
Dan Kejora pun memulai memimpin permainan mereka dengan memanjakan milik saga. Ya, awalnya Kejora begitu ragu untuk memegangnya, namun ia memberanikan diri untuk mencobanya. Kejora dengan perlahan mulai memasukkan sesuatu itu ke dalam mulutnya.
Saga hanya bisa mendes**. Ia tak kuasa untuk menahan gejolak yang tibul di dalam tubuhnya. Ia bahkan serasa melambung terbang tinggi saat merasakan kenikmatan yang di berikan istrinya tersebut.
Jauh berbeda sekali dengan apa yang di rasakan dulu saat ia bersama dengan para kupu kupu malam sewaannya.
"stop!"
Saga menghentikan aksi Kejora yang sedang panas panasnya.
"kenapa kak?"
"aku tak kuat menahannya. kau begitu membuatku serasa melayang"
"maaf" Seketika itu juga Kejora menundukkan wajahnya karena malu dengan pujian dari saga yang terdengar fulgar dan terdengar memalukan menurutnya
"hey.. kenapa harus malu? bukankah memanjakan suami saat di atas ranjang itu adalah sebuah pahala?" Saga mendongakkan dagu Kejora dengan jari telunjuknya. Menatap lekat wajah cantik itu dengan senyum yang terus terukir dari bibirnya.
"iya, tapi__"
"aku menyukainya. Sangat menyukainya"
Keduanya saling bersitatap. Saling tersenyum. Terlihat dengan jelas jika di mata mereka penuh dengan pancaran kebahagiaan saat ini.
Untuk ke sekian kalinya, kedua bibir mereka saling menyatu. Saling mencecap, saling menyesap, dan saling menghisap. Hingga beberapa menit kemudian, nafas mereka sudah mulai terengah dan akhirnya mereka pun saling melepaskan tautan bibirnya.
Tanpa di suruh dan di perintah, Saga mulai naik ke atas, ia bergantian memberikan sensasi sensasi luar biasa yang sama halnya denga apa yang Kejora lakukan barusan.
Setelah Kejora mendapatkan pelepasannya, ia pun mulai membalikkan posisi mengungkung Saga hingga dirinya lah yang berada diatas.
Dan dengan gerakan yang sangat kaku, Kejora pun mulai memasukkan milik Saga ke dalam inti tubuhnya. Mendorong lebih dalam agar milik Saga itu terus masuk sampai ke dasar.
ahh
__ADS_1
Satu d**ahan lolos dari bibir Saga saat anaconda miliknya telah masuk sempurna ke dalam sarang sempit kesukaannya. Ia begitu menikmati saat merasakan banyak denyutan di dalam sana.
Perlahan namun pasti, Kejora mulai menggesekkan tubuhnya ke atas dan ke bawah. Ia bahkan merubah posisinya menjadi membelakangi Saga.
Semakin lama, gesekan Kejora semakin cepat dan lebih cepat hingga ia pun mencapai pelepasannya kembali. Keringat mulai bercucuran membasahi tubuh kecilnya. Ia terkulai lemas setelah mendapatkan puncak kenikmatan dari permainan mereka.
"sekarang giliranku" lirih Saga sembari mencium telinga Kejora sekilas dan langsung menindih tubuh yang sudah bercucur berkeringat itu.
Saga pun mengambil alih permainan itu. Ia terus memasukkan seluruh badan anaconda ke dalam gua yang sudah basah itu. Memaju mundurkan anaconda secara perlahan.
Gerakan yang awalnya hanya berupa gesekan dan geseran, kini berubah menjadi hentakan yang lebih cepat, lebih kuat, dan lebih keras.
Hingga beberapa menit kemudian, Saga menjerit kecil saat ia mendapatkan puncak ******* dari permainannya. Ia membiarkan anaconda miliknya menyemburkan lahar panas di dalam rumah persinggahannya barusan.
"terimakasih sayang"
Saga segera turun dari tubuh Kejora. Ia pun mengucapkan dua kata indah tersebut tepat di telinga Kejora dan menurunkan wajahnya ke bawah, tepat di depan area sensitif Kejora.
