Cinta Diujung Penantian

Cinta Diujung Penantian
28


__ADS_3

Rendra pov


Waktu tak terasa berlalu begitu cepat.Sudah 4 tahun lebih aku kehilangan gadis yang sangat aku cintai.Hingga saat ini cinta itu masih ada.Aku tahu ini saliniBahkan aku merasa ini seperti saat Reina mencintaiku disaat aku madih beristrikan Putri.Dia sudah menjadi istri sahabatku.Bahkan kini mereka sudah memiliki seorang putra.


Dulu saat aku masih beristrikan Putri,dia mencintaiku dengan tulus.Menerima segala keadaanku apa adanya.Tanpa menuntutku harus begini harus begitu.Dan kini saat dia telah bersuami gantian aku  mencintainya.


Dunia seakang berbalik keadaan.


Saat dia pergi keluar Jawa selama 2 tahun aku mencoba membuka hati dan menjalin hubungan dengan banyak perempuan.Bahkan akupun juga sempat memperbaiki hubunganku dengan Putri,tapi ya itu tetap saja gagal.Dan kegagalan demi kegagalan dalam kisah asmara karna satu kata yaitu 'Reina'.Ya karena gadis itu.Bukan salahnya tetapi aku saja yang tidak bisa membuka hati untuk yang lain karena Reina.


Aku bersyukur setelah ia menikah dengan Very kami sedikit lebih akur.Meskipun rasa canggung ada tapi setidaknya kami tidak bermusuhan.


Saat ini orang tuaku tengah gencar menjodohkan aku dengan beberapa perempuan yang mereka kenalkan padaku.Padahal aku sudah selalu menolak setiap kali mereka mengatakn jika ingin mengenlkan aku pada seseorang.


Ya,mereka tahu jika aku adalah mantan kekasih Reina yang kini sudah bahagia menjadi istri Very.Sempat mereka juga memarahiku menyalahkan aku karena kebodohanku sehingga kehilangan gadis seperti Reina.


Mereka memang tidak mengenal Reina,tapi mereka yakin Reina adalah gadis yang baik.Terbukti meski dia berasal dati keluarga yang berada ia lebih memilih hidup debgan segala keterbatasan materi Very.Aku semakin frustasi tatkala ibuku selalu membahas kesalahanku dulu saat menduakan Reina.Ingin sekali aku berteriak akan penyesalanku.


"Coba aja dulu kamu tidak menyakiti mantan calon menantu ibu.Pasti sekarang ibu sudah menimang cucu 2 Rendra."Ucapnya saat aku menolak perjodohan untuk yang kesekian kali.Terdengar nada kesal didalamnya.

__ADS_1


"Bu,jangan bahas donk.Rendra itu udah nyesel ditambah ibu selalu nyalahin Rendra.Frustasi Rendra lama-lama."Sahutku sambil mengacak-acak rambutku.


"Kamu udah tua Rendra.Apa kamu mau bapak sama ibu mati dulu baru nikah?"Tanya ibu lagi yang kini sudah ngelantur kemana-mana.


"Astoghfirulloh ibu.Ngomongnya yang baik napa bu.Lagian tua apa sih bu.Belum juga ada 35 udah dibilang tua."Omelku.


Ibu lantas pergi dan meninggalkan aku sendiri.


Kalau saja aku boleh berharap,suatu saat atau dikehidupan yang akan datang aku ingin menjaga Reina untukku.


'Gila kamu Rendra.Dia istri temen lu woy.Dosa lo ngarepin yang macam itu.Sadar Rend sadar.Jangan gila lo!' Rutukku dalam hati.


Hari ini ulang tahun Ale yang pertama.Reina dan Very tidak merayakan terlalu berlebihan.Hanya mengundang anak-anak kecil sekitar rumah mereka.


Ale kini sudah berlari dan aktif sekali.Terkadang Reina kelelahan sendiri dalam mengurus Ale.


Feris istri Arif kini tengah hamil.Beberapa hari yang lalu mereka mengadakan acara 7 bulanan.


Acara sederhana ulang tahun Ale selesai pukul 13.05 semua anak sudah pulang kerumah masing-masing.Rumah juga segera dibersihkan ora Reina dibantu Arif dan  Feris.

__ADS_1


Tiba-tiba Feri yang tengah bermain dengan Ale merasakan sesak nafas dan pingsan.Sontak Reina berteriak kearah Very.


"Hey Ver.Bangun Ver!Bangun!"Ucap Reina sambil menggoyang-goyangkan badan Very.


"Rif siapin mobil!"Teriak Reina.Arif yang mendengar teriakan Reina seketika mendekat untuk melihat apa yang sedang terjadi.


"Rein ada apa ini?Mas Very?"Tanya Arif.Memang Reina yang tidak mau dipanggil mbak oleh Arif.


"Buruan siapin mobil.!"Perintah Reina lagi.Arif mangangguk dan berlari menyiapkan mobil."Ris kesini buruan!"Teriak Reina lagi.


"Ada apa mbak?"Tanya Feris.


"Kamu jaga Ale ya.Kalo rewel susunya ada dialmari.Kalau  rewel ajak siapa aja buat naek motor ntar pasti diem."Jawabnya.Lantas ia dibantu Arif membawa Very kemobil karena akan segera kerumah sakit.


"Kamu kabari bapa dibengkel.Ntar kalau udah ada kabar kita telfon.Ok!"Ucap Reina lagi pada Feris.Feris mengangguk.


Rumah Very terletak cukup jauh dari rumah sakit.Sehingga perlu waktu satu jam lebih untuk bisa sampai kerumah sakit.


Very langsung dibawa ke UGD.Arif yang mengurus adminitrasi karena tidak mungkin Reina yang mengurus.Keadaan Reina saat ini yang cukup kacau tidak memungkinkan untuk mengurusi adsminitrasi.

__ADS_1


Ba'da Ashar Reina dan Arif baru mendapatkan kabar berita dari dokter.


__ADS_2