
Setelah kesepakatan selesai, Robin ingin buru-buru kembali namun Enel menghentikannya.
"Berhenti!" Enel menopang tangannya di dagu dan berkata "Mengapa kau begitu percaya padaku? Kau tidak takut kalo aku akan mengkhianatimu".
Robin berhenti dirinya menoleh dan melihat Enel dengan senyuman khasnya dia berkata "Insitusi ku mengatakan kau bukanlah seseorang yang akan berkhianat seperti itu saja"
Setelah mengatakan hal itu dia pergi tanpa permisi lagipula dia bukanlah bawahan Enel dan maklum saja perilakunya seperti itu.
Enel terdiam mendengar omongan Robin, menggelengkan kepalanya sedikit, dia berdiri dan menghilang di tempat.
Di suatu hutan, Enel perlahan memasuki goa seukuran bukit, di dalam goa Enel melihat pekerja yang sedang membangun kapal besar dengan banyak teknologi didalamnya yang dibangun oleh Enel.
Kapal ini adalah Ark Maxim.
Sebuah kapal yang menuntunnya untuk pergi ke bulan, tanah nenek moyang Manusia Langit (Birkan, Skypiean, Shandian), Suku Lunarian, atau mungkin Suku Mink juga termasuk.
Pekerja yang membangun Kapal ini adalah narapidana dari penjara Upper Yard maupun Vearth juga beberapa dari mereka adalah pengikut setia Gan Fall yang hingga sekarang kabarnya belum pernah di ketahui.
Enel melompat dan naik di atas kapal, melihat kapal besar dan penuh dengan kecerobohan ini, Enel menggelengkan kepalanya dan berkata "Benar benar sampah" melihat kapal yang sangat besar ini, Enel sedikit sedih.
Lalu dia berbalik dan membiarkan kapal ini dikerjakan hingga selesai lagipula karena sudah buat sayang tidak dilanjutkan.
Enel mengambil cetak biru di tangannya dan menemui pemimpin proyek.
"Hentikan sementara proyek pertama! Kerjakan ini saja hingga selesai" Enel memberi sebuah Cetak biru yang bergambar sebuah kapal sebesar 20 meter dengan lebar 8 hingga 9 meter.
__ADS_1
Kapal ini memiliki dek tengah rendah sementara dek depan dan dek belakang lebih tinggi, dengan 3 tiang.
Tiang pertama di letakkan di dinding dek depan bersebelahan dengan kedua tangga, memiliki 2 layar yang di tempatkan.
Tiang kedua di letakkan di dek tengah, tiang ini lebih tinggi dibandingkan tiang pertama, dengan ketinggian lebih tinggi, tiang ini memiliki 3 layar dan sebuah tempat pemantauan diatasnya serta perpanjangan tiang yang cocok untuk Jolly Roger para bajak laut.
Tiang ketiga terletak di dek belakang dek sedikit lebih pendek dari tiang pertama namun karena dia diletakkan di atas dek belakang ketinggiannya sedikit lebih tinggi dibandingkan tiang pertama. Memiliki 2 layar dan beberapa jaring tali yang menghubungkannya.
Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat ini
(Gambar diambil dari IStock)
Walaupun ada beberapa perubahan jika kalian membacanya dengan serius.
"Tenang saja! Aku tidak meminta kalian membuatnya di sini! Kalian dapat membuatnya di blue sea setelah aku menduduki salah satu pulau yang ada di Blue Sea." Mendengar penjelasan Enel, Pemimpin Proyek itu menghela nafas dengan lega lalu berkata "Baiklah God Enel, kami akan menyelesaikan ini secepatnya".
"Ya ya sekarang Ark Maxim masih bisa kalian lanjutkan" Enel melembaikan tangannya dan pergi.
Perjalanan berikutnya adalah menyelesaikan perjanjian antara dirinya dan suku Shandia yang mungkin bisa mempererat hubungannya dengan mereka. Untuk enel yang sekarang dia sangat ingin menyejahterakan rakyatnya yang ada di Skypiea ataupun Yang ada di Upper Yard.
Pergi ke Desa Awan Tersembunyi milik Kepala Desa Shandia. Enel datang tanpa pengumuman yang membuat penduduk Skypiea sedikit kewalahan.
