
Akupun selesai membantu mas Vino di gudang,
"Akhirnya selesai juga, makasih ya Ami kamu sudah membantu saya" kata mas Vino
"iya mas sama-sama saya permisi" kataku sambil keluar gudang
Aku langsung kembali bekerja ke restoran untuk membantu Naya yang sedang sibuk melayani tamu, hari ini hari sabtu jadi kami lumayan banyak menerima tamu, hingga tak terasa sudah waktunya tutup, kamipun bersiap siap membersihkan restoran agar bisa cepat pulang,
"kalian sudah selesai belum? "tanya mas Arka
"belum mas sedikit lagi tinggal lap meja ini aja, ya kan Mi..! " kata Naya
"ohh baguslah, setelah itu kita bisa pulang, eh Ami gimana tadi pak Vino waktu di gudang" kata Mas Arka sambil mendekat padaku
"gimana apanya ya mas, ya tadi aku bantuin mas Vino aja di gudang" jawabku
"hah?? Mas, kamu panggil pak Vino Mas bukan pak? " Mas Arka semakin penasaran
"iya, aku di suruh sama pak Vino panggil dia mas" kataku
"sebelumnya belum ada loh yang di suruh manggil mas kayak kamu, dari dulu setiap karyawan di sini manggil dia pak" kata mas Arka
__ADS_1
"mungkin supaya lebih ramah aja kali mas sama anak baru" kata Naya
"dih dengerin ya Nay kataku juga dari dulu mau sama anak baru atau anak lama pak Vino itu belum pernah nyuruh karyawan manggil mas, terus kamu liat gak kalau pak Vino lagi ngeliatin Ami emmm kayak beda gimana gitu.." kata mas Arka
"itu mah perasaan mas Arka aja kali, udah yuk Nay kita pulang kerjaan kita udah selesai" kataku sambil menarik Naya
"dih dasar, aku juga mau pulang tau" kata mas Arka sambil tersenyum
Naya menawariku pulang bersama jadi aku ikut naik motornya, katanya biar dia tau kost temanku dan supaya Naya bisa main kapan-kapan, sambil di jalan tidak tau kenapa aku tiba-tiba kepikiran tentang ucapan mas Arka, apakah benar sikap mas Vino berbeda padaku? kalau benar kenapa dia bersikap seperti itu padaku?, lalu terdengar suara Naya memanggil
"Ami, kamu ngelamun ya aku cerita loh dari tadi" kata Naya
"tentang hari pertama kita kerja tadi, aku ngerasa nyaman kerja di situ walaupun gajihnya kecil tapi orang-orangnya ramah sama kita, tapi gak tau juga sih mungkin karena kita anak baru juga kali ya? " tanya Naya
"mungkin? ya semoga saja mereka tetap baik dan ramah sama kita seterusnya ya Nay " kataku
"iya Aamiin," jawab Naya
"itu di depan kita berhenti Nay, di sana kost temen aku Diana" kataku sambil menepuk pundaknya
"Ok siap kita sampe" Naya langsung berhenti
__ADS_1
"ayo Nay masuk dulu aku kenalin sama teman aku Diana" ajakku padanya
"iya, tapi sebentar aja ya" kata Naya
"Assalamualaikum, Diana aku pulang " kataku sambil masuk ke dalam kost bersama Naya
"Waalaikumsalam kamu udah pulang Mi..!" kata Diana
"udah, kenalin ini Naya teman satu tempat kerja yang aku ceritain Di" kataku
"oh iya Ami udah cerita tentang kamu, aku Diana teman Ami sejak masuk SMA salam kenal ya" kata Diana sambil tersenyum
"aku Naya oh gitu pantesan kalian udah keliatan akrab banget, tapi maaf udah malem aku gak bisa lama-lama takut orang tuaku khawatir, aku langsung pamit ya" kata Naya langsung bergegas
"kirain mau nginep, lain kali main aja ke sini ya Naya, biar rame kita bertiga nanti bisa curhat-curhatan" kata Diana sambil tersenyum
"siap hehe,dahhh aku pulang" kata Naya sambil pulang dengan motornya,
Setelah selesai mandi akupun makan bersama Diana sambil menceritakan tentang pengalamanku hari pertama bekerja tadi, aku juga menceritakan tentang orang-orang yang bekerja di restoran termasuk menceritakan tentang pembicaraan tentang mas Vino yang di bahas mas Arka tadi, Diana hanya bilang aku cukup berpikir positif saja, selama orang itu baik terhadap aku, aku tidak boleh pilih-pilih orang untuk di jadikan teman.
Hp ku tiba-tiba berbunyi terus menerus, ternyata aku di masukan ke dalam grup whatsapp tempatku bekerja termasuk Naya, dan di grup di beritahukan bahwa di restoran kami sedang di butuhkan untuk di bagian gudang, kami di suruh memberitahu teman kami jika ada yang berminat, pantas saja mas Vino seperti kewalahan tadi ternyata petugas gudangnya resign mendadak tanpa memberi kabar.
__ADS_1