
"kau? kenapa kau tak menungguku? bukankah aku sudah bilang, tunggu aku di depan pintu"
"aku sudah menunggu, tapi kakak terlalu lama. aku bosan kak"
"kalau kau kelamaan menungguku, kau kan bisa menungguku untuk mengobatimu? kenapa kau malah mau maunya di obati oleh lelaki itu?"
"aku sudah menolaknya kak, tapi reyhan tetap memaksa"
"dan kau mengiyakan paksaannya?" Nada Saga semakin meninggi
"bukan seperti itu kak"
"kau" Saga mencengkeram dagu Kejora "apa kau tau? kau itu bagaikan perempuan yang haus akan belaian" sambung Saga sembari terus mendekati Kejora. bukan hanya tubuhnya, bahkan wajahnya pun sudah hampir tak berjarak.
"apa maksut kakak?" Kejora mulai ketakutan dan emosi saat Saga mulai mengatai dirinya sebagai perempuan yang haus belaian
"kau akan menerima apa yang kau mau. aku akan memberikan yang kau inginkan" ucap Saga dengan senyum smirk terukir di bibirnya
"kak, aku__"
cup
Saga langsung menyambar bibir wanita itu dengan kasar.
"aku akan tunjukkan seberapa bisanya aku memuaskan hasratmu"
Kejora menggeleng dan mulai menangis saat Tubuhnya sudah terhimpit oleh tubuh kekar Saga.
"kak, jangan!"
Kejora semakin terisak saat bibir Saga mulai menciumi seluruh wajah dan lehernya. Dan dengan buasnya, Saga pun sudah menyesap dan menghisap tengkuk Kejora hingga meninggalkan banyak bekas tanda merah disana.
Dalam satu gerakan, Saga pun mengangkat tubuh Kejora dan memasukkannya ke dalam kamar. Tanpa pikir panjang, Saga langsung merobek pakaian Kejora hingga yang tersisa hanya bra dan segitiga berwarna hitam.
Saga menatap tubuh itu dengan takjub. Tubuh yang selalu di balut dengan pakaian tertutup, akhirnya berhasil ia buka. Dan bahkan sebentar lagi akan ia nikmati.
"aku tak menyangka, ternyata tubuhmu sangat indah" bisik Saga tepat di telinga Kejora. Bahkan Saga pun beberapa kali menjilat dan menghisap telinga itu.
Kejora terus meronta, ia menggunakan kedua tangannya untuk menutupi bagian dada dan bagian sensitifnya.
__ADS_1
"kak.. aku mohon hentikan! jangan lakukan ini!"
"kenapa? kenapa aku harus berhenti? bukankah ini juga yang kamu inginkan? lagi pula, kita ini sudah menikah, jadi wajarkan kalau sepasang suami istri melakukan hal ini?"
"tidak! ini tidak boleh terjadi. Kak, aku mohon.. jangan melakukan ini. Aku takut"
"apa yang kau takutkan?"
"apa kakak bisa menjamin bahwa kekasih kakak tidak akan marah jika mengetahui apa yang kita lakukan?"
deg
Jantung saga berhenti berdetak, ia teringat akan Leony sang kekasih. Bagaimana jika kekasihnya itu marah?
Padahal ia sangat menginginkan Leony menjadi istrinya. Karena dalam benak Saga, Leony adalah gadis cantik, modis, dan berkelas. Pasti akan sangat cocok jika di bawa ke acara acara resmi apapun. Tak akan memalukan, begitu pikirnya.
Saat dirasa Saga tak meneruskan kegiatannya, Kejora pun mulai mengangkat tubuhnya dari kungkungan Saga.
Namun saat beberapa langkah ia dapat meloloskan dirinya, Saga dengan sigap langsung memeluk tubuh Kejora dari belakang hingga Kejora tak mampu berkutik.
Kejora kembali meronta. Namun seberapa besar usahanya untuk meloloskan diri, tenaganya pun yetap tak sebanding dengan tubuh kekar Saga.
"asal kita tak bicara, tak akan ada yang tau dengan apa yang terjadi diantara kita" Saga mencium sekilas telinga Kejora
Saga benar benar di butakan dengan tubuh indah Kejora. Apalagi saat pertama kali melihat bentuk dada yang padat dan berisi.
