
"Minggir !
Healer disini"
Suara yang terdengar masih seperti suara kanak-kanak memecah kegaduhan di stasiun kereta Kota Midnigh Moonlight.
Orang-orang yang ramai berkerumun di sekitar anak muda pengendali api yang bernama Kris Chang itu, buru-buru memberi jalan bagi sang healer yang kebetulan berada di area stasiun kereta.
Semua orang ternganga melihat seorang anak muda, sebenarnya lebih pantas disebut anak kecil, namun bersikap dewasa dan serius. Wajah anak kecil itu terlihat bagus diselingi wajah serius, terlihat membawa satu ransel yang terbuat dari jalinan bambu tinggi, seperti yang biasa di kenakan ahli alkimia ataupun tabib.
"Minggir !" suara melengking anak muda itu, ketika dia melihat seorang gadis yang rupanya penggemar Kris Chang masih bertahan disisi pengendali api yang malang itu. Dia berulang kali mengelus-elus luka itu sambil tak habis-habisnya mencucurkan air mata dengan suara yang terdengar pilu.
"Anda hanya akan menyebabkan tindakan penyelamatanku menjadi terhambat, jika terus menerus mencucurkan air mata di atas tubuh pemuda malang itu" Kata Zhonglei ketika melihat gadis itu berkeras untuk tetap diam dengan cucuran airmatanya disamping tubuh Kris Chang yang terus mengeluarkan darah.
Orang-orang mulai gusar melihat kekerasan hati gadis pemuja Kris Chang, untuk terus meratapi idolanya, dan hanya mendelik kasar kearah Zhonglei.
Melihat kekerasan hati gadis pemuja Kris Wu itu, Zhonglei akhirnya berkata keras-keras, sambil mengangkat bahu,
"Dalam hitungan ke sepuluh, tubuh anak muda pengendali api itu akan kejang-kejang karena mulai kehabisan darah.
Pada saat itu aku menyerah untuk menyembuhkannya. Percuma !
Meskipun dia di bawa ke seorang ahli Healer terbaik negri ini, kematian akan menjadi bagian darinya"
Mendengar kata-kata Zhonglei itu, masa seketika menjadi mengamuk. Beramai-ramai mereka mendorong anak perempuan itu, menjauh dari tubuh Kris Chang.
Bahkan beberapa mengeluarkan cacian,
"Eugenia Lim.
Anda bahkan bukan siapa-siapa dari Kris Chang. Bisa-bisanya anda mencoba menghalangi proses penyembuhan idola akademi kami?
Semua orang tahu. Anda telah mengungkapkan cinta kepada Kris Chang. Akan tetapi Kris bahkan tidak menanggapi anda sebagai kekasih, sebaliknya anda bersikap seolah-olah Kris Chang adalah milik anda"
Yang lain bahkan menambahkan dengan kata-kata tertawaan, membuat Eugenia Lim itu seketika memucat dalam rasa malu.
"Eugienia Lim adalah pemuja yang tidak tahu malu. Ketika telah di tolak oleh Kris Chang, dia memanfaatkan ketika pria itu sekarat, seolah-olah dialah yang memiliki kemampuan menyembuhkan Kris.
__ADS_1
Padahal dia sama sekali bukanlah seorang Healer"
Eugenia Lim berlari pergi, dengan hati yang penuh amarah dan dendam. Dia sangat marah kepada anak kecil yang telah mengeluarkan kata-kata kasar, sampai-sampai memancing orang-orang untuk turut membulinya.
Sepeninggalnya Eugenia Lim, Zhonglei merobek baju Kris Chang sehingga luka menganga itu tampak semakin mengerikan.
Dengan penuh konsentrasi anak itu meletakkan semacam batu magnet, yang dengan mata telanjang terlihat menyerap unsur-unsur racun dari luka yang menganga itu.
Setelah selesai membersihkan luka itu, dia lantas merapal mantra, lantas tangannya seperti menotok delapan kali kearah luka menganga, yang seketika terlihat menutup seperti telah di jahit dengan delapan jahitan benang.
Semua mata menatap kagum kearah Zhonglei, ketika melihatnya menjahit luka menganga menggunakan sihir. Setelah selesai dengan tindakan itu, Zhonglei menghapus jejak keringat di kening nya.
