
Hari demi hari tak terasa berlalu cepat aku sudah sebulan bekerja, sikap Azil dan mas Vino semakin aneh, setiap hari Azil selalu menjemputku sedangkan mas Vino selalu membelikan aku makan siang bahkan dia selalu mengajakku untuk pulang bersamanya, perlahan\-lahan aku merasa nyaman dengan mereka berdua mereka berdua baik dan membuatku merasa seperti wanita yang istimewa, gadis kampungan, culun dan cuek sepertiku mendapatkan perlakuan yang super baik dari kedua pria itu rasanya seperti mimpi.
Di grup whatsapp mas Vino bilang bahwa hari ini akan ada anak baru untuk di tempatkan di gudang, akhirnya aku bisa terbebas dari tugas yang sangat ribet di gudang, gumamku dalam hati, tapi mas Vino memberitahu lagi bahwa aku harus mengajarkan dulu anak baru itu sampai satu minggu, mas Vino tidak bisa mengajarkannya karena kerjaannya menumpuk setelah sebulan kemarin sibuk di gudang,
Mas Vino memanggilku saat aku sudah sampai di tempat kerja,
"Ami ke ruangan aku dulu ya anak barunya sudah datang"
"baik mas" jawabku
Saat aku masuk ke ruangan mas Vino betapa terkejutnya aku,
"Ami? kamu Ami kan? "kata anak baru itu
"Loh kalian sudah saling kenal? " tanya mas Vino
__ADS_1
"Rian ini dulu satu sekolah pas SMP dulu mas" jelasku agak gugup
"baguslah kalau begitu kalian bisa bekerja dengan baik, nah Rian selamat bergabung di tempat kerja ini, semoga kamu betah ya, dan selama seminggu ke depan kamu akan di arahkan dan di ajarkan oleh Ami" jelas mas Vino
"iya pak terimakasih" kata Rian
Ohhh ya ampunn kenapa harus Rian? aku tidak bisa berhenti gugup selama di ruangan mas Vino bagaimana mungkin aku harus bekerja sama dengan mantan Cinta pertamaku, sejak lulus SMP kami sudah lama tidak pernah bertemu atau saling menghubungi satu sama lain, dan bagaimana kalau nanti teman\-teman kerjaku tau kalau dia adalah mantan sekaligus cinta pertamaku, pikiranku sudah kemana mana semoga saja tidak akan ada yang tau hal itu, karena aku pasti akan malu.
Mas Vino menyuruh kami langsung ke gudang,
"emmm kamu apa kabar Mi?, kamu udah banyak berubah ya sekarang" kata Rian
"aduh Rian kita tuh di sini mau kerja, sini aku kasih tau dulu tugas-tugasnya" kataku
"kan kita udah lama gak ketemu Mi, aku mau ngobrol-ngobrol sama kamu" kata Rian
__ADS_1
"nanti aja istirahat di kantin khusus karyawan baru ngobrol" jawabku
"bener ya nanti kita ngobrol, ok ayo kita mulai kerja" kata Rian bersemangat
Sebenarnya aku merasa canggung dengan Rian di bandingkan dengan mas Vino sebulan kemarin, baru kali ini aku ngerasain jam berputar terasa begitu lama rasanya aku ingin cepat-cepat istirahat dan pulang, saat aku melihat jam sudah waktu istirahat senang rasanya, aku ingin cepat keluar dari gudang karena suasana hatiku hari ini terasa gak karuan gara-gara satu kerjaan dengan Rian.
"Ami ayo kita makan bareng" ajak mas Vino
"kayaknya aku makan di kantin aja mas aku bawa bekal soalnya" jawabku
"kan tadi pagi aku whatsapp gak usah bawa bekal" kata mas Vino
"tadi Diana masak banyak mas jadi aku bawa" jelasku
"ohh ya udah aku keluar beli makan ya" kata mas Vino sambil tersenyum
"iya mas" kataku
"jadi itu pacar baru kamu? "kata Rian mengagetkanku
__ADS_1
"apa sih dia atasan kita gak usah gosip" kataku dengan ketus sambil pergi ke kantin meninggalkan Rian
"Ami tungguin woy" teriak Rian**.