

Choice System: The God Of Thunder In One Piece
Eps.7 {F} 5 Perwujudan


__ADS_3

Enel berjalan-jalan di benua yang di buatnya, melihat hutan yang penuh vitalitas namun tidak memiliki serangga ataupun makhluk hidup sedikitpun.


Di hutan ini, Enel merasa sedikit istimewa yakni vitalitas yang dirasakannya berbeda dengan hutan lainnya.


Hutan yang dia datangi ini penuh dengan vitalitas dan berbagai tumbuhan yang menarik.


"Hahah sepertinya proyek 5 Perwujudan memiliki tempat yang menarik" Enel tersenyum, dia sendiri melakukan hal hal yang un faedah ini karena gabut dan bosan nungguin bawahannya selesai bekerja. Daripada tidur lebih baik baginya untuk membuat dunia di alam bawah sadarnya.


Enel menggunakan imajinasinya dan membuat sebuah pohon raksasa di tengah-tengah hutan yang merupakan pusat vitalitas terbesar. Pohon setinggi ribuan meter dengan kanopi menyentuh langit berdiameter ribuan kilometer.


Dengan imajinasi Enel dia dapat dengan mudah membuat pohon lebih besar lagi dari ini namun dia menahan keinginannya karena perang besar nanti pasti akan menyulitkan Hydra jika dia terlalu memberi harapan kepada Etheria.


Setelah pohon ini muncul Enel merasakan udaranya menjadi lebih segar 2 kali lipat. Namun dia tidak akan terganggu untuk terus menghirup udara ini, Enel memegang pohon raksasa ini dan memberinya Sihir sekaligus kecerdasan dan ketrampilan dasar perwujudan yakni perubahan.


"Aku pemilikmu! Kau tidak perlu tahu siapa aku! Sekarang tujuanmu adalah meningkatkan kekuatan untuk berperang melawan seseorang yang sangat kuat 100 Juta tahun nanti"


"Aku memberimu sepersepuluh dari kekuatan aslinya walaupun dia tidak memiliki sihir dia memiliki hal lain! Kau akan ku berkahi dengan sihir"


"Namamu adalah Hela, God of Tree, Laksanakan tugasmu dengan baik!" Enel berkomunikasi dengannya melalui pikiran lalu sebuah suara perempuan yang manis menjawabnya "Baik tuan"


Setelah membuat God of Tree salah satu dari keempat perwujudan dan merupakan perwujudan pertama, Enel pergi langsung ke tempat lainnya.


Tempat ini adalah pegunungan berapi dan magma yang dia ciptakan, pegunungan ini sangat luas dua kali lipat lebih luas dibandingkan benua Amerika.

__ADS_1


Enel menjentikkan tongkatnya ke tanah dan membuat sebuah naga dengan empat kaki dan sayap yang memiliki tubuh berukuran ribuan kilometer meter dan kekuatan yang mengerikan.


Naga itu ingin meraung namun Enel melepaskan niat membunuh yang membuat dirinya bergidik tajam, "Menunduk" Enel tidak berbicara namun suara itu terdengar dari kepala Naga yang besar itu.


Dengan ketakutan dia menundukkan kepalanya yang besar itu, Enel menempelkan tangannya di kepalanya dan melakukan hal yang sama dengan proses penyucian Hela.


"Aku penciptamu! Kau memiliki seperlima kekuatannya dan memiliki kekuatan serangan lebih dibandingkan 4 Perwujudan lainnya, Namamu adalah Drax, God of Dragon." Enel berbicara langsung ke kepala naga itu dan memberinya kekuatan sihir sedikit lebih lemah dibandingkan dengan kekuatan sihir Hela namun kekuatan fisiknya sangat mengerikan.


Setelah menciptakan Drax, perwujudan kedua. Enel pergi ke Padang Rumput yang luas, dan membuat ruang khusus di langit untuk tempat perwujudan ketiga.


Menggunakan imajinasinya, Enel berhasil membuat ksatria berbaju besi putih dengan 16 pasang sayap yang jika di total kan dia memiliki 36 sayap dipunggungnya.


Enel terinsipirasi dengan karakter anime yang pernah muncul di kehidupan dulunya. Kali ini Enel tidak memegang kepala ksatria itu namun hanya membuatnya berlutut dan Enel menjulurkan tongkatnya di bahu ksatria itu lalu berkata dengan hikmat.


