Cinta Gadis Tak Sempurna

Cinta Gadis Tak Sempurna
Memberi Pelajaran


__ADS_3

Tangan Saga terkepal erat setelah mendengar semua cerita dari Kejora. Ia tak menyangka bahwa Kenzo berani mengulang kembali perbuatannya dulu. Melecehkan wanita yang di cintai.


Hati Saga seakan ikut marah dengan pelecehan ini. Entah mengapa ada semacam rasa tak rela jika ada seorang yang menyentuh istrinya tersebut.


Dan lagi lagi Saga memantapkan hatinya jika rasa pedulinya itu semata mata hanya karena rasa tanggung jawab atas janjinya pada sang mama waktu lalu.


Padahal tanpa ia sadari, rasa peduli dan nyaman berada didekat Kejora karena memang murni tumbuh dari dalam lubuk hatinya.


"Kejora, aku minta maaf"


"maaf untuk apa kak?"


"maaf atas semua yang terjadi padamu. Aku telah mengingkari janjiku sendiri. Aku tak bisa menjagamu hingga kau __"


"sudahlah kak, semua ini bukan salah kakak, aku tidak papa kok"


Saga menghela nafas panjang. "ikutlah pulang denganku"


Kejora membulatkan matanya lalu mengerutkan kening saat mendengar ajakan Saga untuk kembali pulang. Oh ya, Kejora tau, pasti karena Leony sedang pergi. Nanti kalau kekasihnya itu pulang, pasti Kejora terusir lagi. Begitu pikirnya.


"aku ingin disini kak"


"kejora, dilarang membangkang perintah suami" Uacpa Saga serius


Sementara Kejora malah tertawa terbahak. "kak Saga, kak Saga.. kau itu sangat lucu kalau sedang melotot"


Akhirnya setelah melewati perdebatan panjang, Kejora pun mau ikut pulang bersama Saga dengan alasan besok adalah tepat empat puluh hari sang papa.


Dan di dalam kamar yang pernah Kejora tempati, Saga pun membaringkan tubuh Kejora dengan perlahan lalu menyelimutinya.


Saat Kejora sudah terpejam, Saga bukannya pergi, ia malah berjongkok di samping ranjang dan memandang lekat wajah kejora mulai dari ujung rambut hingga menatap detail setiap bentuk wajah Kejora.


cantik Sempurna


Tanpa terasa, tangan Saga terulur ke wajah yang ia puji tadi. Menyingkirkan helaian demi helaian rambut yang menutupi wajah. Mengusap lembut pucuk kepala Kejora dan tanpa di duga, Saga pun meninggalkan satu kecupan lembut di kening wanita yang sudah satu bulan lebih menjadi istrinya.

__ADS_1


Ya, Saga tak pernah melakukan kontak fisik apapun kepada kejora setelah pernikahan. Mungkin inilah yang pertama kalinya ia memperlakukan kejora dengan lembut.


"tidurlah, aku akan memberikan pelajaran pada bocah sialan itu!"


Setelah kepergian Saga, Kejora membuka matanya. Ia memegang dada yang entah mengapa tiba tiba berdegup sangat kencang.


Kenapa dengan jantungku? tidak! tidak mungkin! aku tidak mungkin mulai suka sama kak Saga. ini pasti hanya rasa nyaman dan terlindungi karena sikap kak Saga yang berubah baik padaku sekarang. Lagi pula kan Kak Saga sudah memiliki kekasih pujaan? apalah aku? kak Saga tak mungkin menyukaiku. Ya, aku sadar, Mana mungkin kak Saga menyukai wanita cacat seperti aku? Sedangkan kekasihnya saja artis terkenal sàat ini.


Kejora menepis pikiran pikiran aneh yang mulai memenuhi otakya. Hingga ia memilih tertidur. Kejora tak mau memikirkan nasib sang mantan yang akan habis dihajar oleh Suaminya itu.


Sementara Saga, ia langsung mendatangi apartemen Kenzo. Tanpa rasa curiga, Kenzo pun membuka pintu apartemennya. Belum genap pintu itu terbuka, Saga langsung mendorongnya kuat.


bugh


bugh


bugh


Tanpa rasa iba, Saga dengan cepat menindih tubuh Kenzo dan langsung memukulinya tanpa ampun. Hingga kini tubuh Kenzo lemah tak bertenaga.


