Cinta Diujung Penantian

Cinta Diujung Penantian
03


__ADS_3

Hingga siang ini Ifach mempunyai ide gila untuk Reina.Reina yang saat itu masih sibuk dengan Ardi gebetan barunya yang merupakan tetangga Ayu sangat tidak peduli dengan obrolan teman-teman kelasnya.Hingga ia tiba-tiba menjatuhkan ponselnya saat ia mendengar ide tak masuk diakal dari Ifach.


"Gue punya ide bagus banget buat Reina."Ungkap Ifach menggantungkan kalimatnya.


"Apaan."Sahut Detha.


"Gimana kalo malam ini elo Reina minta nomir telfon pribadinya Rendra?Atau facebooknya gitu."Usul Ifach santai.Reina sontak melepaskan ponsel yang ia genggam.Untung dengan cepat Ninka menangkap ponsel itu.Dari mereka berlima Iyya memang kurang suka dengan hal-hal macam itu.


"Gimana Rein?"Tanya Ifach lagi.


"Lo mau gue jadi pelakor Fach?Gue masih sayang sama nyawa dan masa depan gue.Ya kalee gue minta nomor laki orang.Waras dikit donk!"Jawab Reina kesal.Ia lantas merebut ponselnya dari tangan Ninka.


"Ayolah Rein.Buat happy-happy aja kok."Bujuk Detha yang ikut2an gila happy


'Kalo gue akhirnya baper kan gue yang repot.Lupa apa kalau gue mudah banget baper.'gerutu Reina dalam hati.


Meskipun Reina menolak Ifach dan Detha terus membujuknya.Awalnya ia enggan melakukan hal itu karna ia pikir Ninka berada dikubunya.Tetapi ternyata Ninka juga mendukung ide Ifach.Dengan sangat terpaksa Reina secara tidak langsung mengiyakan permintaan Ifach.


"Huh..."Sambil menghirup nafas panjang lalu menghembuskannya."Akan gue coba dan gue pikirkan.Karna apa ini menyangkut harga diri gue cuk."Ucap Reina menyerah.


"Rein lebih baik jangan!Takutnya entar elo baper.Ingat elo itu mudah baper."Nasehat Iyya pada Reina.


Malam pun tiba seperti biasa mereka kirim-kirim salam.Namun hingga pukul 20.47 Reina belum mengirimkan pesan.Bingung harus merangkai kalimatnya seperti apa.


Disisi lain Rendra yang sedari tadi mengharapkan pesan dari Reina yang tak kunjung datang merasa sedikit kecewa.

__ADS_1


Akhirnya Reina beranikan mengirim pesan keradio itu.Meski terlihat sedikit tidak sopan tapi tetap ia lakukan.


'Mas ini aku Reina.Kangen ya ampe malam baru ngirim salam.Hihihi...Lagunya ngikut aja ya bang.Dan kalau boleh gue...'


Rendra tidak melanjutkan membaca pesan dari Reina.Ada rasa senang disana tapi ia takut jikalau Putri sampai mendengar hal ini dia akan marah terhadap dirinya.Akhirnya ia berasalan pesannya hanya terkirim setengahnya saja kepada pendengar.


Reina sendiri didalam hatinya juga terbesit rasa kecewa karena hal itu.


 Keesokan harinya.Saat sampai disekolah Reina sudah diberondong berbagai pertanyaan dari Ifach.


"Reina gimana sih lo.Php in kita-kita banget.Mana katanya mo minta nomor telfonnya Rendra kok nggak ada.Yang ada hanya pesan lo cuma terkrim setengahnya gak ada pulsa lo?"Tanya Ifach sinis.


"Gue udah coba.Dan pesan itu gue kirim nggak cuma satu kali.Kalo nggak percaya lihat nih dihp gue.Ya kalo urusan dia ngasih atau nggak ya bukan urusan gue donk.Itu hak dia Fach.Lo nyuruh minta nomornya udah gue turutin.Hasil akhirnya ya terserah dia donk Fach."Jawab Reina tak kalah ketus.


Hingga semua bubar saat pak Adi guru bahasa inggris datang.


Drrrrt drrrrt


Ponsel Reina didalam laci bergetar tanda ada pesan masuk.Meski malas ia mencoba membuka pesan itu.Suasana hati yang awalnya buruk berubah menjadi indah.Mood yang awalnya buruk berubah menjadi menyenangkam.


"Waow...gila nggak nyangka gue.Hihihi"Ucao Reina cukup keras.Ia seakan lupa jika ada pak Adi didepan.


"Reina siapa yang gila?"Tanya pak Adi.


"Emt....nggak kok pak.Cuma tadi ketemu orang gila saat mau kesekolah."Elak Reina.Pelajaran dilanjutkan sesekali ia membaca pesan uang Rendra kirimkan padanya.

__ADS_1


Rendra


'RendraYulyant231@yahoo.com'


Reina


Facebooknya aja mas.Syusah kalo lewat email.Tepatnya males.


Reindra


M YulyantRendra


Reina


Ok!👍


Hingga istirahat tiba Reina masih senyum-senyum sendiri mengingat pesan dari Rendra Ninka sebenarnya sudah menaruh curiga terhadap sikap temannya itu.Reina yang pada dasarnya pandsi beralibi pun dengan mudah mendapat alasan yang tepat.


"Situ waras Rein?Senyum-senyum gaje gitu?"Tanya Ninka penasaran.


"Hehehe sorry tadi mas Ardi gombalin gue.Lo taukan gue mudah baper.Hehe."Alibi Reina.Ia nggak mungkin menceritakan ini semua.


Mulai dari sini rumah tangga Rendra semakin tidak harmonis.Dan mulai dari sini seorang Reina baper akan komuikasi diantar keduanya.


28 Oktober hari ini Reina putus dengan Ardi.Ternyata selama ini ia hanya dijadikan selungkuhsn oleh Ardi.mdan lebih parahnya lagi didepan Lisa pacar Ardi,ia hanya diaku sebagai adik.Reina yang kala itu sedang dalam keadaan cinta2nya terhadap Ardi jelas sangat terpuruk.

__ADS_1


__ADS_2