"Namamu Anonim! Kau memiliki kekuatan yang paling suci diantara keempat perwujudan, kau memiliki bakat dengan potensi mengerikan! Kau memiliki kepintaran sebanding dengan perwujudan pertama! Tugasmu adalah selamat dan menang dari bencana 100 juta tahun kedepannya. Kau dapat melakukan apapun untuk selamat dari bencana tersebut."


Setelah berbicara langit yang semula kosong tiba tiba menjadi istana megah.


"Kau adalah malaikat pertama dan raja dari malaikat, God of Angel" Setelah mengatakan ini dengan panjang lebar, Ksatria yang berlutut berkata "Akan ku laksanakan perintah raja bahkan jika aku mati sekalipun".


Enel mengangguk puas, "Baiklah ingat sumpah yang kau ucapkan" Setelah mengucapkan ini Enel menghilang.


Dia muncul di sebuah Padang salju tebal dengan banyak gunung salju yang menjulang tinggi, tanpa berbasa-basi Enel membuat sebuah beruang yang ukurannya juga ribuan meter.

__ADS_1


Beruang itu tidak seperti Drax yang memberontak dan Anonim yang langsung berlutut.


Dia duduk diam menunggu perintah Enel.


"Cukup pintar juga! Baiklah kau adalah penguasa kutub Utara yang dipenuhi salju ini, namamu adalah Bearly, God of Snow. Ingat apa yang harus kau lakukan?" Enel bertanya dia ingin mengkonfirmasi beruang pintar ini karena merasakan nafas dari 3 perwujudan lainnya memiliki tujuan yang sama yakni bertahan dan menang dari bencana 100 juta tahun lalu dengan segala cara.


"Namun dirimu memiliki setengah dari kekuatan perwujudan karena setengah lainnya akan ada di kutub selatan, kalian dapat bergabung dan memiliki kekuatan perwujudan yang sama atau bahkan lebih kuat namun kalian tidak dapat meninggalkan kutub kalian masing masing, hanya pada saat bencana itu terjadi kalian dapat bertemu dan setelah kalian selesai bergabung kalian akan musnah" Ucap Enel dengan kejam, Beruang yang baru dilahirkan itu ketakutan lagipula kecerdasannya hanyalah anak berumur 15 tahun.


Setelah di kutub Utara, Enel pergi ke selatan dan melakukan hal yang sama namun karena kutub selatan lebih dominan ke Es dan Glester Enel membuat raksasa es berukuran kurang lebih sama dengan beruang.


Namun Raksasa Es ini bodoh untungnya Enel dapat mengirimkan memori ke otak raksasa es, Namanya adalah Ize, God of Frozen.


Setelah ini Enel telah membuat sekitar 4 Perwujudan tinggal perwujudan terakhir. Perwujudan terakhir yang dia buat adalah di dalam laut.


Enel membuat sebuah paus berbentuk seperti Kyogre di Pokemon namun tubuhnya lebih besar berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan Kyogre asli dan juga beberapa kali lipat dibandingkan semua perwujudan.


Enel memberinya nama Kyogre karena dia mengambil inspirasi dari situ, Dirinya adalah God Of Sea, Tugasnya sedikit berbeda dia hanya diberi 2 Pilihan. Membantu Etheria atau Hydra. Tentu saja Enel membuat Kyogre dengan darah Hydra yang membuat Kyogre memiliki rasa terhadap Hydra namun juga membuat Kyogre memiliki darah dari Hela.


Pada saat ini kekuatan Kyogre lebih kuat dibandingkan 4 perwujudan lainnya. Namun dia akan tetap dalam kondisi bimbang antara mana yang harus dia pilih.


"Tenang saja jangan terburu-buru! Ada 100 juta tahun lagi kau seharusnya dapat memutuskannya" Melihat Kyogre sedang panik dan bingung, Enel menenangkannya.


Kata kata Enel membuat Kyogre menjadi lebih tenang, Setelah melihat Kyogre menjadi tenang, Enel pergi jauh dari Benua Etheria menuju lautan tak berujung.

__ADS_1


Berdiri di atas lautan layaknya dewa yang kesepian, Enel menutup matanya. Dia sudah menghabiskan waktu selama 2 jam di Alam Bawah Sadarnya dan waktunya kembali di dunia nyata.


__ADS_2