"Keparat! Apa yang sudah kau lakukan pada Kejora? Dasar baji**an, berani beraninya kau melecehkan wanita baik seperti dia? Dimana otakmu bodoh!"


Saga begitu emosi. Ia terus mencengkeram kerah baju yang dipakai Kenzo.


"Saga, aku bisa jelasin! Ini tidak seperti yang kau kira"


"Lalu apa penjelasanmu?"


"Aku tak pernah bermaksut melecehkan Kejora, aku sangat mencintainya. Aku ingin sekali memilikinya"


Bugh


Lagi lagi Saga memberikan bogemnya pada Kenzo.


"Cinta kau bilang? Dasar sialan! Disana kau mengatakan cinta pada Kejora, tapi disini? Kau malah sedang bermain gila dengan wanita ****** mu itu"

__ADS_1


Ya, Saga begitu emosi saat ia melihat dari balik dinding ada seorang perempuan yang menatap kearahnya. Yang lebih parahnya lagi, wanita itu hanya memakai selimut tebal yang di lilitkan pada tubuhnya. Saga yakin jika wanita itu dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun.


"tutup mulutmu! dia wanita baik baik, dia bukan wanita ******" Kenzo seakan emosi saat Reva di katakan wanita ****** oleh Saga.


"mana ada wanita baik baik yang rela di tiduri oleh tunangan orang?" ucap Saga sembari melirik ke arah Reva dengan senyum mengejek


Sementara Reva hanya menunduk dan mengeratkan selimut yang menutup tubuh polosnya


"ini bukan urusanmu! lagi pula kenapa kau peduli dengan Kejora? bukankah kau sangat membencinya? harusnya kau senang dong dengan apa yang terjadi pada Kejora saat ini?"


"brengsek!! kau benar benar bedebah!" Saga kembali memukul Kenzo. namun gerakannya tak tak tersampaikan kala Kenzo berhasil menghindar. Hingga akhirnya, Sagalah yang malah tersungkur ke dinding.


Dan dengan sigap, Kenzo pun membalikkan keadaan. Ia langsung memanfaatkan situasi dengan bergantian memukul Saga. Entah mengapa Kenzo begitu marah saat Saga mengatakan Reva adalah wanita murahan.


"jangan sok menghakimi seseorang! aku memang brengsek, tapi kau pun tak kalah brengseknya! kau itu munafik Saga! kau munafik!"


Masih saling menghajar satu sama lain hingga keduanya sama sama babak belur.


"kau itu benar benar munafik Saga! kau berlagak seolah peduli dan menjadi pahlawan bagi Kejora, padahal kau juga yanig menjadi sumber penderitaannya"


"apa maksutmu?"


"jangan kau fikir aku tak tahu bahwa kalian sudah menikah! Aku tau itu, aku tahu semuanuya Saga! Bahkan aku juga tau kalau kau hanya menganggap Kejora sebagai istri di atas kertas! Kau tega menjalani kisah cinta dengan Leony di atas pernikahanmu dengan Kejora. Lalu apa bedanya kau dengan aku? kita itu sama sama brengsek Saga! kita sama sama menyakiti Kejora! kita sama sama membuatnya menderita. kau paham itu?"


"aku tak pernah menyakiti kejora! dia sendiri yang mengatakan padaku jika dia tak akan mengganggu hubunganku dengan adiknya!"


"Saga.. Saga.. ternyata kau memang bodoh! kau percaya begitu saja dengan ucapan Kejora? apa kau lupa jika seorang wanita akan mengatakan dirinya baik baik saja meski hatinya terluka? Apa kau tak bisa berfikir? mana ada seorang wanita yang rela berbagi suami? Mana ada seorang wanita yang rela melihat suaminya memiliki kekasih lain?"


deg


Saga terdiam mematung. Otaknya tiba tiba membeku mencerna setiap ucapan yang keluar dari bibir lelaki yang ia anggap brengsek itu.


apa benar Kejora seperti itu? apa benar Kejora membohongi hatinya demi menutupi kesedihannya? jika benar apa yang dikatakan lelaki ini, berarti aku telah menyakitinya juga?!


.

__ADS_1


.


__ADS_2