Katanya,
"Sebaiknya seseorang membawa Kris Chang ini menuju Klinik Penyembuhan di Akademi.
Seorang healer yang berpengalaman akan memperbaiki jahitan ini, sehingga ketika luka ini sembuh, tidak akan menimbulkan bekas yang mencolok" kata Zhonglei.
Dua anak muda yang menggunakan Nomrogh warna merah, mengeluarkan tandu dan segera menggotong Kris Chang, lalu buru-buru membawa pemuda itu ke akademi sihir.
Keadaan kembali menjadi tenang setelah Healer muda itu memastikan keselamatan Kris Chang akan baik-baik saja. Lalu satu demi satu anak-anak yang merupakan anak baru Akademi dari kelompok jubah Merah, Kuning dan Hijau itu berbicara dan mengajak berkenalan Zhonglei.
Lalu dalam perbincangan itu, Zhonglei menyimpulkan bahwa shulam dengan bakat Healer atau Alkemis rupa-rupanya menjadi hal yang langka saat ini di Akademi Moonligth. Itulah sebabnya kehadiran Zhonglei seolah-olah memberi angin segar bagi anak-anak shulam akademi.
Ketika berbagai kelompok berwarna itu menawarkan diri untuk berbalik ke akademi bersama-sama, dengan sopan Zhonglei menolak, karena telah berjanji untuk bersama-sama Gladys Wu dan kelompok jubah kelabu mereka.
***
Hari masih siang, ketika Zhonglei dan Gladys Wu menaiki kereta kuda yang memiliki sayap, bersama-sama dengan dua senior kelompok jubah kelabu.
Zhonglei membuka percakapan,
"Benarkah keberadaan Shulam bernomrogh Biru menjadi kelangkaan di akademi ini?"
"Itu benar sekali" kata salah satu senior jubah kelabu.
"Akan tetapi, mengapa di akademi lama kami, ada terdapat empat anak yang memiliki bakat sebagai healer dan alkemis? Mengapa mereka tidak di kirim ke akademi ini bersama-sama dengan ku?" tanya Zhonglei kebingungan.
__ADS_1
Buru-buru Gladys Wu menjawab,
"Lei kecil.
Tidak tahukah anda? Quentin, Hani Wu dan Saosheng itu juga lolos seleksi memasuki akademi intermediate"
Zhonglei ternganga dan bertanya heran,
"Mengapa aku tidak tahu?
Mereka bahkan tidak memberitahu bahwa mereka lulus dan melanjutkan di akademi sihir intermediate kota lainnya di Negri ini"
"Aku juga tidak tahu.
Namun setelah melihat kenyataan di Akademi Moonlight ini, aku jadi berpikir bahwa, kalian para pengendali kayu itu dikirim menyebar, agar tidak berkumpul di akademi yang sama.
Dengan berpencar seperti itu, maka di harapkan keberadaan healer atau alkemis akan menyebar di seluruh akademi sihir negri ini"
Zhonglei mengangguk kepala pertanda dia setuju dan sepakat dengan kata-kata Gladys Wu.
"Berarti keberadaan healer dan alkemis adalah langka.
Hm apakah itu berarti ke depannya nanti kami akan di rekrut untuk melanjutkan pendidikan militer di Akademi pusat di Utara sana?" Zhonglei tersenyum senang membayangkan indahnya ketika dia menjadi Healer yang terkenal.
******
Karena keberadaan shulam dengan jubah biru amat jarang bakan tidak terdapat seorangpun di angkatan mereka, Zhonglei praktis tindak sendirian di kamar yang semestinya di tempati oleh paling tidak empat anak.
Ketika dia memprotes karena tidak memiliki kawan sekamar, Kepala asrama mengatakan,
"Untuk masing-masing kelompok shulam dalam warna nomrognya, tidak boleh di campur adukkan.
Itu adalah peraturan yang di buat oleh pusat akademi di Utara sana"
"Jadi mohon maaf siswa Zhonglei.
Anda terpaksa sendirian di kamar" kata Kepala Asrama...
__ADS_1
*Bersambung*
Setelah selesai membaca, selalu jangan lupa likenya, Vote dan memilih favorit untuk author ya gaes. TQ