Saat datang ke desa shandia (singkatnya) Enel menggunakan Kenbonshuko Hakinya untuk mendengarkan segala sesuatu di desa, Enel menutup matanya dan berkonsentrasi, dia melakukan hal ini untuk melihat seberapa setianya mereka kepadanya dan juga apakah ada maksud lain yang di rencanakan para Shandia ini.
__ADS_1
Namun yang didengar Enel tidak lain adalah ******* dari wanita, dilihat dari suaranya adalah Raki, Enel segera menghentikan Kenbonshuko nya.
"Sepertinya hubungan mereka lebih dalam dari yang ku kira" Batin Enel lalu dia mengangkat bahu dan berjalan menuju kepala desa Shandia.
Alasan Enel menggunakan Kenbonshuko saat memasuki Desa Shandia, dikarenakan saat di Kuil Dewa jangkauan mantranya tidak sampai ke bagian dalam di bawah Giant Jack karena pengaruh energi aneh dari Giant Jack.
Dan juga menggunakan kenbonshuko dan mantra itu dua hal yang berbeda walaupun sama dalam artian, yang membuatnya berbeda adalah jaraknya, jika menggunakan Kenbonshuko jarak yang di lalui tidak sejauh mantra karena tidak menggunakan Goro Goro no Mi sebagai tambahan.
Kedatangan Enel membuat para masyarakat Shandia sibuk.
"Enel datang??" Mendengar teriakan dari suku tentang kedatangan Enel, Raki sedikit heran dan melanjutkan kata-katanya "Bisakah kita berhenti! Tidak sopan untuk melanjutkan ini"
Sementara keduanya sedang bermain di kamar, Wyper berkata "Hahaha biarkan saja dia! Aku tidak akan membiarkan kebahagiaan ini menghilang begitu saja" Keduanya terus melanjutkan urusan ranjang mereka.
Enel datang ke tempat perjamuan khusus yang dibuat oleh Kepala Desa. Masuk dan duduk di sofa yang walaupun tidak senyaman sofa miliknya, tapi Enel cukup menyukainya yang membuat kepala desa sedikit senang.
"Ada perihal apa dengan kedatanganmu God Enel?" Dikarenakan pengaruh Enel terhadap suku Shandia cukup baik dan dia juga tidak melanggar janjinya, kepala desa merubah pandangannya terhadap Enel yang mungkin karena perubahan kepribadian Enel.
"Tidak ada! Tadinya aku ingin memberitahukan kepada kalian lokasi tempat Nenek Moyang kalian tinggal" Ucapan Enel membuat kepala desa bersemangat namun setelah mengingat kata awalnya tadi dia sedikit heran.
Enel mengambil minuman khas milik orang Shandia yang bisa memabukkan bernama Wir. Selesai meminum Enel berkata "Kota Emas, Shandora" Mendengar kata lanjutan dari Enel, kepala desa sangat bersemangat.
Bisa dibilang selain Wyper dirinya lah yang sangat bersemangat mencari lokasi tempat tinggal nenek moyang. Namun karena faktor usia, Kepala Desa memadamkan api semangat itu. Tetapi mengingat kata awalan Enel, dia sedikit bertanya dengan tidak rela.
"Ada apa God Enel? Mengapa kau tidak jadi memberikan informasinya" Kepala Desa memandang Enel dengan tajam, apakah Enel akan melanggar janjinya? batinnya.
__ADS_1
"Ya perilaku dua pejuang yang memiliki status tinggi di kalian benar benar sangat mengecewakan, dengan kedatangan dewanya mereka masih sempat melakukan hal berdosa seperti ......." Kata kata Enel dengan pelan namun dengan bantuan Goro Goro no Mi dia menggunakan energi kinetik untuk mentransmisikan getaran di tenggorokannya menjadi sebuah suara yang di bagikan pada bentuk sinyal ke gendang telinga agar ucapannya dapat didengar ke seluruh masyarakat shandia bahkan Raki dan Wyper yang sedang bermain terdiam.
Hal ini dilakukannnya tepat saat dia berkata saat dia mengucapkan "Tadinya"