
Selama proses penguburan Reina terus menggandeng tangan Ale dan terus melihat tanah yang mulai mengubur Very sedikit demi sedikit.Air matanya terus mengalir tanpa ia mengeluarkan suara.Itu lebih menyakitkan dibanding menangis tersedu-sedu.
.Saat gundukan tanah itu telah mengubur penuh Very didalam tanah Reina langsung terduduk.Saat nisan bertuliskan nama Very tertancap diatas gundukan itu Reina merasakan sakit yang entah seperti apa.
Ia menatap tak percaya pada nisan yang bertiskan nama suaminya itu.
Saat tabur bunga ia dan Ale yang pertama kali menabur bunga.
'Ver.Maaf aku masih menangis setelah pesan terakhirmugMaaf aku tidak bisa menuruti apa maumu.Akan aku besarkan Ale seperti yang kamu minta.Tapi maaf aku harus pergi ketempat yang jauh untuk bisa merelakan dan menerima kepergian kamu.Ver aku mencintai kamu.Ada ataupun tidak kamu disisiku,kamu sudah memenpuni tempat dan porsi tersendiri dihatiku.Tunggu aku disana Ver.Semoga ini memang yang terbaik untuk kita.Love you soo much.'Reina dalam hati.Seketika ia langsung tersungkur dan jatuh pingsan.Ale ikut menangis melihat mamanya jatuh pingsan.
__ADS_1
Beberapa orang termasuk Rendra mengangkat Reina dan membawanya ke mobil milik Reina yang tadi Rendra bawa.Sedang Arif dia menggendong Ale.
Dirumah,Feris yang melihat Reina pingsan langsung meminta supaya Reina dibawa kekamar.Arif mengajak Nesia juga Ale untuk kedepan sedang Feris setia menemani kakak iparnya.
Diluar kamat mereka mengadakan yasin tahlil untuk mendoakan Very.
Setelah semua acara selesai dan tamu undangan sudah pulang Arif menidurkan Ale disamping Reina yang masih belum sadarkana diri.
Reina tersadar saat jam menunjukkan hampir sepertiga malam.Saat matanya terbuka air matanya langsung menetes.Dia pejamkan matanya sesaat lalu bangun dan mengambil air wudhu.
__ADS_1
Didalam sujudnya ia berdoa untuk ketenangan Very disana.
"Ya allah.Hamba tahu hamba salah karena masih menangis hingga saat inu untuk kepergian suami hamba.Bukan maksudt hamba tidak merelakan hanya saja hamba belum percaya akan semua ini.Ikhlaskan hati hamba untuk semua ini.Ya allah berikanlah tempat terbaik untuk suami hamba.Berikanlah jalan yang paling terang.Jalan yang kau ridhoi.Peluklah laki-laki yang paling hamba cintai ya allah.Amin."
Reina berdoa dalam sujudnya.Lalu ia melepas mukena dan mengemas pakaian-pakaiannya yang akan ia bawa untuk pergi kerumah omnya diluar jawa tempat ia dulu pergi tatkala disakiti Rendra.
Lalu ia merebahkan tubuhnya disamping Ale san mengecup kening Ale cukup lama.
Ia tak dapat memejamkan matanya.Ia bingung jika sampai keluarganya tidak menerima keputusannya.
__ADS_1
Reina mengambil ponselnya membuka foto pernikahannya dengan Very.Bibirnya mengulas sebuah senyuman.Tetapi hatinya terasa sangat sakit.
Ia teringat akan pesan Very jika ada surat untuknya dilaci.Dan iapun mencari amplop itu.Ia sangat ragu untuk membuka isi surat itu.Akhirnya ia melihat salah satu amplop itu bertuliskan nama Rendra.Ia yakin surat itu untuk Rendra.Surat untuknya ia masukkan kembali kelaci.Ia akan membuka surat itu saat iituembali lagi kesini entah berapa tahun lagi.