Cinta Diujung Penantian

Cinta Diujung Penantian
35


__ADS_3

5 tahun kemudian


Hari ini Reina berencana ingin pulang kampung.Ia ingin memberikan kejutan untuk mereka.Dikarenakan Feris kini sedang mengandung anak keduanya,sudah satu tahun lebih mereka tidak bertemu.


Untuk perasaan ia sudah lama merelakan kepergian Very.Hanya saja ia memang belum siap untuk pulang.Iaingin menyelesaikan kuliah dan juga bekerja disana.Setidaknya dengan keahliannya ia bisa mendapat pekerjaan dengan gaji yang banyak.


Pukul 10.08 mereka akan melakukan penerbangan.


Leandra yang kini sudah berumur 7 tahun terlihat sangat tampan.Mirip sekali dengan Very kecil.Siapapun yang mengetahui bagaimana wajah Very saat kecil pasti akan berkata jika Leandra adalah fotocopy Very saat kecil.


Sore hari mereka baru sampai.Tapi kali ini mereka langsung menuju rumah keluarga Reina terlebih dahulu.


Tok tok tok


Reina mengetuk pintu.Tapi ia bersembunyi dibalik tiang besar diteras rumah dan membiarkan Leandra berdiri didepan pintu.


Ceklek


Terlihat Mia adik Reina yang membuka.Kini Mia tengah hamil cukup besar.Saat pesta pernikahannya Reina tak bisa datang karena saat itu Leandra sedang opname.


"Loh adhek siapa?"Tanya Mia sambil berjongkok.Terlihat ia sedikit kesusahan berjongkok dengan perut besarnya.


"Hallo tante Mia cantik."Sapa Leandra dengan senyum manisnya.Mia masih belum sadar jika dia keponakannya.Sehingga ia memasang wajah bingung.

__ADS_1


"Biasa aja keles Mi.Itu Leandra keponakanmu."Sahut Reina karen Mia tak juga sadar jika dia keponakannya.


"Ya alldh mbak Reina."Mia berdiri dan memeluk kakaknya.Kakak yang dulu sering bertengkar dan adu mulut dengannya.


"Masuk mbak.Mumpung semua lagi ngumpul."Ajak Mia.


"Kakek.Nenek."Teriak Leandra memanggil kakek dan neneknya.Leandra berlari kearah ruang tamu dan langsung memeluk kedua orang tua Reina.Reina sendiri juga langsung mencium tangan kedua orang tuanya dengan air mata yang mengalir.


Mereka mengobrol banyak.


Kakak pertama Reina anaknya sudah dua laki-laki semua.


Kakak keduanya anaknya masih satu dan katanya kini tengah hamil 5 bulan.Sedang Mia kini kehamilannya sudah berumur hampir 9 bulan.


Sore ini Reina berencana pulang kerumah keluarga Very.Tapi sebelumnya ia ingin datang kemakam Very.Ini adalah kali kedua ia mendatangi makam Veru.Sebelumnya dulu saat ia akan berangkat keKalimantan ia juga datang kemakam Very terlebih dulu.


"Mom kita jadi kemakam appa dulu kan?"Tanya Leandra.Tangan kanan memegang setir mobil dan tangan kiri mengusap pelan kepala Leandra ia tersenyum menjawab pertanyaan putranya.


"Iya sayang.Kita kemakam appa dulu.Mommy sangat merindukan appamu."Jawabnya.


Setelah kurang lebih 75 menit mereka sampai ketempat pemakaman umum disekitar desa Very.Sejenak ia ragu untuk masuk.Tapi genggaman tangan Leandra membuatnya berani dan mencari makam Very.Ia masih ingat betul dimana Very dimakamkan.Melihat nisan bertuliskan nama Very seketika air mata Reina mengalir tanpa permisi.Rasa sakit saat kehilangan Very tergambar jelas dalam ingatannya.Saat ia menemani Very dalam melawan penyakitnya.Saat ia melihat tubuh kaku Very yang terbungkus kain kafan.Saat tanah yang sedikit demi sedikit mulai menutupi jasad Very.


Ia tak dapat menyembunyikan tangisnya dihadapan makam Very.Dengan berurai air mata ia membacakan doa untuk Very.

__ADS_1


"Mommy sudah janji sama Leandra untuk tidak menangis dimakam appa mom."Ucap Leandra mengingatkan mommynya lalu mencium pipi mommynya.


Reina hanya mengangguk sambil mengusap air matanya.


Usai mendoakan Very Reina melajukan mobilnya menuju rumah mertuanya.Bengkel yang dibangun Very dulu kini sudah semakin besar.Toko yang ia dirikan bersama Feris dulu juga sudah semakin berkembang.Rumah yang dulu biasa saja kini sudah jauh lebih baik.


Sore itu suasana halaman rumah Very yang terdapat toko dan bengkel terlihat sangat ramai.Terdapat beberapa mobil yang mengantre disana.Reina jadi ingin bergelut dengan mesin-mesin itu.


Ya,Reina mendapat gelar Strata satu jurusan mesin otomotif.


Saat mobil berhenti didekat teras bukan didekat bengkel beberapa orang melihat kearah mobil Reina yang teihat lebih bagus dibanding mobil-mobil dibengkel itu.


Diteras terlihat Nesia sedang bermain dengan dua temannya.Satu perempuan dan satu anak kecil laki-laki.Reina tersenyum melihat wajah jutek Leandra yang menatap kearah anak perempuan teman Nesia.


Ya dua anak kecil itu adalah Yeksa dan Ayesha.Ayesha adalah anak kecil perempuan yang dulu ia tolong karena diganggu oleh Yeksa.


"Hey jagoan mommy.Kita mau tinggal disini.Jadi nggak boleh seperti itu.Ok sayang?"Tanya Reina.


"Iya mommy."Leandra mengiyakan.


Lantas Reina merapikan rambut dan penampilannya.Ia juga merapikan penampilan putra semata wayangnya.


Ia membuka pintu mobilnya lalu membuka pintu mobil bagian samping Leandra.Dia menggandeng Leandra dan menghampiri Arif dibengkel itu.Sedang Kusno ia bertugas dibagian kasir.Melihat Arif Leandra langsung berteriak memanggil Arif dengan panggilan papa dan langsung memeluk Arif medki keadaannya sedang kotor.Yang membuat beberapa orang melihat curiga kearah Arif.

__ADS_1


__ADS_2