Saga mengusap dengan lembut inti tubuh Kejora tersebut dengan sangat mesra. Ia bahkan meninggalkan satu kecupan lembut juga di atas inti tubuh tersebut yang halus tanpa di tumbuhi rumput satupun diatasnya.
hoh hah
Nafas keduanya saling terengah dan saling bersautan. Tubuh mereka juga sangat lemas. Tenaga pun sudah terkuras habis setelah permainan berkuda tersebut telah selesai.
Karena merasa sangat lelah, Saga pun langsung terlelap ke alam bawah sadarnya. Ia langsung tertidur lebih dulu dengan tangan yang terus memeluk tubuh Kejora.
Kejora hanya tersenyum senyum sendiri sambil mengusap lembut pipi suaminya. Ia terus memandang wajah tampan yang sudah terlelap itu.
Sungguh hati Kejora merasa sangat bahagia saat ini. Apalagi saat mendengar panggilan sayang dari Saga barusan. Ya, panggilan sayang untuk yang kedua kalinya ia dengar dari bibir manis Saga.
Dan meskipun Kejora tau bahwa panggilan sayang itu Saga berikan karena ia telah memberikan kepuasan batin. Namun kejora tak berhenti berharap jika di kemudian waktu lain, akan ada panggilan sayang lagi dari Saga untuk dirinya.
__ADS_1
Entah mengapa Kejora tak mampu memejamkan matanya. Perutnya tiba saja terasa sangat lapar. Kejora juga sangat heran dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. Karena ia tak pernah lapar di tengah malam seperti ini.
Jika saja dulu ia pernah merasa lapar di tengah malam, pasti rasa itu dapat ia tahan hingga pagi hari. Namun kali ini? Mengapa rasa lapar itu sangat mengganggu tidurnya? Mengapa sedikitpun Ia tak mampu menahanny?
ah! akhirnya Kejora memutuskan untuk pergi ke dapur. Ia berniat mengganjal perutnya yang lapar itu dengan membuat mie instan saja. Karena Kejora sangat menyukai makanan dengan bahan dasar dari mie.
Saat menikmati makanannya, tiba tiba saja Lejora dikagetkan oleh seorang yang berdiri di sampingnya. Ya, dia adalah Leony.
Leony memandang Kejora dengan senyum meledek. Ia begitu penasaran dengan apa yang dilakukan Saga pada Kejora. Ia benar benar kepo pada hukuman yang di terima oleh Kejora itu.
"kenapa lihatin aku sampai segitunya? kamu mau?" ucap Kejora sembari terus mengunyah makanannya
"ah tidak tidak! makanlah, aku tak suka makanan seperti itu. Aku hanya tak bisa tidur saja karena kegerahan"
"sama"
"apa?"
"ya sama, aku juga tak bisa tidur karena kegerahan dan lapar"
"maksut kamu? memangnya Saga memberikan hukuman apa padamu?"
"hukuman? siapa yang di berikan hukuman? aku hanya di suruh memberikan kepuasan untuknya. Makanya aku kelelahan dan kelaparan"
"what???!!"
"kenapa kaget? wajarkan suami istri melakukan olah raga malam? bukankah kau juga sering melakukannya dalam empat hari selama seminggu?"
Leonya terbengong. Namun ia sadar dan bersikap sok biasa. "oh ya.. tentu saja. Aku sering melakukannya kok" jawab Leony asal
"baguslah, selamat beristirahat kembali. aku akan masuk lagi ke dalam pelukan kak Saga. Karena tadi aku menggantikan posisiku dengan bantal guling"
Leony hanya menatap kepergian Kejora dengan sangat emosi. Ia begitu marah pada kenyataan ini. Leony pikir, Saga akan memberikan hukuman yang berat untuk Kejora, bukannya malah asik asik bercinta betdua di dalam kamarnya.
__ADS_1
Percuma saja aku memperlihatkan bukti bukti itu, ternyata Saga tak terpengaruh sedikitpun padanya. Tapi aku tak akan tinggal diam. Aku akan buktikan bahwa aku bisa menghempaskan kau dari istana ini Kejora.