
Saat Maria lengah, salah seorang yang lain, menarik pisau dari celana belakang dan menusuk Maria.
Jleb....
Pisau menusuk perut bawah Maria dan mengeluarkan darah..
"Ahh... " Maria berteriak sambil memegang erat tangan pria yang menusuknya, supaya pria itu tidak bisa kabur.
"Wanita jal**g lepaskan tanganmu" penjahat itu marah besar dan terkejut karena genggaman Maria sangat kuat.
Arumi menoleh sebentar dan sekilas melihat Maria yang tertusuk pisau dan hampir berhenti sejenak.
Namun dengan cepat, Arumi sadar dan berlari tanpa henti sesuai perintah Maria. Arumi bahkan sampai jatuh berkali-kali dan terjungkal. Namun ia sudah berjanji kepada Maria untuk tidak menangis.
Tubuh Arumi dipenuhi luka-luka akibat jatuh dan berdarah.
Mukjizat terjadi saat Arumi akhirnya dipertemukan dengan salah satu petugas pencarian. 5 orang petugas itu terkejut dan langsung sadar, jika anak kecil ini adalah anak yang dilaporkan hilang.
Arumi yang dihentikan petugas, tidak menyadari adanya petugas di depannya. Yang ia tau, ia hanya harus terus berlari tanpa henti.
Petugas berusaha menenangkan dan akhirnya Arumi pingsan karena kecapekan.
Di sisi lain, Ahmad dan Kak Izam membawa kembali Tania yang ia gendong dan bawa di dekapan Ahmad.
__ADS_1
Sesampainya di Kantor Pengaduan, Mama yang melihat Tania langsung lari dan menggendong anak perempuannya itu. Papa, Mama, Nenek dan Sisca tidak bisa menahan air mata mereka.
Mama terus mencium anaknya tanpa henti dan mengucapkan terimakasih.
"Nak terimakasih banyak" ucap Ayah yang memeluk Ahmad. Mama ikut memeluk Ahmad dan tiada henti berterimakasih.
Bunda dan Abi memperkenalkan Ahmad dan juga Kak Izam kepada Mama dan Papa. Sedangkan Nenek dan Sisca duduk agak jauh dan hanya mendengarkan saja.
Para petugas yang menemukan Arumi,membagi kelompok menjadi dua untuk mengantar Arumi kembali dan yang lain mencoba jalan lebih dalam untuk mengecek situasi. Para petugas curiga dengan Arumi yang gelagatnya tadi seperti lari di kejar orang.
2 orang petugas kembali dan membawa Arumi. Sedangkan 3 yang lain pergi menyusuri jalan yang Arumi lewati.
Penjahat itu kemudian mendorong Maria, hingga terjatuh dan berhasil melepaskan pisau dari perutnya.
Keadaan menjadi buruk, saat kedua orang penjahat lain sudah siuman. Maria yang masih tergeletak menahan lukanya dan pandangan matanya yang mulai kabur hanya bisa pasrah dan berharap Arumi selamat.
Namun kebaikan Tuhan turun atas Maria dan menolongnya. 3 orang petugas yang semakin dekat, melihat Maria yang terkapar bersama para penjahat itu.
Tanpa pikir panjang salah satu petugas yang membawa senapan menembak kaki salah satu penjahat yang memegang pisau. Pria itu langsung terjatuh dan ditinggalkan dua rekannya yang lain.
Maria lalu pingsan tak sadarkan diri.
Di waktu yang sama, Petugas yang membawa Arumi telah sampai di Kantor Pengaduan dan terlihat beberapa anggota polisi yang sudah datang ke lokasi
__ADS_1
Ahmad dan sekeluarga yang melihat Arumi, segera berlari dan menghampiri sekaligus memeluk Arumi yang sedang pingsan.
Tanpa basa-basi, Bunda dan yang lain segera turun ke area parkir dengan terburu-buru.
Abi, Ahmad dan Izam secepat kilat mengikuti Bunda dan Arumi. Satu petugas ikut turun mengantar. Dengan segera Abi dan yang lain masuk mobil dan membawa Arumi ke rumah sakit.
Saat Ahmad akan segera masuk, ia mendengar petugas polisi mendapat panggilan HT dari petugas lain yang masih ada di atas.
Ahmad mendengar jika ditemukan wanita umur 14 tahun ditikam seorang penjahat. Polisi tersebut segera berlari kembali ke atas.
"Ahmad ayo cepat" perintah Bunda yang panik. Lalu Ahmad segera masuk dan Kak Izam melajukan mobilnya.
Maria sudah dalam keadaan kritis dan Ambulance sudah dalam perjalanan.
Semua keluarga histeris saat melihat Maria yang berlumuran darah. Mereka juga terkejut saat melihat seseorang lain yang jalannya pincang dan dibantu petugas.
Papa yang marah, tanpa sadar memukul penjahat itu dan berusaha dilerai kepolisian dan petugas Taman Raya.
Di saat yang sama petugas dikerahkan untuk membawa pria penculik Tania yang tak sadarkan diri di tempat karena pukulan Ahmad.
Ambulance datang dan Maria segera dibawa masuk untuk dibawa ke Rumah Sakit untuk segera di tangani dengan cepat.
Kak Izam melajukan mobilnya dan membawa Arumi ke Rumah Sakit yang bagus namun agak jauh.
__ADS_1
Pihak kepolisian telah berhasil menangkap tersangka penikaman dan membawanya ke Kantor Polisi