
Apa yang Rian bilang barusan? jatuh cinta lagi? mana mungkin...!, aku tau pasti dia mempermainkan aku lagi seperti dulu, waktu dulu dia bilang alasan dia ingin putus karena tidak bisa LDR tapi hanya jarak satu minggu saja di media sosialnya udah terpampang foto cewek dengan caption love,
"udahlah Rian kamu gak bakal bisa menipu aku dengan permainan kamu lagi, asal kamu tau, aku sudah mengetahui alasan kamu putus denganku dulu bukan karena tidak bisa LDR tapi karena kamu punya cewek lain selain aku, iya kan..!" kataku merasa marah
"kamu kata siapa sih?" tanya Rian
"aku melihat semuanya di media sosial kamu, setelah kita putus satu minggu kamu sudah mengupload foto cewek dengan caption love, itu sudah menjadi bukti yang kuat Rian"
"itu karena aku gak bisa lupain kamu Ami, setelah kita putus aku gak bisa berhenti mikirin kamu tapi nomor kamu gak bisa aku hubungi terus, aku dekat dengan banyak cewek-cewek untuk pelampiasan saja supaya aku bisa lupain dan gak mikirin kamu terus" kata Rian
"aku gak percaya sama omongan cowok kayak kamu" kataku memalingkan muka
"kamu tau Ami waktu kita bertemu lagi di ruangan pak Vino, aku merasa tidak percaya kita bisa bertemu lagi bahkan bekerja bersama, mungkin inilah jawaban dari doaku selama ini aku tidak ingin kehilangan kamu lagi, aku tau kamu tidak akan mudah percaya tapi aku akan membuktikan kalau aku benar-benar ingin serius sama kamu dan aku akan buktikan kalau aku sudah berubah lebih baik" kata Rian sambil melanjutkan pekerjaannya
Entahlah, apa Rian benar-benar sudah berubah atau belum? jawaban untuk mas Vino saja aku masih bingung, aku tidak ingin memikirkan tentang omongan Rian barusan,
Saatnya pulang, akhirnya aku sudah tidak sabar merasakan untuk tidur di kontrakan baru walaupun sendirian, saat aku keluar dari gudang di susul oleh Rian dia memanggilku,
"Ami....!" kata Rian
__ADS_1
saat aku menengok, Rian berteriak
"aku sayang kamuuuuu" teriaknya
Dan saat itu ada Naya dan Azil yang sama akan pulang,
"dia kenapa teriak-teriak gitu Mi...!" tanya Naya
"Gila kali, udah yuk Nay pulang anterin aku pulang bisa?" kataku
"bareng aku aja Mi aku mau maen dulu ke tempat sodara aku yang deket kontrakan kamu" kata Azil
"kamu udah tau Ami pindah kontrakan Az?" kata Naya
"ayo Nay cepet anterin aku pulang keburu kesusul sama orang gila itu, duluan ya Az Assalamualaikum " kataku sambil menarik tangan Naya,
Orang aneh, dia membuat aku malu di depan Naya dan Azil untungnya mas Vino belum keluar dari ruangannya tadi,
"yang ini kan ya kontrakan baru kamu Mi" tanya Naya, tak terasa sudah sampai
__ADS_1
"iya Nay ayo masuk dulu, tapi masih berantakan hehe" kataku
"pengennya sih gitu, tapi tadi udah di telepon sama mamah suruh cepet pulang, lain kali aja deh" kata Naya
"yahh kirain mau nginep gitu..?" tanyaku
"lain kali deh, semoga betah ya ngontrak di sini soalnya kan deket juga ke tempat kerja" kata Naya
"Aamiin makasih ya Nay, ya udah hati-hati pulangnya makasih juga udah nganterin pulang" kataku
"iya sama-sama Assalamualaikum" kata Naya
"Waalaikumsalam"
Aku kira Naya akan mampir dulu, tadinya aku ingin curhat sama dia, aku di tembak sama mas Vino dan Rian yang keduanya membuat aku bingung, aku merasa senang saat tau perasaan mas Vino terhadapku, tapi kenapa aku malah membayangkan Azil yang nembak aku ya?.
Maaf ya teman-teman di karenakan dua hari kemarin ada acara jadi baru bisa Up lagi 😊 semoga kalian suka terus dengan novel aku ya 😉
__ADS_1