Saga menjadi tambah bersemangat. karena ia yakin, Dada berbentuk seperti ini menandakan dada yang masih suci. Ia yakin bahwa milik Kejora ini belum pernah di sentuh oleh siapapun.
Ya, Saga tau itu. Karena ia sangat berpengalaman dalam tubuh wanita.
Saga terus meremas kedua benda kenyal tersebut. Ia pun juga memelintir butir coklat yang ada di atasnya. Dengan gerakan cepat, ia membalik tubuh Kejora dan menidurkannya di atas ranjang.
Entah mengapa, Kejora yang awalnya terus memberontak, kini malah ikut menikmati setiap sentuhan lelaki itu.
Kejora mulai lelah memberontak. Ia pikir ini adalah hal yang wajib ia berikan untuk Lelaki yang sudah sah menjadi suaminya itu.
Karena mau bagaimana pun, Kejora adalah manusia biasa yang memiliki hasrat dan nafsu. Ia wanita dewasa. Pastinya juga akan terbuai dengan kelembutan sentuhan seorang laki laki.
Kejora berfikir, biarlah ia menyerahkan kehormatan yang selama ini ia jaga pada Saga. Lelaki yang memang seharusnya menikmati tubuh ini. begitu pikirnya.
__ADS_1
Saga sudah sangat bernafsu. Benda pusakanya bahkan sudah mode on sejak awal.
Mungkin ini saatnya kau akan merasakan nikmatnya lubang surga dunianya para lelaki.
batin Saga pada sang pisaka kejantanannya yang sejak tadi terus berdenyut.
Saat dirasa tak ada penolakan dari Kejora, Saga pun sangat berantusias meneruskan aksinya
Kejora hanya mampu mendesah nikmat saat Saga mulai menciumi area dada. meninggalkan jejak merah disana. Bahkan Saga trrus memvuat Kejora menggeliat dengan menciumi bagian perut rata Kejora.
Saga dengan perlahan membuka sepatu sambung milik Kejora. Dalam hati, kejora memang merasakan malu.pasalnya, Inilah pertama kali ada laki laki yang melihat langsung kondisi kakinya. Karena ia tak pernah memperlihatkan bentuk kaki cacatnya pada siapapun kecuali saat di depan dokter.
Dan dengan satu gerakan, Saga pun mampu melepas satu satunya kain penutup tubuh indah itu.
Saga tersenyum manis saat ia melihat Kejora yang malah menutupi bagian sensitifnya dengan kedua telapak tangannya.
Perlahan Saga melepas tangan Kejora dari area inti. Ia menggantikannya dengan menelusupkan kepalanya di kedua pangkal paha Kejora.
ahhh
satu desah** lolos begitu saja dari bibir Kejora saat lidah Saga mulai memainkan perannya menggantikan si jari tangan.
Ini benar benar sangat nikmat. Kejora tak pernah membayangkan bahwa ia akan merasakan sentuhan seorang laki laki. Karena ia selalu berfikir, mana ada yang mau menikmati tubuhnya yang tidak sempurna itu? Ia selalu berfikir, bahwa pasti laki laki akan kabur dan jijik saat melihat kondisi fisiknya.
Tapi Ia tak habis fikir. Saga yang notabenya seorang cassanova, tidak merasa jijik dan risihh sedikitpun saat harus memanjakan tubuhnya.
Kejora pun akhirnya benar benar pasrah dan membiarkan Saga melakukan apa yang ia inginkan.
Hingga Keduanya pun sama sama mengeluarkan keringat basah pertanda kenikmatan hampir mereka raih.
Saga semakin mempercepat gerakannya hingga Kejora pun mencapai ******* lebih dulu. Dan tak berapa lama kemudian, Saga pun ikut mrnyusul mengeluarkan cairan kentalnya.
deg
Jantung Kejora seolah mencelos kala ia melihat Saga mengeluarkan cairan kental itu diatas perutnya.
*Kenapa kak Saga mengeluarkannya di luar? apa ini karena ia tak mau memiliki keturunan dariku? apa kak Saga takut jika ia memiliki anak dariku akan memiliki kekurangan fisik dan bernasib sama sepertiku?
Kenapa saat kak Saga membuang benihnya malah membuat hatiku merasakan sakit*?
__ADS_1
.
.